Ketum Projo Ungkap Sempat Minta Jabatan Wamenhan ke Jokowi

Kompas.com - 07/12/2019, 18:21 WIB
Ketum Projo Budi Arie saat membuka Kongres 2 Projo di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/12/2019). Acara tersebut turut dihadiri dan dibuka oleh Presiden Jokowi. KOMPAS.com/IhsanuddinKetum Projo Budi Arie saat membuka Kongres 2 Projo di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/12/2019). Acara tersebut turut dihadiri dan dibuka oleh Presiden Jokowi.
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum organisasi relawan Pro Jokowi ( Projo) Budi Arie Setiadi mengungkapkan, ia sempat meminta jatah wakil menteri pertahanan kepada Jokowi.

Namun, Jokowi tak mengabulkan permintaan itu dan justru menunjuk Budi Arie sebagai wakil menteri desa dan pembangunan daerah tertinggal.

Hal itu disampaikan Budi Arie saat membuka Kongres 2 Projo di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/12/2019). Acara tersebut turut dihadiri dan dibuka oleh Presiden Jokowi.

"Saya baru ditugaskan sebagai Wamendes, walaupun saya sudah mengatakan kepada Presiden, saya maunya Wamenhan," kata Arie.

"Tapi Pak Jokowi enggak kasih ke saya, takutnya saya jatuh hati sama...," ujar dia.

Baca juga: Dulu Mengkritik soal Menhan, Projo Kini Sebut Prabowo Patriot Sejati

Budi Arie tak melanjutkan kalimatnya. Sebab, anggota Projo yang hadir sudah terlanjur tertawa riuh mendengar pengakuan Budi Arie itu.

Meski tak mendapat posisi sesuai permintaannya, namun Budi Arie berkomitmen untuk tetap bekerja keras sebagai menteri desa.

Ia bersama Projo memastkan akan terus mendukung visi Indonesia Maju yang dicanangkan pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin lima tahun ke depan.

"Persoalannya untuk maju perlu keberanian, betul? Mana ada mau maju ragu-ragu, mana ada mau maju takut, kalau mau maju harus berani," kata dia, kepada seluruh anggota Projo yang memenuhi ruang acara.

Baca juga: Kontroversi Relawan Projo: Jadi Wamen, Batal Bubar, dan Cinta Prabowo

Presiden Jokowi sendiri akhirnya mempercayakan pos Wamenhan kepada Sakti Wahyu Trenggono, bendahara umum tim kampanye Jokowi-Ma'ruf pada pilpres 2019 lalu.

Wahyu betugas membantu Menhan Prabowo Subianto, yang merupakan rival Jokowi di Pilpres.

Adapun penunjukan Prabowo sebagai Menhan sebelumnya memang sempat membuat Projo kecewa.

Organisasi relawan yang sudah mendukung Jokowi sejak pilpres 2014 lalu ini bahkan sempat mengancam akan membubarkan diri. Namun, setelah Budi Arie mendapat jatah wakil menteri, pembubaran itu pun batal dilakukan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eksepsi Jaksa Pinangki: Bantahan, Permintaan Maaf, hingga Pengakuan soal Peninggalan Suami

Eksepsi Jaksa Pinangki: Bantahan, Permintaan Maaf, hingga Pengakuan soal Peninggalan Suami

Nasional
Menlu Minta Kasus Kematian 7 WNI di Johor Bahru Diusut

Menlu Minta Kasus Kematian 7 WNI di Johor Bahru Diusut

Nasional
MA 'Diskon' Hukuman Anas Urbaningrum, Daftar Koruptor yang Dapat Keringanan Tambah Panjang

MA "Diskon" Hukuman Anas Urbaningrum, Daftar Koruptor yang Dapat Keringanan Tambah Panjang

Nasional
Jenazah Sandera WNI yang Tewas Diterbangkan dengan Pesawat Militer Filipina

Jenazah Sandera WNI yang Tewas Diterbangkan dengan Pesawat Militer Filipina

Nasional
Plt dan Pjs Kepala Daerah Tak Netral di Pilkada, Mendagri Siap Beri Sanksi

Plt dan Pjs Kepala Daerah Tak Netral di Pilkada, Mendagri Siap Beri Sanksi

Nasional
WNI Sandera Abu Sayyaf Tewas dalam Baku Tembak di Filipina

WNI Sandera Abu Sayyaf Tewas dalam Baku Tembak di Filipina

Nasional
Hukuman Anas Dikurangi MA, KPK: Biar Masyarakat yang Menilai

Hukuman Anas Dikurangi MA, KPK: Biar Masyarakat yang Menilai

Nasional
Menlu ASEAN Bertemu Inggris, Menlu RI sampaikan Poin-poin Ini

Menlu ASEAN Bertemu Inggris, Menlu RI sampaikan Poin-poin Ini

Nasional
[POPULER NASIONAL] Jengkelnya Kapolri kepada Oknum Polisi di Sultra | Pedagang ke Jokowi : Corona Itu Setan, Pak

[POPULER NASIONAL] Jengkelnya Kapolri kepada Oknum Polisi di Sultra | Pedagang ke Jokowi : Corona Itu Setan, Pak

Nasional
Ketua Satgas PEN: Kesehatan yang Utama, Ekonomi Menyusul

Ketua Satgas PEN: Kesehatan yang Utama, Ekonomi Menyusul

Nasional
Realisasi Anggaran Kesehatan Masih di Bawah 30 Persen, Berikut Rinciannya...

Realisasi Anggaran Kesehatan Masih di Bawah 30 Persen, Berikut Rinciannya...

Nasional
Bio Farma Sebut Tak Ditemukan Efek Samping dari Sukarelawan Vaksin Covid-19

Bio Farma Sebut Tak Ditemukan Efek Samping dari Sukarelawan Vaksin Covid-19

Nasional
Tim Riset Skrining 1.447 Sukarelawan Sebelum Disuntik Vaksin Covid-19

Tim Riset Skrining 1.447 Sukarelawan Sebelum Disuntik Vaksin Covid-19

Nasional
Amien Rais Akan Umumkan Nama Parpol Baru, Bukan PAN Reformasi

Amien Rais Akan Umumkan Nama Parpol Baru, Bukan PAN Reformasi

Nasional
Wamenkeu Sebut 96 Keluarga Nakes Gugur Sudah Terima Santunan Rp 300 Juta

Wamenkeu Sebut 96 Keluarga Nakes Gugur Sudah Terima Santunan Rp 300 Juta

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X