Mardiono, Waketum PPP yang Ditunjuk Jadi Wantimpres Jokowi

Kompas.com - 13/12/2019, 15:54 WIB
Presiden Joko Widodo melantik sembilan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) 2019-2024, Jumat (13/12/2019) siang. KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo melantik sembilan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) 2019-2024, Jumat (13/12/2019) siang.

JAKARTA, KOMPAS.comPresiden Joko Widodo telah melantik sembilan anggota Dewan Pertimbangan Presiden ( Wantimpres), Jumat (13/12/2019). Salah satunya adalah Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) Mardiono.

Nama Mardiono mencuat setelah dirinya digadang-gadang menjadi salah satu kandidat Ketua Umum DPP PPP. Selain Mardiono, kandidat lain yang mencuat antara lain Arsul Sani, Akhmad Muqowan Suharso Monoarfa, dan Amir Uskara.

Pria asal Banten ini dikenal sebagai pengusaha. Ia merupakan bos perusahaan yang bergerak di bidang jasa logistik, yakni PT Buana Centra Swakarsa (BCS).


Selain itu, ia diketahui merupakan salah satu pemilik hotel bintang empat di Kota Serang.

Pada 2017, Mardiono pernah diminta untuk maju sebagai calon gubernur Banten. Namun, saat itu ia menolaknya.

Penolakan yang sama juga pernah diberikan sebelumnya, yakni saat dirinya akan diusung dalam Pemilihan Wali Kota Cilegon pada 2015.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo melantik sembilan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) 2019-2024, Jumat (13/12/2019) siang.

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 137/p Tahun 2019 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden.

Mantan Menko Polhukam Wiranto dipilih sebagai ketua merangkap anggota Wantimpres.

Sementara delapan anggota lain juga diisi oleh sejumlah tokoh senior.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X