KILAS

Mendobrak Sunyi, Upaya Grab Meretas Keterbatasan Penyandang Disabilitas

Kompas.com - 03/12/2019, 22:20 WIB
Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi berbincang bersama teman tuli mitra pengemudi GrabCar Ivan Oktaputra, mitra GrabKios Tauhid, dan mitra pengemudi Grab Gerak Hamdan. Sheila RespatiManaging Director Grab Indonesia Neneng Goenadi berbincang bersama teman tuli mitra pengemudi GrabCar Ivan Oktaputra, mitra GrabKios Tauhid, dan mitra pengemudi Grab Gerak Hamdan.
|

Kini setiap video perekrutan dan pelatihan mitra pengemudi telah dilengkapi dengan dukungan visual bahasa isyarat. Setiap staff Grab Indonesia yang membantu perekrutan dan pelatihan pun dibekali dengan kemampuan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo).

Setiap kendaraan yang dikemudikan oleh mitra pengemudi tuli juga dilengkapi dengan kartu petunjuk bahasa isyarat. Kartu berisi panduan visual juga disediakan agar penumpang dapat berkomunikasi tanpa kendala dengan mitra pengemudi tuli.

“Saat ini aplikasi Grab juga dilengkapi dengan notifikasi otomatis yang menginformasikan kepada pelanggan bahwa mitra pengemudi adalah teman tuli. Komunikasi dengan mitra pengemudi tuli juga dibantu dengan adanya fitur live chat,” terang Neneng.

Baca juga: Hari Disabilitas Internasional, Ini Rangkaian Peringatannya di Indonesia

Tidak hanya teman tuli, kesempatan yang sama pun diberikan kepada penyandang disabilitas lainnya. Para penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan fisik diberi kesempatan untuk mengembangkan kewirausahaan melalui GrabKios.

Sebagai informasi GrabKios adalah warung digital yang dapat melayani isi ulang pulsa, pembelian bahan makanan, mengirim uang, bahkan menabung emas. Penyandang disabilitas yang menjadi mitra GrabKios dapat memberikan semua layanan tersebut dengan mudah melalui ponsel pintarnya.

Saat ini, lanjut Neneng, kesempatan yang sama untuk menjadi mandiri secara ekonomi sangat mungkin diperoleh penyandang disabilitas dengan adanya teknologi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Teknologi bisa membantu setiap orang memperoleh kesempatan yang sama untuk memperoleh pekerjaan,” ujar Neneng.

Demi menciptakan akses inklusif bagi para penyandang disabilitas, Grab Indonesia pun menggandeng Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI).

PPDI akan menjadi rekanan strategis Grab Indonesia yang dapat memberi masukan terkait kebutuhan komunitas penyandang disabilitas. Kesempatan untuk memperoleh kemandirian ekonomi dengan menjadi mitra Grab akan disosialisasikan kepada penyandang disabilitas melalui PPDI.

Baca juga: Hari Disabilitas Internasional, Penyandang Disabilitas Wisata Keliling Jakarta dengan Transportasi Umum

“Kesempatan untuk memperoleh pekerjaan bagi penyandang disabilitas memang saat ini belum sesuai dengan yang kami harapkan. Kami sangat menghargai inisiatif dari Grab Indonesia. Kami berharap pihak-pihak lain juga tergerak untuk memberi kami hak dan kesempatan yang sama,” ujar Wakil Ketua PPDI Adan Kurniawan.

Neneng Goenadi, Managing Director Grab Indonesia memaparkan fitur bantuan untuk mitra pengemudi tuli dan penumpang dalam aplikasi Grab. Sheila Respati Neneng Goenadi, Managing Director Grab Indonesia memaparkan fitur bantuan untuk mitra pengemudi tuli dan penumpang dalam aplikasi Grab.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegawai Nonaktif KPK Konsolidasikan Rencana Perekrutan Jadi ASN Polri

Pegawai Nonaktif KPK Konsolidasikan Rencana Perekrutan Jadi ASN Polri

Nasional
Jelang Diberhentikan, 14 Pegawai Nonaktif KPK Diduga Alami Peretasan

Jelang Diberhentikan, 14 Pegawai Nonaktif KPK Diduga Alami Peretasan

Nasional
Panglima TNI Berharap PON XX Papua Berjalan Lancar

Panglima TNI Berharap PON XX Papua Berjalan Lancar

Nasional
Bakal Rekrut 56 Pegawai Nonaktif KPK, Kapolri Sebut untuk Tangani Tipikor

Bakal Rekrut 56 Pegawai Nonaktif KPK, Kapolri Sebut untuk Tangani Tipikor

Nasional
Satgas: Penyelenggaraan Konser Bergantung pada Kebijakan Pemda

Satgas: Penyelenggaraan Konser Bergantung pada Kebijakan Pemda

Nasional
Komnas HAM Belum Terima Konfirmasi Istana soal Pertemuan dengan Jokowi Terkait Polemik TWK

Komnas HAM Belum Terima Konfirmasi Istana soal Pertemuan dengan Jokowi Terkait Polemik TWK

Nasional
Kapolri Sebut Presiden Jokowi Setuju 56 Pegawai Nonaktif KPK Direkrut Jadi ASN Polri

Kapolri Sebut Presiden Jokowi Setuju 56 Pegawai Nonaktif KPK Direkrut Jadi ASN Polri

Nasional
BKKBN Tunggu Proses Hukum Kasus Dugaan Penipuan Terkait Jabatan yang Dialami Mantan Kolonel TNI AU

BKKBN Tunggu Proses Hukum Kasus Dugaan Penipuan Terkait Jabatan yang Dialami Mantan Kolonel TNI AU

Nasional
Kapolri Bakal Rekrut 56 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

Kapolri Bakal Rekrut 56 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

Nasional
Pilih Nyemplung Menanam Mangrove, Jokowi: Masak Saya Sendiri di Darat, Kan Nggak Lucu...

Pilih Nyemplung Menanam Mangrove, Jokowi: Masak Saya Sendiri di Darat, Kan Nggak Lucu...

Nasional
Jokowi: Indonesia Punya Hutan Mangrove Terluas di Dunia, Wajib Kita Pelihara

Jokowi: Indonesia Punya Hutan Mangrove Terluas di Dunia, Wajib Kita Pelihara

Nasional
Temui Menkopolhukam, Nasdem Usulkan Ulama Syaikhoni Kholil Jadi Pahlawan Nasional

Temui Menkopolhukam, Nasdem Usulkan Ulama Syaikhoni Kholil Jadi Pahlawan Nasional

Nasional
Deputi KSP Khawatir Revisi UU ASN Buka Celah Jual Beli Jabatan

Deputi KSP Khawatir Revisi UU ASN Buka Celah Jual Beli Jabatan

Nasional
Ini 10 Desa Terbaik di Indonesia dalam Keterbukaan Informasi Publik

Ini 10 Desa Terbaik di Indonesia dalam Keterbukaan Informasi Publik

Nasional
Azyumardi Azra: Jokowi Tak Minat dengan KPK, Pidato Kenegaraannya Tak Singgung soal Korupsi

Azyumardi Azra: Jokowi Tak Minat dengan KPK, Pidato Kenegaraannya Tak Singgung soal Korupsi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.