[POPULER NASIONAL] Ketegasan Erick Thohir | Radikalisme di Kementerian BUMN

Kompas.com - 06/12/2019, 08:33 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri BUMN Erick Thohir ketika melakukan keterangan pers di Jakarta, Kamis (5/12/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri BUMN Erick Thohir ketika melakukan keterangan pers di Jakarta, Kamis (5/12/2019).
Penulis Dani Prabowo
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) Erick Thohir meminta oknum pejabat yang terlibat penyelundupan suku cadang Harley Davidson dalam pesawat Airbus A330-900 yang baru saja dibeli Garuda Indonesia mundur sesegera mungkin.

"Sesegera mungkin (mundur). Kalau bisa hari ini, ya hari ini," kata Erick usai bertemu Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Jika tidak, ia sendiri yang akan mencopot oknum pejabat itu. Terlebih, saat ini bukti keterlibatan aktivitas ilegal dengan pejabat yang dimaksud sudah cukup kuat.

Oleh sebab itu, ia menyarankan, oknum pejabat itu mundur sebelum dicopot dari jabatannya.

"Saya rasa bahwa proses praduga tidak bersalah tetap ada. Tapi kalau kita lihat sekarang, bukti-buktinya luar biasa," kata dia.

Baca juga: Erick Thohir: Saya Minta Mundur, Kalau Perlu Hari Ini!

Kini, Ercik masih menunggu koordinasi dari pihak Bea dan Cukai selaku pihak yang menemukan barang-barang selundupan tersebut.

Apabila koordinasi dirinya dengan Bea dan Cukai selesai, sedangkan pejabat itu belum juga mundur, Erick berjanji akan mengeluarkan keputusan tegas.

Pernyataan Erick menjadi berita yang paling banyak dibaca di rubrik Nasional Kompas.com sepanjang kemarin, Kamis (5/12/2019).

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X