Kompas.com - 09/12/2019, 16:38 WIB
Anggota Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Lili Pintauli Siregar menjawab pertanyaan wartawan seputar keberadaan Susno Duadji di Kantor LPSK, Jakarta, Kamis (25/4/2013). Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban menyatakan tidak menghalang-halangi eksekusi terhadap mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Kepolisian RI Susno Duadji meski saat ini masih dalam perlindungan LPSK. KOMPAS/AGUS SUSANTOAnggota Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Lili Pintauli Siregar menjawab pertanyaan wartawan seputar keberadaan Susno Duadji di Kantor LPSK, Jakarta, Kamis (25/4/2013). Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban menyatakan tidak menghalang-halangi eksekusi terhadap mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Kepolisian RI Susno Duadji meski saat ini masih dalam perlindungan LPSK.

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisioner KPK terpilih periode 2019-2023 Lili Pintauli Siregar menilai Hari Antikorupsi Sedunia yang jatuh setiap tahun pada 9 Desember tidak perlu diperingati dengan menggelar sebuah acara besar.

Menurut Lili, Hari Antikorupsi Sedunia sebaiknya diperingati dengan cara yang lebih konkrit seperti mengampanyekan antikorupsi di tengah-tengah masyarakat.

"Mungkin kita langsung kampanyekan di lapangan. Jadi tidak perlu di gedung berbicara apa gitu ya, apa bentuk lain dengan cara konkrit deh," kata Lili di usai peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di Gedung Merah Putih KPK, Senin (9/12/2019).

Baca juga: Hari Antikorupsi Sedunia, Jaksa Agung Paparkan Capaian Lembaganya

Lili mengusulkan, peringatan Hari Antikorupsi Sedunia tidak perlu dihapus sepenuhnya melainkan bisa dibuat dua tahun sekali mulai dua atau tiga tahun mendatang.

"Intinya sih apakah boleh tiga tahun ke depan. Jadi tidak tiap tahun diperingati karena ada beberapa negara yang sudah ini kan tidak juga memperingatinya kan," kata dia.

Menurut Lili, kampanye langsung di lapangan tersebut mesti dilakukan karena pimpinan KPK mendatang menargetkan indeks persepsi korupsi (IPK) yang lebih baik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Lima Pimpinan KPK Terpilih Hadiri Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di KPK

"Ya, karena kan minimal target IPK kan bisa naik dari 38 tapi kan itu emang kerja berat ya. Paling tidak kita optimis lah bahwa ini harus disinergikan bersama instansi dan pemerintah dan masyarakat tentunya," ujar dia.

Adapun peringatan Hari Antikorupsi Sedunia tahun 2019 ini diisi dengan sejumlah kegiatan seperti festival musik, festival film, hingga diskusi dan seminar yang berkaitan dengan antikorupsi.

Kompas TV

Beginilah kendaraan mewah model Jeep Wrangler Rubicon yang bakal menambah koleksi mobil dinas Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Mobil yang dibanderol dengan harga di kisaran hampir dua miliar Rupiah ini akan dibeli dengan uang dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah perubahan 2019.


Juliyatmono mengklaim Rubicon dipilih sebagai kendaraan operasional lantaran menyesuaikan kondisi wilayah Karanganyar yang terdiri dari bukit dan pegunungan.

Tapi tak hanya itu, ia pun mengatakan menyukai mobil Jeep sejak masih kecil.

 
Padahal bupati dua periode Karangannyar, Juliyatmono masih memiliki dua kendaraan dinas Toyota Camry dan Toyota Fortuner.

Dua kendaraan operasional inilah yang membawa dirinya bertugas menjadi kepala daerah.

Pengadaan mobil dinas jenis Rubicon dinilai tidak patut dan tergolong bermewah-mewahan oleh peneliti pusat kajian antikorupsi, PUKAT UGM.  Juliyatmono dianggap tidak peka terhadap kondisi warganya.

 
Jeep Wrangler Rubicon yang akan dipakai sebagai mobil dinas bupati Karangannyar dikabarkan memiliki tipe JL dengan kapasitas mesin 2.000 CC. Jika sesuai rencana, mobil mewah berpelat merah itu akan datang pada 27 desember mendatang. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terus Berulang, KPK Harap Tak Ada Lagi Suap Terkait Pengadaan Barang dan Jasa

Terus Berulang, KPK Harap Tak Ada Lagi Suap Terkait Pengadaan Barang dan Jasa

Nasional
Hari Pangan Sedunia, BRGM Upayakan Pendekatan 3T untuk Dukung Pangan Berkelanjutan

Hari Pangan Sedunia, BRGM Upayakan Pendekatan 3T untuk Dukung Pangan Berkelanjutan

Nasional
KPK Tahan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

KPK Tahan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

Nasional
OTT Bupati Musi Banyuasin, KPK Temukan Rp 1,5 Miliar dari Tas dan Rp 270 Juta dari Kantung Plastik

OTT Bupati Musi Banyuasin, KPK Temukan Rp 1,5 Miliar dari Tas dan Rp 270 Juta dari Kantung Plastik

Nasional
BEM UNJ Tolak Rencana Pemberian Gelar Doktor Honoris Causa ke Ma'ruf Amin dan Erick Thohir

BEM UNJ Tolak Rencana Pemberian Gelar Doktor Honoris Causa ke Ma'ruf Amin dan Erick Thohir

Nasional
Kronologi OTT Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

Kronologi OTT Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

Nasional
Sebaran 18.746 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Sebaran 18.746 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Bupati Musi Banyuasin Dijanjikan Uang Rp 2,6 Miliar oleh Direktur Perusahaan Pemenang Tender

Bupati Musi Banyuasin Dijanjikan Uang Rp 2,6 Miliar oleh Direktur Perusahaan Pemenang Tender

Nasional
UPDATE 16 Oktober: Ada 490.512 Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 16 Oktober: Ada 490.512 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 16 Oktober: Ada 18.746 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 16 Oktober: Ada 18.746 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: 270.811 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,75 Persen

UPDATE: 270.811 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,75 Persen

Nasional
UPDATE 16 Oktober: Sebaran 997 Kasus Baru Covid-19, di DKI Paling Tinggi

UPDATE 16 Oktober: Sebaran 997 Kasus Baru Covid-19, di DKI Paling Tinggi

Nasional
UPDATE 16 Oktober: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 29,85 Persen dari Target

UPDATE 16 Oktober: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 29,85 Persen dari Target

Nasional
Jadi Tersangka, Bupati Musi Banyuasin Punya Harta Rp 34 Miliar, Termasuk Aset di Australia

Jadi Tersangka, Bupati Musi Banyuasin Punya Harta Rp 34 Miliar, Termasuk Aset di Australia

Nasional
Profil Dodi Reza Alex Noerdin, Bupati Musi Banyuasin yang Susul Ayahnya Masuk Penjara

Profil Dodi Reza Alex Noerdin, Bupati Musi Banyuasin yang Susul Ayahnya Masuk Penjara

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.