KILAS

Sanimas IsDB, Program Lingkungan Bersih, Sehat, dan Ramah Wisatawan

Kompas.com - 07/12/2019, 20:25 WIB
Sanimas IsDB, Program Lingkungan Bersih, Sehat, dan Ramah Wisatawan DOK. Humas Kementerian Ditjen Cipta KaryaSanimas IsDB, Program Lingkungan Bersih, Sehat, dan Ramah Wisatawan

SPALD-T kini sudah dimanfaatkan rata-rata oleh 50-80 Sambungan Rumah (SR) di Bangka Barat.

Baca juga: 16 Kecamatan Krisis Air Bersih, BPBD Gunungkidul Belum Tetapkan Status Darurat Kekeringan

Dengan begitu,warga tak lagi harus memiliki tangki septik. Air hasil olahan limbah dari SPALD-T ini pada umumnya dimanfaatkan masyarakat untuk menyiram tanaman dan mengairi kebun.

Kehadiran infrastruktur SPALD-T berdampak positif. Beberapa indikator lingkungan telah membaik di daerah-daerah yang tersentuh program tersebut.

Drainase menjadi bersih, bahkan kerap kering, tidak lagi menjadi tempat berkembang biaknya jentik nyamuk. Air limbah domestik tidak terlihat lagi mengotori lingkungan.

Selain itu, analisis tentang peran Sanimas terhadap kesehatan lingkungan telah dilakukan pada 2014 oleh Kresno Ranu Aji dan Widjonarko dari Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro.

Penelitian Kresno sendiri mengambil lokasi di Kelurahan Tandang, Kota Semarang (Jawa Tengah).

Hasil dari temuan studi yang dipublikasikan melalui e-Journal Undip itu menunjukkan bahwa peran Sanimas terhadap lingkungan dan kesehatan berdampak positif.

Pasalnya, program Sanimas membantu dalam mengelola air limbah yang dihasilkan masyarakat.

Baca juga: Krisis Air Bersih, Wanita Paruh Baya Tercebur Sumur Saat Mencuci

Dengan hadirnya program Sanimas, masyarakat merasa terbantu dalam pemenuhan prasarana sanitasi, mengingat dari segi ekonomi mereka tergolong masyarakat berpenghasilan rendah.

Penelitian lain pada 2014 dilakukan oleh Leonardo Rio Wibowo dari Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro di Kelurahan Pamijen, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas (Jawa Tengah).

Penelitiannya memperlihatkan adanya penurunan kandungan (COD, BOD, dan DO) pada air tanah. Dengan menurunnya kandungan tersebut mutu lingkungan di Kelurahan Pamijen menjadi lebih baik.

Tingkat keberhasilan program Sanimas juga dapat dilihat dari adanya perubahan perilaku masyarakat untuk melakukan buang air besar sembarangan (BABS).

Persentase masyarakat yang melakukan perubahan dari BABS ke WC pribadi di rumah meningkat menjadi 99 persen di Kelurahan Pamijen.

Baca juga: Demi Transparansi Anggaran, Kementerian PUPR Bentuk Balai Cipta Karya

Praktik terbaik pelaksanaan program Sanimas IsDB tersebar pada banyak titik di 13 Provinsi. Beragam bentuk bangunan Sanimas aneka warna nan indah hadir di lingkungan permukiman warga.

Lingkungan bersih dan kesehatan warga pun meningkat dan anak-anak ceria.

 

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Dikabarkan Batal Beli Sejumlah Vaksin Covid-19, Ini Kata Satgas

Pemerintah Dikabarkan Batal Beli Sejumlah Vaksin Covid-19, Ini Kata Satgas

Nasional
Faisal Basri: Oligarki Makin Mencengkeram Lewat UU Cipta Kerja

Faisal Basri: Oligarki Makin Mencengkeram Lewat UU Cipta Kerja

Nasional
KPK Akan Dalami Temuan Mendagri soal Dana Rp 252 Triliun Tersimpan di Bank

KPK Akan Dalami Temuan Mendagri soal Dana Rp 252 Triliun Tersimpan di Bank

Nasional
BNPT Harap Masjid Jadi Pertahanan Lawan Radikalisme dan Terorisme

BNPT Harap Masjid Jadi Pertahanan Lawan Radikalisme dan Terorisme

Nasional
Achmad Yurianto Diberhentikan dari Jabatan Dirjen P2P Kemenkes

Achmad Yurianto Diberhentikan dari Jabatan Dirjen P2P Kemenkes

Nasional
Faisal Basri: Investasi di RI Relatif Sudah Besar Tanpa UU Cipta Kerja

Faisal Basri: Investasi di RI Relatif Sudah Besar Tanpa UU Cipta Kerja

Nasional
Rencana Pelibatan TNI Atasi Terorisme Dinilai Kontraproduktif dengan Demokrasi

Rencana Pelibatan TNI Atasi Terorisme Dinilai Kontraproduktif dengan Demokrasi

Nasional
KPK Tahan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman

KPK Tahan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman

Nasional
Soal Rekening Ratusan Juta Milik Cleaning Service di Kasus Kebakaran Kejagung, Polisi: Tak Ada yang Mencurigakan

Soal Rekening Ratusan Juta Milik Cleaning Service di Kasus Kebakaran Kejagung, Polisi: Tak Ada yang Mencurigakan

Nasional
Kesenjangan Gender Disebut Pengaruhi Tingginya Angka Stunting di Indonesia

Kesenjangan Gender Disebut Pengaruhi Tingginya Angka Stunting di Indonesia

Nasional
Pasal UU Cipta Kerja Dihapus, Pakar Hukum Nilai Aneh Pelanggaran Sangat Terbuka

Pasal UU Cipta Kerja Dihapus, Pakar Hukum Nilai Aneh Pelanggaran Sangat Terbuka

Nasional
Pejabat Pembuat Komitmen Kejagung Ikut Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Utama

Pejabat Pembuat Komitmen Kejagung Ikut Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Utama

Nasional
Wakil Ketua Komisi II Sebut Sosialisasi KPU soal Protokol Kesehatan Belum Maksimal

Wakil Ketua Komisi II Sebut Sosialisasi KPU soal Protokol Kesehatan Belum Maksimal

Nasional
4.369 Kasus Covid-19 di 31 Provinsi, DKI Jakarta Tertinggi

4.369 Kasus Covid-19 di 31 Provinsi, DKI Jakarta Tertinggi

Nasional
UPDATE 23 Oktober: 161.763 Orang Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 23 Oktober: 161.763 Orang Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X