Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Ledakan di Monas dari Granat Asap Aparat, Ketua Komisi III Minta Polri Evaluasi SOP

Kompas.com - 03/12/2019, 14:23 WIB
Inadha Rahma Nidya,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi


KOMPAS.com – Ketua Komisi III DPR Herman Herry menginsturksikan Kepolisian Negara Indonesia atau Polri, khususnya Polda Metro Jaya, mengevaluasi Standard Operating Procedure (SOP) penggunaan senjata dan alat peledak yang dimilikinya.

Instruksi ini sebagai respon atas ledakan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Selasa (3/12/2019) pagi.

Ledakan ini sudah dikonfirmasi berasal dari granat asap milik aparat,” kata Herman kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (3/12/2019) seperti dalam keterangan tertulisnya.

Peristiwa ledakan di Monas mengakibatkan dua personel TNI, yakni Serka Fajar dan Praka Gunawan, mengalami luka-luka. Atas terjadinya hal tersebut, Herman menyampaikan rasa simpatinya.

“Berharap keduanya mendapat perawatan intensif agar kondisi keduanya segera membaik dan kembali pulih,” kata Herman.

Baca juga: Apa Itu Granat Asap, Penyebab Ledakan di Monas?

Selain meminta dilakukan evaluasi SOP penggunaan senjata dan alat peledak, Herman juga meminta Polda Metro Jaya untuk menyelidiki secara menyeluruh atas peristiwa tersebut.

Penyelidikan berguna untuk memenuhi kebutuhan publik akan penjelasan yang lengkap. Termasuk asal-muasal granat asap yang meledak.

Atas terjadinya peristiwa tersebut, Herman meminta warga DKI Jakarta tidak khawatir. Terlebih, area Monas merupakan kawasan yang dipakai untuk beragam aktivitas, seperti berolahraga.

“Saya terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan suasana ibu kota maupun daerah-daerah lain di Indonesia tetap aman,” kata Herman.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Kubu Anies-Muhaimin Fokus Kaitkan Keterangan 4 Menteri di Sidang MK dengan Bukti Kecurangan

Kubu Anies-Muhaimin Fokus Kaitkan Keterangan 4 Menteri di Sidang MK dengan Bukti Kecurangan

Nasional
Kesimpulan Tim Anies-Muhaimin yang Akan Diserahkan ke MK: Ada Pelanggaran Terukur, KPU Berpihak ke Prabowo-Gibran

Kesimpulan Tim Anies-Muhaimin yang Akan Diserahkan ke MK: Ada Pelanggaran Terukur, KPU Berpihak ke Prabowo-Gibran

Nasional
Soroti Ketegangan Iran-Israel, Pengamat: Perang di Timur Tengah Bisa Menjurus ke Perang Dunia III

Soroti Ketegangan Iran-Israel, Pengamat: Perang di Timur Tengah Bisa Menjurus ke Perang Dunia III

Nasional
Finalisasi Kesimpulan, Yusril dkk Yakin MK Bakal Sahkan Kemenangan Prabowo-Gibran

Finalisasi Kesimpulan, Yusril dkk Yakin MK Bakal Sahkan Kemenangan Prabowo-Gibran

Nasional
RI Dinilai Bisa Turun Tangan Lakukan Upaya Berikut untuk Hentikan Serangan Iran ke Israel

RI Dinilai Bisa Turun Tangan Lakukan Upaya Berikut untuk Hentikan Serangan Iran ke Israel

Nasional
Komnas HAM Desak Pengendalian Kekerasan Bersenjata di Papua Dievaluasi

Komnas HAM Desak Pengendalian Kekerasan Bersenjata di Papua Dievaluasi

Nasional
Komnas HAM Soroti 8 Orang Tewas dan Belasan Luka akibat Kontak Senjata di Papua pada Maret-April 2024

Komnas HAM Soroti 8 Orang Tewas dan Belasan Luka akibat Kontak Senjata di Papua pada Maret-April 2024

Nasional
Soal Normalisasi Hubungan dengan Israel, Anggota Komisi I: Jangan OECD Jadi Alat Tekan Kebijakan Indonesia

Soal Normalisasi Hubungan dengan Israel, Anggota Komisi I: Jangan OECD Jadi Alat Tekan Kebijakan Indonesia

Nasional
Kemenlu Imbau WNI Tunda Perjalanan ke Iran dan Israel

Kemenlu Imbau WNI Tunda Perjalanan ke Iran dan Israel

Nasional
Kakorlantas Ingatkan Pemudik Tak Tempramental di Jalan Saat Arus Balik Lebaran 2024

Kakorlantas Ingatkan Pemudik Tak Tempramental di Jalan Saat Arus Balik Lebaran 2024

Nasional
'Contraflow' Dihentikan di Km 72 sampai Km 47 Tol Cikampek

"Contraflow" Dihentikan di Km 72 sampai Km 47 Tol Cikampek

Nasional
Kemenlu: Tak Ada WNI Terdampak Serangan Iran ke Israel Sejauh Ini

Kemenlu: Tak Ada WNI Terdampak Serangan Iran ke Israel Sejauh Ini

Nasional
Berakhir Pekan di Sumut, Presiden Jokowi Ajak Cucunya Mengenal Satwa

Berakhir Pekan di Sumut, Presiden Jokowi Ajak Cucunya Mengenal Satwa

Nasional
Gerindra Dinilai Lebih Butuh PDI-P untuk Kurangi Dominasi Golkar

Gerindra Dinilai Lebih Butuh PDI-P untuk Kurangi Dominasi Golkar

Nasional
Kemerdekaan Palestina Jadi Syarat RI Normalisasi Hubungan dengan Israel

Kemerdekaan Palestina Jadi Syarat RI Normalisasi Hubungan dengan Israel

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com