Mendagri Ajak Pemda, Aparat dan Masyarakat Sukseskan Pilkada 2020

Kompas.com - 14/12/2019, 21:10 WIB
Mendagri Tito Karnavian usai menghadiri acara pemberian penghargaan ormas berprestasi  di Hotel Widya Candra, Jakarta, Senin (25/11/2019). Dian Erika/KOMPAS.comMendagri Tito Karnavian usai menghadiri acara pemberian penghargaan ormas berprestasi di Hotel Widya Candra, Jakarta, Senin (25/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri ( Mendagri), Tito Karnavian mengatakan, kesuksesan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2020 menjadi tanggung jawab semua pihak.

Menurut Tito, yang pertama, pemerintah daerah (pemda) perlu mengawal terus realisasi anggaran untuk pikada.

"Dari sekarang kami sudah menggenjot semua kepala daerah," ujar Tito Karnavian dalam rapat koordinasi Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) di Jakarta Utara, sebagaimana dilansir dari keterangan tertulis Kemendagri, Sabtu (14/12/2019).

"Karena bulan ini adalah bulan penting mereka sudah harus mengalokasikan menetapkan APBD mereka secepat mungkin. Dalam APBD itu harus sudah masuk komponen untuk penyelenggaraan Pilkada," kata Tito.

Baca juga: Janji 9 Parpol Tak Calonkan Eks Koruptor di Pilkada 2020

Kemudian, Tito juga mengingatkan soal pengamanan pilkada oleh aparat keamanan.

Tito menuturkan, rencana pengamanan perlu dibuat sedetail mungkin, termasuk memetakan area rawan konflik.

"Aparat keamanan (hendaknya) membuat perencanaan pengamanan yang baik, mampu membuat prediksi mana daerah rawan mana tidak, setelah itu mengeksekusi," ujar Tito Karnavian.

Selanjutnya, mantan Kapolri itu juga mengingatkan masyarakat memiliki peranan penting untuk menyukseskan Pilkada 2020.

Tito meminta tokoh masyarakat dan warga tetap menjaga kondisivitas dan persatuan meski berbeda pilihan.

"Sebab dalam praktiknya bisa terjadi polarisasi, keterbelahan (di masyarakat). Saya menyampaikan dalam berbagai kesempatan, pemilu maupun pilkada itu memang boleh beda pendapat, tapi tidak boleh memecah belah persatuan," kata dia.

Baca juga: Jelang Pilkada 2020, Calon Panwascam Diseleksi Secara Online

Tito Karnavian juga turut menitipkan pesan terhadap media untuk menjalankan jurnalisme damai dalam mewartakan berita pilkada.

"Media ini harus mendinginkan, apalagi sekarang diwarnai dengan media sosial yang lebih sulit dikendalikan. Kita tahu bagaimana ganasnya media sosial dan hoaks pada Pemilu 2019, yang memancing potensi konflik di masyarakat," ucap Tito.

Untuk diketahui, Pilkada 2020 akan digelar di 270 wilayah di Indonesia. Wilayah ini meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Adapun hari pemungutan suara Pilkada 2020 jatuh pada 23 September tahun depan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ombudsman Minta Pemerintah Terbitkan Larangan Masuk bagi Warga China

Ombudsman Minta Pemerintah Terbitkan Larangan Masuk bagi Warga China

Nasional
Pemerintah Diminta Jadikan Persoalan Virus Corona sebagai Isu Keamanan Nasional

Pemerintah Diminta Jadikan Persoalan Virus Corona sebagai Isu Keamanan Nasional

Nasional
Wuhan Masih Diisolasi, Kemenlu Sebut Belum Memungkinkan Evakuasi WNI

Wuhan Masih Diisolasi, Kemenlu Sebut Belum Memungkinkan Evakuasi WNI

Nasional
 Souw Beng Kong, Kapiten Etnis Tionghoa Berpengaruh yang Dipercaya Belanda...

Souw Beng Kong, Kapiten Etnis Tionghoa Berpengaruh yang Dipercaya Belanda...

Nasional
100 Hari Jokowi-Ma'ruf: Gagas Omnibus Law, UU Sapu Jagat untuk Investasi

100 Hari Jokowi-Ma'ruf: Gagas Omnibus Law, UU Sapu Jagat untuk Investasi

Nasional
Kesaksian Savic Ali soal Tragedi Semanggi I, Derap Sepatu Lars hingga Suara Tembakan

Kesaksian Savic Ali soal Tragedi Semanggi I, Derap Sepatu Lars hingga Suara Tembakan

Nasional
Catatan 100 Hari Pertama Jokowi-Ma'ruf Amin...

Catatan 100 Hari Pertama Jokowi-Ma'ruf Amin...

Nasional
Saat Soe Hok Gie Diminta Tunjukkan Keindonesian

Saat Soe Hok Gie Diminta Tunjukkan Keindonesian

Nasional
Virus Corona Menyebar, Pemerintah Diminta Siapkan Protokol Penyelamatan WNI di China

Virus Corona Menyebar, Pemerintah Diminta Siapkan Protokol Penyelamatan WNI di China

Nasional
Soe Hok Gie dan Kisah Seorang Intelektual Muda Indonesia

Soe Hok Gie dan Kisah Seorang Intelektual Muda Indonesia

Nasional
Tanggapi Anies, Kasetpres: Kalau Banjir Harus Cari Dulu Wilayah Ini Kewenangan Siapa?

Tanggapi Anies, Kasetpres: Kalau Banjir Harus Cari Dulu Wilayah Ini Kewenangan Siapa?

Nasional
Wapres Sebut Masih Banyak Sarjana Belum Terserap Lapangan Kerja

Wapres Sebut Masih Banyak Sarjana Belum Terserap Lapangan Kerja

Nasional
Baleg Minta RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Tak Hanya untuk Atasi Pengangguran

Baleg Minta RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Tak Hanya untuk Atasi Pengangguran

Nasional
AJI Jakarta: Jangan Abaikan Hak Jurnalis, dari Pemulihan Trauma, Cuti, hingga Uang Lembur

AJI Jakarta: Jangan Abaikan Hak Jurnalis, dari Pemulihan Trauma, Cuti, hingga Uang Lembur

Nasional
Baleg: 2 Bulan Pun Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Bisa Selesai, asal...

Baleg: 2 Bulan Pun Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Bisa Selesai, asal...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X