Sambut Hari Antikorupsi, KPK Akan Gelar Festival Musik, Festival Film, hingga Diskusi Integritas Parpol

Kompas.com - 06/12/2019, 14:38 WIB
Sekretaris Jenderal KPK Cahya Hardianto Harefa, Ketua KPK Agus Rahardjo dan Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (6/12/2019) KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMANSekretaris Jenderal KPK Cahya Hardianto Harefa, Ketua KPK Agus Rahardjo dan Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (6/12/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) akan menggelar rangkaian acara dalam menyambut Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang jatuh pada 9 Desember 2019. 

Sekretaris Jenderal KPK Cahya Hardianto Harefa mengatakan, rangkaian acara akan dimulai pada Jumat (6/12/2019) dengan Festival Suara Anti Korupsi (SAKSI) dari pukul 16.00 sampai 21.00 WIB di halaman Gedung KPK.

"Kegiatan akan dimeriahkan oleh Band North to East, Tashoora, Polka Wars, dan juga melibatkan band para peserta SAKSI 2016 hingga 2018. SAKSI juga akan meluncurkan lagu-lagu dari side-B album Saksi 2019 yang dapat dinikmati oleh masyarakat umum," kata Cahya dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat.

Pada waktu yang sama, KPK juga akan mengumumkan pemenang Apresiasi Jurnalis Lawan Antikorupsi 2019.

Baca juga: 4 Sikap Jokowi yang Tak Antikorupsi Menurut ICW

KPK juga akan menyelenggarakan kegiatan workshop komunitas antikorupsi dengan tema “Sinergi dalam Pemberantasan Korupsi” bertempat di Gedung KPK.

Kegiatan akan berlangsung hingga tanggal 8 Desember 2019 dengan peserta sekitar 60 perwakilan komunitas dan masyarakat antikorupsi.

Tanggal 8 Desember, kegiatan dilanjutkan dengan Premiere dan Awarding Anticorruption Film Festival (ACFFest) 2019 dan Dongeng Kebangsaan Antikorupsi mulai pukul 13.00-22.00 WIB bertempat di Ciputra Artpreneur Theater.

"Kegiatan ini akan dibagi menjadi 2 sesi, yaitu sesi pemutaran film finalis ACFFest 2019 dan diskusi film yang menghadirkan Sutradara Gina S Noer, dan sesi pengumuman pemenang ACFFest 2019 dan ditutup dengan pagelaran Dongeng Kebangsaan Antikorupsi oleh Garin Nugroho," papar Cahya.

Puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia oleh KPK akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember pukul 09.00-12.00 WIB di Gedung Penunjang KPK.

"Hadir dalam kegiatan sebagai undangan adalah pkementerian/lembaga, kepala pemerintahan daerah, komunitas dan pemangku kepentingan lainnya yang selama ini telah berkontribusi dalam upaya pemberantasan korupsi baik secara mandiri maupun bekerja sama dengan KPK," papar dia. 

Kegiatan dilanjutkan dengan Festival Digital Media Pemerintah pada pukul 13.00-16.00 WIB.

Sebuah forum untuk praktisi humas lembaga dan pemerintah untuk berbagi praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan media sosial dan transparansi layanan publik.

"Secara paralel, bertempat di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi pukul 11.00–17.00 WIB, KPK menyelenggarakan kegiatan Refleksi Tahunan JAGA," kata Cahya.

Pada tanggal 9 Desember, kata Cahya, juga akan diadakan lelang eksekusi barang rampasan sebanyak 22 barang.

Lelang akan dilaksanakan di KPKNL Jakarta III, Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun Nomor 10 Jakarta Pusat. Peserta lelang dapat melihat informasi tersebut pada https://www.lelang.go.id/.

"Agenda tanggal 10 Desember akan dilaksanakan sejumlah workshop bagi stakeholder antikorupsi yang melibatkan media massa, CSO, kampus, akademisi, penyuluh antikorupsi, kepala daerah dan mitra pembangunan di Gedung Merah Putih dan Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK," ujar dia. 

Dalam upaya penguatan partai politik, KPK bersama Kemendagri, Bappenas, dan LIPI akan menyelenggarakan diskusi terfokus tentang Sistem Integritas Partai Politik (SIPP) dan skema pendanaan parpol.

"Kegiatan berlangsung di Gedung KPK tanggal 11 Desember pukul 09.00–12.00 WIB dengan mengundang partai politik sebagai peserta," ucap dia. 

