Airlangga: Tidak Ada Kubu Saya Maupun Kubu Bambang Soesatyo

Kompas.com - 05/12/2019, 20:11 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengacungkan ibu jarinya saat menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon ketua umum (caketum) Partai Golkar di DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (2/12/2019). Partai Golkar akan melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) pada 3 Desember 2019 dengan salah satu agendanya pemilihan ketua umum periode 2019-2024. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/wsj. ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARIKetua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengacungkan ibu jarinya saat menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon ketua umum (caketum) Partai Golkar di DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (2/12/2019). Partai Golkar akan melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) pada 3 Desember 2019 dengan salah satu agendanya pemilihan ketua umum periode 2019-2024. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum terpilih Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menyebut, tidak ada lagi kubu-kubu di dalam tubuh partainya.

Meski musyawarah nasional (Munas) Golkar belum usai, Airlangga mengatakan, tidak ada kubu Airlangga Hartarto dan tidak ada pula kubu Bambang Soesatyo.

Hal ini ia sampaikan saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai ada tidaknya kader Golkar pro Bambang Soesatyo yang diakomodasi dalam struktur kepengurusan 2019-2024.

Sebab, seperti diketahui, sebelum pemilihan ketua umum dalam Munas diselenggarakan, Golkar hampir terbagi menjadi dua kubu, yaitu kubu pendukung Airlangga dan kubu pendukung Bambang.


Baca juga: Aburizal Bakrie Kembali Jabat Dewan Pembina Golkar

"Sesudah Munas bahkan sebelum (Munas) dimulai tidak ada pendukung Bamsoet (Bambang Soesatyo), tidak ada pendukung Airlangga," kata Airlangga saat ditemui di Munas Golkar di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Kamis (5/12/2019).

Airlangga mengklaim, partainya telah bersatu untuk memajukan Indonesia.

"Yang ada seutuhnya pendukung Golkar menuju Indonesia Maju," ujarnya.

Saat dikonfirmasi kembali mengenai kemungkinan diakomodasi pendukung Bambang dalam struktur kepengurusan partai, Airlangga tak menjawab dengan tegas.

Ia hanya menyebut bahwa hingga kini struktur kepengurusan masih dibentuk, dan akan disahkan selambat-lambatnya 60 hari setelah penutupan Munas.

"Pengurus ini adalah pengurus baru. (Pengurus masa jabatan) 2017-2019 sudah demisioner. Tentu akan disusun pengurus baru," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, forum Munas Golkar menyepakati dan menetapkan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum Golkar periode 2019-2024 secara aklamasi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X