Ingin Investasi di Indonesia, Mantan Presiden Bank Dunia Temui Jokowi

Kompas.com - 13/12/2019, 13:07 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B Pandjaitan usai mengadakan rakor di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Senin (2/12/2019). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B Pandjaitan usai mengadakan rakor di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Senin (2/12/2019).
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim ditemani Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Inventasi Luhut Binsar Pandjaitan menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Jim Yong Kim yang kini bergabung di Global Infrastructure Partners (GIP) menyampaikan komitmennya untuk berinvestasi di Indonesia.

"Beliau berminat untuk melakukan investasi di indonesia. Tiga tempat, dan Presiden sudah setuju tadi," kata Luhut usai pertemuan.

Menurut Luhut, ada tiga bidang investasi yang disasar GIP, yakni proyek pembangkit listrik, manajemen bandara dan transmisi.

Baca juga: Aktivis: Pemerintah yang Pro Investasi Ancaman bagi Masyarakat Adat

Luhut menjelaskan, nilai investasi yang akan ditanamkan sangat besar. Namun ia menolak menyebut jumlahnya.

"Akan sangat besarlah, ya. Anda bisa bayangkan," kata dia.

Luhut berharap Investasi ini sudah bisa dimulai tahun depan. Apalagi, Presiden Jokowi sendiri menyambut baik investasi ini.

"Presiden tadi kasih instruction supaya kita langsung go ahead, karena Presiden sama Jim Yong Kim adalah teman baik," ujarnya.

Baca juga: 2 Pejabat BPN Jadi Tersangka Gratifikasi, KPK: Penghambat Investasi

Sementara itu, Jim menyatakan perusahaannya ingin berinvestasi di Indonesia karena percaya dengan kepemimpinan Presiden Jokowi.

Ia juga mengenal baik Luhut Panjaitan serta Menteri Keuangan Sri Mulyani yang merupakan bekas rekan kerjanya di Bank Dunia.

"Kami pikir Indonesia saat ini sedang berada pada jalur yang benar," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X