Sabtu Ini, PAN Gelar Rakernas Tentukan Jadwal Kongres

Kompas.com - 05/12/2019, 17:01 WIB
(Kiri-kanan) Wakil Ketua Steering Committe (SC) Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PAN Viva Yoga Mauladi, Ketua Organizing Committe (OC) Rosaline Rumaseuw, Ketua SC Saleh Partaonan Daulay, Sekretaris SC Euis Fety Fatayaty, dan anggota SC Totok Daryanto saat memberikan keterangan terkait rencana pelaksanaan Rakernas PAN di Kantor DPP PAN Jakarta, Kamis (5/12/2019). Kompas.com / Dani Prabowo(Kiri-kanan) Wakil Ketua Steering Committe (SC) Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PAN Viva Yoga Mauladi, Ketua Organizing Committe (OC) Rosaline Rumaseuw, Ketua SC Saleh Partaonan Daulay, Sekretaris SC Euis Fety Fatayaty, dan anggota SC Totok Daryanto saat memberikan keterangan terkait rencana pelaksanaan Rakernas PAN di Kantor DPP PAN Jakarta, Kamis (5/12/2019).
Penulis Dani Prabowo
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional ( PAN) berencana menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V pada Sabtu (7/12/2019).

Salah satu agenda rakernas yang akan diselenggarakan di Hotel Millenium Jakarta itu adalah membahas rencana penyelenggaraan Kongres PAN pada tahun depan.

"Agendanya adalah agenda tunggal untuk menentukan jadwal waktu pelaksanaan kongres," kata Ketua Steering Committee (SC) Saleh Partaonan Daulay di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Kamis (5/12/2019).

Baca juga: Maju Caketum PAN, Asman Abnur Siap Bersaing dengan Zulkifli Hasan

Dari hasil rapat SC sebelumnya, Kongres PAN akan dilaksanakan sekitar bulan Februari-Maret 2020. Itu artinya, waktu pelaksanaan kongres tinggal dua bulan lagi.

Meski demikian, belum ditentukan secara pasti kapan waktu dan lokasi pelaksanaan kongres tersebut.

"Saat ini kami sudah mengirim surat kepada seluruh DPD untuk menawarkan diri sebagai penyelenggara. Kita harapkan, mereka dapat mengajukan proposal dan surat permohonan untuk bisa disetujui. Nanti beberapa proposal yang dianggap memenuhi kualifikasi akan dibawa ke rakernas untuk dipilih," ujarnya.

Baca juga: Klaim Didukung 28 DPW, Zulkifli Maju Kembali Sebagai Caketum PAN

Adapun tema rakernas yang akan diusung yaitu 'Bersatu Meraih Kemenangan'. Nantinya, rakernas ini akan diikuti oleh pengurus harian, ketua majelis pertimbangan partai, ketua mahkamah partai, ketua dan sekretaris DPD provinsi, serta ketua DPD kabupaten/kota sebagai peninjau.

Saleh pun memastikan, bahwa rakernas tidak akan membahas agenda lain selain rencana penyelenggaraan kongres, yang salah satu agendanya yaitu pemilihan ketua umum baru.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanpa Harus Keluar Rumah, Layanan BPJS Kesehatan Bisa Diakses lewat Pandawaan

Tanpa Harus Keluar Rumah, Layanan BPJS Kesehatan Bisa Diakses lewat Pandawaan

BrandzView
Ganjar Sebut Ada Kepala Daerah Sengaja Tak Tes Covid-19 agar Tetap di Zona Hijau

Ganjar Sebut Ada Kepala Daerah Sengaja Tak Tes Covid-19 agar Tetap di Zona Hijau

Nasional
HUT IDI, Presiden Jokowi Sebut Masyarakat Rasakan Ketangguhan Para Dokter Selama Pandemi

HUT IDI, Presiden Jokowi Sebut Masyarakat Rasakan Ketangguhan Para Dokter Selama Pandemi

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Paling Tinggi Jakarta dengan 1.062

UPDATE 24 Oktober: Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Paling Tinggi Jakarta dengan 1.062

Nasional
Pada HUT IDI, Jokowi Sampaikan Dukacita untuk Dokter yang Gugur karena Covid-19

Pada HUT IDI, Jokowi Sampaikan Dukacita untuk Dokter yang Gugur karena Covid-19

Nasional
HUT IDI, Presiden Jokowi: Covid-19 Jadi Momentum Transformasi Sistem Kesehatan

HUT IDI, Presiden Jokowi: Covid-19 Jadi Momentum Transformasi Sistem Kesehatan

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Ada 63.556 Kasus Aktif Covid-19

UPDATE 24 Oktober: Ada 63.556 Kasus Aktif Covid-19

Nasional
Hingga 24 Oktober, Pemerintah Telah Periksa 4.293.347 Spesimen dari 2.711.239 Orang Terkait Covid-19

Hingga 24 Oktober, Pemerintah Telah Periksa 4.293.347 Spesimen dari 2.711.239 Orang Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Capai 166.380

UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Capai 166.380

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Tambah 4.119, Pasien Covid-19 Sembuh Kini Ada 309.219 Orang

UPDATE 24 Oktober: Tambah 4.119, Pasien Covid-19 Sembuh Kini Ada 309.219 Orang

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 13.205

UPDATE 24 Oktober: Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 13.205

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Tambah 4.070, Kasus Positif Covid-19 Jadi 385.980

UPDATE 24 Oktober: Tambah 4.070, Kasus Positif Covid-19 Jadi 385.980

Nasional
Wapres Sebut Perkembangan Industri Halal Harus Seiring Kebijakan Pro-UMKM

Wapres Sebut Perkembangan Industri Halal Harus Seiring Kebijakan Pro-UMKM

Nasional
Hingga Oktober 2020, Realisasi Anggaran BP3S Capai 61,47 Persen

Hingga Oktober 2020, Realisasi Anggaran BP3S Capai 61,47 Persen

Nasional
KSPI Akan Demo Besar-besaran 1 November jika Jokowi Teken UU Cipta Kerja

KSPI Akan Demo Besar-besaran 1 November jika Jokowi Teken UU Cipta Kerja

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X