Diperiksa KPK soal Kasus Distribusi Gula, Komut PTPN III: Kami Dukung KPK

Kompas.com - 13/12/2019, 16:44 WIB
Komisaris Utama PT Perkebunan Nusantara III Arif Satria berjalan meninggalkan Gedung Merah Putih KPK usai menjalani pemeriksaan, Jumat (13/12/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKomisaris Utama PT Perkebunan Nusantara III Arif Satria berjalan meninggalkan Gedung Merah Putih KPK usai menjalani pemeriksaan, Jumat (13/12/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisaris Utama PT Perkebunan Nusantara III Arif Satria memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai saksi, Jumat (12/12/2019).

Arif mengatakan, Dewan Komisaris PTPN III mendukung langkah KPK dalam membenahi pengelolaan di dalam perusahaan BUMN.

"Kami mendukung KPK, kami mendukung langkah-langkah KPK untuk meningkatkan governance dari BUMN," kata Arif setelah diperiksa, Jumat siang.

Baca juga: Kasus Suap Distribusi Gula, KPK Panggil Komisaris Utama PTPN III

Arif tidak menjawab saat ditanyai awak media soal materi pemeriksaan hari ini.

Ia hanya menegaskan bahwa pihaknya mendukung langkah KPK mengusut kasus korupsi yang melibatkan PTPN III.

"Intinya dewan komisaris mendukung, PTPN III mendukung langkah-langkah KPK untuk menyelesaikan ini," ujar Arif sambil berjalan meninggalkan Gedung Merah Putih KPK.

Hari ini, Arif diperiksa sebagai saksi dalam kasus suap terkait distribusi gula untuk tersangka I Kadek Kertha Laksana yang merupakan eks Direktur Pemasaran PTPN III.

Baca juga: Saksi Sebut Tak Ada Sosialisasi Perubahan Mekanisme Penjualan Gula dari Eks Dirut PTPN III

KPK menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan suap distribusi gula, yakni Direktur Utama PTPN III Dolly Pulungan, Direktur Pemasaran PTPN III I Kadek Kertha Laksana, dan pemilik PT Fajar Mulia Transindo Pieko Nyotosetiadi

Dalam kasus ini, Dolly diduga menerima fee sebesar 345.000 dollar Singapura dari Pieko terkait dengan distribusi gula yang menjadi lingkup pekerjaan PTPN III.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X