8 Nama Calon Hakim MK Lolos Seleksi Administrasi dan Tes Tulis

Kompas.com - 05/12/2019, 18:55 WIB
Petugas keamanan melintas di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (23/5/2019). Sesuai dengan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, MK membuka layanan penerimaan permohonan perselisihan hasil pemilihan umum 3x24 jam sejak penetapan perolehan suara oleh KPU. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc. ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK APetugas keamanan melintas di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (23/5/2019). Sesuai dengan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, MK membuka layanan penerimaan permohonan perselisihan hasil pemilihan umum 3x24 jam sejak penetapan perolehan suara oleh KPU. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Hakim Mahkamah Konstitusi ( MK) Harjono mengungkapkan, sebanayak delapan nama lolos seleksi administrasi dan tes tertulis calon hakim konstitusi.

Menurut Harjono, delapan nama tersebut akan mengikuti tahap selanjutnya yakni tes wawancara.

"Delapan nama (yang telah lolos). Dari delapan itu nanti proses berikutnya adalah wawancara. Setelah diwawancarai, kita tentukan tiga nama untuk diberikan ke Presiden," ujar Harjono di sela-sela acara Konferensi Nasional Pengawasan dan Penegakan Keadilan Pemilu yang digelar Bawaslu di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Baca juga: Presiden Jokowi Bentuk Pansel Calon Hakim MK, Ini 5 Anggotanya

Dalam proses tes wawancara nanti, lanjut Harjono, ada hal umum dan khusus yang akan ditanyakan.

Namun, Pansel Hakim MK tidak menyusun pertanyaan secara spesifik. Pansel menyerahkan sepenuhnya kepada tim pewawancara.

"Kita serahkan tim pewawancara, " tambah Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) itu.

Dikutip dari Antara, delapan nama yang lolos seleksi administrasi dan tes tertulis adalah:

1. Benediktus Hesto Cipto Handoyo

Dosen hukum tata negara Universitas Atma Jaya, Yogyakarta

2. Bernard L Tanya

Dosen Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana, Kupang, Nusa Tenggara Timur

3. Daniel Yusmic Pancastaki Foekh

Dosen Fakultas Hukum Unika Atma Jaya Jakarta

4. Ida Budiarti

Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)

5. Suparman Marzuki

Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Ia pernah menjadi komisioner Komisi Yudisial 2005-2015

6. Umbu Rauta

Dosen Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga

7. Widodo Ekatjahjana

Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum.

8. Yudi Kristiana

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur (Kejari Jaktim).

Sementara itu, dilansir dari laman Kementerian Sekretariat Negara, Pansel Calon Hakim MK telah mengumumkan pendaftaran calon hakim konstitusi yang diajukan oleh presiden, Rabu (2/5/2019) lalu.

Pendaftaran tersebut diumumkan Pansel Calon Hakim MK yang diketuai oleh Harjono dan beranggotakan Maruarar Siahaan, Sukma Violetta, Zainal Arifin Mochtar, dan Ahmad Santosa.

Baca juga: Hakim MK Nilai Pemohon Uji Materi UU KPK Tak Serius

Adapun seleksi hakim konstitusi ini untuk menggantikan posisi hakim konstitusi I Dewa Gede Palguna yang segera memasuki masa pensiun.

Berdasarkan informasi dari laman Sekretariat Negara, masa jabatan Palguna akan berakhir pada 7 Januari 2020.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X