Secara bersamaan, di Hotel Pullman Jakarta, KPK menyelenggarakan kegiatan High Level Seminar dengan tema “Komitmen Antikorupsi untuk Investasi yang Lebih Baik”. 

Baca juga: WP KPK Berharap, Pegawai yang Keluar Bisa Jadi Agen Antikorupsi di Tempat Baru

Seminar melibatkan peserta dari unsur pemerintah, parlemen, sektor swasta, akademisi, profesional, organisasi masyarakat sipil, jurnalis, dan pemangku kepentingan terkait lainnya dalam upaya pemberantasan korupsi.

Selain itu, pada tanggal 11 Desember, bertempat di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi pukul 09.00-17.00 akan berlangsung kegiatan Temu Aksi Nasional Penyuluh Antikorupsi.

Kemudian, rangkaian terakhir dari seluruh kegiatan ini adalah Temu Konsolidasi Komite Advokasi Daerah (KAD) se-Indonesia.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mendorong praktik bisnis yang bersih dan berintegritas di sektor swasta dengan membangun iklim berusaha yang sehat, kompetitif dan beretika.

"Kegiatan berlangsung di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi pukul 08.30–16.00 WIB," papar Cahya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Siapkan 4.100 Kamar Hotel di DKI untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

Pemerintah Siapkan 4.100 Kamar Hotel di DKI untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

Nasional
Pemerintah Pastikan Biaya Tes Usap Tak akan Beratkan Masyarakat

Pemerintah Pastikan Biaya Tes Usap Tak akan Beratkan Masyarakat

Nasional
Perseteruan Kasat Sabhara Polres Blitar dengan Atasannya, Mabes Polri Terjunkan Paminal

Perseteruan Kasat Sabhara Polres Blitar dengan Atasannya, Mabes Polri Terjunkan Paminal

Nasional
Dua Pekan Luhut Pimpin Penanganan Covid-19, Kasus Aktif di 10 Provinsi Diklaim Menurun

Dua Pekan Luhut Pimpin Penanganan Covid-19, Kasus Aktif di 10 Provinsi Diklaim Menurun

Nasional
Jokowi Sebut Pariwisata Akan Kembali Pulih Setelah Vaksin Disuntikkan

Jokowi Sebut Pariwisata Akan Kembali Pulih Setelah Vaksin Disuntikkan

Nasional
Setahun Kinerja Parlemen, Formappi: DPR Pendukung Setia Pemerintah

Setahun Kinerja Parlemen, Formappi: DPR Pendukung Setia Pemerintah

Nasional
Mahfud Bantah Pemerintah Terapkan Pendekatan Keamanan di Papua

Mahfud Bantah Pemerintah Terapkan Pendekatan Keamanan di Papua

Nasional
Periksa Tersangka Kasus Laboratorium Madrasah, KPK Konfirmasi Perintah Terkait Lelang

Periksa Tersangka Kasus Laboratorium Madrasah, KPK Konfirmasi Perintah Terkait Lelang

Nasional
Pemerintah dan DPR Mulai Bahas Draf Perpres TNI Atasi Terorisme

Pemerintah dan DPR Mulai Bahas Draf Perpres TNI Atasi Terorisme

Nasional
Tak Bisa Prediksi Puncak Covid-19, Satgas: Semua Tergantung Masyarakat

Tak Bisa Prediksi Puncak Covid-19, Satgas: Semua Tergantung Masyarakat

Nasional
Ini Alasan Banten dan Aceh Masuk Provinsi Prioritas Penanganan Covid-19

Ini Alasan Banten dan Aceh Masuk Provinsi Prioritas Penanganan Covid-19

Nasional
Mahfud Sebut TNI-Polri Tak Bisa Akses Periksa Jenazah Pendeta Yeremia

Mahfud Sebut TNI-Polri Tak Bisa Akses Periksa Jenazah Pendeta Yeremia

Nasional
Jaringan Masyarakat Sipil Dorong RUU PKS Dimasukkan Prolegnas Prioritas 2021

Jaringan Masyarakat Sipil Dorong RUU PKS Dimasukkan Prolegnas Prioritas 2021

Nasional
Satgas: Jangan Kucilkan Pasien Covid-19

Satgas: Jangan Kucilkan Pasien Covid-19

Nasional
Indonesia Minta Bantuan Alat Rapid Test Antigen ke WHO

Indonesia Minta Bantuan Alat Rapid Test Antigen ke WHO

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X