Dorongan Mencapreskan Airlangga di 2024 Dinilai Positif untuk Kaderisasi

Kompas.com - 06/12/2019, 07:02 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan) meninggalkan ruangan usai membuka secara resmi Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar di Jakarta, Selasa (3/12/2019). Agenda munas ini digelar untuk menentukan Ketua Umum Golkar periode 2019-2024. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nz MUHAMMAD ADIMAJAPresiden Joko Widodo (kiri) didampingi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan) meninggalkan ruangan usai membuka secara resmi Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar di Jakarta, Selasa (3/12/2019). Agenda munas ini digelar untuk menentukan Ketua Umum Golkar periode 2019-2024. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nz

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat Politik Jerry Sumampow menilai, didorongnya Ketua Umum Partai Golkar terpilih Airlangga Hartarto sebagai calon presiden ( capres) di 2024 sebagai langkah positif.

Utamanya, untuk melanjutkan kaderisasi calon pemimpin nasional dari internal partai.

"Ini baik karena kader-kader pemimpin nasional harus dilahirkan oleh partai. Dan partai itu harus berani mencalonkan orangnya," ujar Jerry usai menghadiri acara Konferensi Nasional Pengawasan dan Penegakan Keadilan Pemilu yang digelar Bawaslu di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Menurutnya, salah satu tujuan parpol adalah harus menduduki kepemimpinan nasional.

Baca juga: Airlangga Didorong Jadi Capres, Sekjen Golkar: Step by Step Dulu

Sebab, dua atau tiga tahun belakangan ini figur partai hilang karena dan digantikan figur-figur nonpartai.

Dia mencontohkan kemunculan Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) maupun Jokowi Widodo sebagai Presiden untuk dua periode.

Menurut Jerry, keduanya pada awalnya bukan merupakan tokoh partai.

"Pak Jokowi misalnya, tidak pernah menjadi pengurus teras partai. Karena popularitas dan elektabilitasnya tinggi, (lalu) diambil partai. Saya kira ke depan, partai-partai harus berani mencalonkan orangnya sendiri," ujar Jerry melanjutkan.

Pengamat Politik Jerry Sumampow di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (5/12/2019).KOMPAS.com/Dian Erika Pengamat Politik Jerry Sumampow di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Baca juga: Ketua Munas Golkar Sebut Airlangga Belum Tentu Jadi Capres meski Banyak Dukungan

Ia mendorong keinginan untuk mencapreskan Airlangga ini sebaiknya dilakukan dengan konsisten hingga 2024 nanti.

Sebab, kata dia, kecenderungan mengubah capres yang akan diusung partai bisa terjadi di tengah jalan atau menjelang pencalonan dalam pemilu.

Jerry juga menilai masyarakat juga diuntungkan jika dorongan untuk satu tokoh maju dalam pilpres sudah mengemuka sejak jauh-jauh hari

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penderita Diabetes Melitus Ini Berobat Gratis Berkat Jaminan BPJS Kesehatan

Penderita Diabetes Melitus Ini Berobat Gratis Berkat Jaminan BPJS Kesehatan

Nasional
KPU Rancang Sanksi Pemotongan Waktu Kampanye Pilkada bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

KPU Rancang Sanksi Pemotongan Waktu Kampanye Pilkada bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Nasional
PP Muhammadiyah: Presiden Bisa Pimpin Langsung Penanganan Covid-19

PP Muhammadiyah: Presiden Bisa Pimpin Langsung Penanganan Covid-19

Nasional
Satgas Sebut Puskesmas dan Ambulans di Jakarta Kewalahan Tangani Pasien Covid-19

Satgas Sebut Puskesmas dan Ambulans di Jakarta Kewalahan Tangani Pasien Covid-19

Nasional
DPR Setujui Anggaran Renovasi Gedung Kejagung Rp 350 Miliar

DPR Setujui Anggaran Renovasi Gedung Kejagung Rp 350 Miliar

Nasional
Politikus Golkar Pertanyakan Urgensi RUU Ketahanan Keluarga

Politikus Golkar Pertanyakan Urgensi RUU Ketahanan Keluarga

Nasional
Saat Desakan Penundaan Pilkada 2020 Kian Menguat...

Saat Desakan Penundaan Pilkada 2020 Kian Menguat...

Nasional
Mendes Terbitkan Peraturan soal Prioritas Penggunaan Dana Desa 2021

Mendes Terbitkan Peraturan soal Prioritas Penggunaan Dana Desa 2021

Nasional
Tenaga Kesehatan Mulai Keletihan, Satgas Covid-19 Minta Tambahan

Tenaga Kesehatan Mulai Keletihan, Satgas Covid-19 Minta Tambahan

Nasional
Kapolri Terbitkan Maklumat Kepatuhan Protokol Kesehatan Pilkada 2020

Kapolri Terbitkan Maklumat Kepatuhan Protokol Kesehatan Pilkada 2020

Nasional
Nasdem: Tak Bijak Pilkada Ditunda gara-gara Ketua KPU Positif Covid-19

Nasdem: Tak Bijak Pilkada Ditunda gara-gara Ketua KPU Positif Covid-19

Nasional
Wisma Atlet Kemayoran Masih Bisa Tampung Pasien Covid-19, Ini Rinciannya...

Wisma Atlet Kemayoran Masih Bisa Tampung Pasien Covid-19, Ini Rinciannya...

Nasional
Muhammadiyah: Presiden Perlu Mengevaluasi Para Menteri soal Penanganan Covid-19

Muhammadiyah: Presiden Perlu Mengevaluasi Para Menteri soal Penanganan Covid-19

Nasional
Positif Covid-19, Menteri Agama Diisolasi di Rumah Sakit

Positif Covid-19, Menteri Agama Diisolasi di Rumah Sakit

Nasional
PP Muhammadiyah: Pemerintah Bekerja Keras Tangani Pendemi, tetapi...

PP Muhammadiyah: Pemerintah Bekerja Keras Tangani Pendemi, tetapi...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X