Soal Wagub DKI, Sohibul Sebut Persoalannya Bukan Sekadar Cari Tokoh Pengganti Sandi

Kompas.com - 05/12/2019, 17:06 WIB
Presiden PKS Sohibul Iman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2019). KOMPAS.com/HaryantipuspasariPresiden PKS Sohibul Iman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2019).
Penulis Dani Prabowo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman menyatakan, posisi wakil gubernur DKI Jakarta yang kosong sejak Agustus 2018 menjadi hak partainya seperti yang diungkapkan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto selama ini.

Namun, ia mengatakan, persoalan utama dalam mencari pengganti Sandiaga Uno untuk menduduki kursi orang nomor dua di DKI Jakarta bukan soal pencalonan semata.

"Saya jelaskan, bahwa pada dasarnya ini sedang proses ya, tetapi kan bukan hanya dari pencalonan yang jadi problem, tetapi bagaimana calon ini bisa diproses DPRD ya," kata Sohibul di Hotel Sahid Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Baca juga: Mardani: Kami Tetap Ingin Posisi Wagub DKI Diisi PKS

Gerindra telah mengajukan empat nama pengganti Sandiaga.

Mereka adalah Sekda DKI Jakarta Saefullah, Dewan Penasihat Partai Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry J Yuliantoro, dan Ketua DPP Partai Gerindra Ariza Patria. 

Menurut Sohibul, pihaknya tengah memperhitungkan nama-nama yang diajukan Gerindra.

Sebab, ia berkaca pada pengalaman sebelumnyuaua. Dua nama yang disodorkan PKS untuk menggantikan Sandiaga, yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto ditolak DPRD DKI

"Jadi masalah konstelasi politik ini juga menjadi pertimbangan kita, tetapi yang jelas adalah bahwa PKS memegang kewenangan," ujar dia. 

Sohibul juga menyampaikan, masih banyak kemungkinan yang akan diambil PKS, mulai dari menolak semua nama yang diajukan Gerindra atau mengambil salah satunya untuk kemudian disandingkan dengan kader PKS yang telah dicalonkan.

"Jadi masih dalam proses ya," ujar dia. 

Baca juga: Incar Wagub DKI, Gerindra Dianggap Ingin Cetak Kader Baru untuk 2029

Untuk diketahui, posisi wagub kosong sejak 10 Agustus 2018 setelah ditinggal Sandiaga Uno maju sebagai calon wakil presiden.

Namun, proses pemilihan di DPRD DKI berjalan alot. Pansus menyebut tata tertib pemilihan wagub sudah selesai dibahas. Hingga kini, rapimgab untuk pembahasan tatib belum juga terlaksana.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X