KILAS

Gelar Humanesia, Dompet Dhuafa Ajak Masyarakat Beri Kado Akhir Tahun untuk Kemanusiaan

Kompas.com - 06/12/2019, 12:16 WIB
Direktur Mobilisasi Zakat Infak Sedekah (ZIS) Dompet Dhuafa, Yuli Pujihardi berfoto bersama Ketua Humanesia Dompet Dhuafa, Muhammad Ikhsan usai diskusi kemanusiaan dalam rangka memperkenalkan kampanye Berani Berbagi dari Dompet Dhuafa di program Humanesia 2019, dengan mengambil tempat di Bakso Boedjangan Pejaten, Jakarta Selatan, Selasa (12/6/2019). DOK. Humas Dompet DhuafaDirektur Mobilisasi Zakat Infak Sedekah (ZIS) Dompet Dhuafa, Yuli Pujihardi berfoto bersama Ketua Humanesia Dompet Dhuafa, Muhammad Ikhsan usai diskusi kemanusiaan dalam rangka memperkenalkan kampanye Berani Berbagi dari Dompet Dhuafa di program Humanesia 2019, dengan mengambil tempat di Bakso Boedjangan Pejaten, Jakarta Selatan, Selasa (12/6/2019).


KOMPAS.comDompet Dhuafa mengajak masyarakat Indonesia untuk memberikan kado akhir tahun terbaiknya kepada mereka yang membutuhkan.

Untuk memfasilitasi itu, Lembaga filantropi Islam yang sudah berumur lebih dari 26 tahun ini  menggelar kampanye bulan kemanusiaan atau disebut Humanesia.

“Humanesia bertujuan menumbuhkan keterlibatan publik dalam gerakan berani berbagi kebaikan melalui semangat kemanusiaan, kepedulian, dan kekeluargaan, terhadap krisis-krisis kemanusiaan yang terjadi akhir-akhir ini," terang Ketua Humanesia Dompet Dhuafa, Muhammad Ikhsan, seperti dalam keterangan tertulisnya.


Ihkhan sendiri mengatakan itu saat diskusi kemanusiaan dalam rangka memperkenalkan kampanye Berani Berbagi dari Dompet Dhuafa di program Humanesia 2019, di Bakso Boedjangan Pejaten, Jakarta Selatan, Selasa (3/12/2019).

Baca juga: Bantu Pengungsi Rohingya, Dompet Dhuafa Gandeng Lembaga Non Profit Bangladesh

Di kesempatan yang sama, Direktur Mobilisasi Zakat Infak Sedekah (ZIS) Dompet Dhuafa, Yuli Pujihardi menerangkan, Dompet Dhuafa dalam Humanesia 2019 mengangkat tiga isu sekaligus sebagai progam utama.

“Program pertama Pembangunan Rumah Tetap (Runtap) untuk Penyintas Gempa Palu. Kedua Penyediaan Dapur Kemanusiaan untuk Anak-anak Penyintas di Palestina, dan ketiga Asuransi Jiwa untuk Dhuafa,” ujar Yuli Pujihardi.

Ia menilai ketiga progam tersebut menjadi isu yang jauh mendapat perhatian publik. Maka dari itu, Dompet Dhuafa mencoba mengajak masyarakat untuk ikut andil dalam pengentasan dhuafa pada ketiga isu tersebut.

Yuli kemudian mencontohkan para penyintas di Palu yang sudah lebih dari satu tahun setelah gempa sampai saat ini masih banyak tinggal di pengungsian dengan tempat tinggal sementara.

Baca juga: Dompet Dhuafa akan Didik Napi Jadi Entrepreneur

"Dengan adanya rumah tetap, tentunya akan membantu mereka untuk bisa lebih cepat bangkit dari keterpurukan,” ucapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

APBD dan Dana Otsus Aceh Capai Rp 17 Triliun, Jokowi Wanti-wanti Pemda

APBD dan Dana Otsus Aceh Capai Rp 17 Triliun, Jokowi Wanti-wanti Pemda

Nasional
Walhi: RUU Cipta Kerja Seolah-olah Berpihak pada Rakyat, tapi Sebenarnya Layani Korporasi

Walhi: RUU Cipta Kerja Seolah-olah Berpihak pada Rakyat, tapi Sebenarnya Layani Korporasi

Nasional
Golkar Yakin Pembahasan RUU Ketahanan Keluarga Tak Akan Berlanjut

Golkar Yakin Pembahasan RUU Ketahanan Keluarga Tak Akan Berlanjut

Nasional
Jokowi Minta Diberi Waktu Jawab Persoalan Perjanjian Helsinki-Aceh

Jokowi Minta Diberi Waktu Jawab Persoalan Perjanjian Helsinki-Aceh

Nasional
Jokowi Kaget Progres Pembangunan Tol Aceh Sangat Cepat

Jokowi Kaget Progres Pembangunan Tol Aceh Sangat Cepat

Nasional
Soal Pilwalkot Solo, Ketua DPP: Peluang Gibran Dicalonkan PDI-P Cukup Besar

Soal Pilwalkot Solo, Ketua DPP: Peluang Gibran Dicalonkan PDI-P Cukup Besar

Nasional
Ombudsman Sebut Pasal 170 Draf RUU Cipta Kerja Bisa Hancurkan Konstitusi

Ombudsman Sebut Pasal 170 Draf RUU Cipta Kerja Bisa Hancurkan Konstitusi

Nasional
Komunitas Motor Besar hingga Ojol Ikut Cerdas Cermat 4 Pilar MPR

Komunitas Motor Besar hingga Ojol Ikut Cerdas Cermat 4 Pilar MPR

Nasional
Kecelakaan Susur Sungai Sleman, KPAI Minta Sekolah Perhatikan Risiko Kegiatan di Alam Terbuka

Kecelakaan Susur Sungai Sleman, KPAI Minta Sekolah Perhatikan Risiko Kegiatan di Alam Terbuka

Nasional
Polemik RUU Cipta Kerja, Ombudsman Segera Panggil 2 Kementerian

Polemik RUU Cipta Kerja, Ombudsman Segera Panggil 2 Kementerian

Nasional
Polemik Pasal 170 RUU Cipta Kerja, Peran Kemenkumham Dipertanyakan

Polemik Pasal 170 RUU Cipta Kerja, Peran Kemenkumham Dipertanyakan

Nasional
Eks Wakil Ketua Kwarnas Bantah Tuduhan Buwas soal Penguasaan Aset Pramuka

Eks Wakil Ketua Kwarnas Bantah Tuduhan Buwas soal Penguasaan Aset Pramuka

Nasional
Pakar: Omnibus Law Cipta Kerja Punya Semangat Sentralisasi Pemerintahan yang Sangat Kuat

Pakar: Omnibus Law Cipta Kerja Punya Semangat Sentralisasi Pemerintahan yang Sangat Kuat

Nasional
Hadiri Kenduri Kebangsaan di Aceh Bersama Surya Paloh, Jokowi Layani Selfie Bareng Warga

Hadiri Kenduri Kebangsaan di Aceh Bersama Surya Paloh, Jokowi Layani Selfie Bareng Warga

Nasional
Setelah Wuhan, Pemerintah Segera Evakuasi WNI di Kapal Diamond Princess di Yokohama

Setelah Wuhan, Pemerintah Segera Evakuasi WNI di Kapal Diamond Princess di Yokohama

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X