Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Senior Golkar yang Disebut Dukung Airlangga Hartarto jadi Caketum

Kompas.com - 02/12/2019, 21:26 WIB
Haryanti Puspa Sari,
Fabian Januarius Kuwado

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bertemu senior-senior Partai Golkar di Solitaire Hotel, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (2/12/2019) malam ini.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk F. Paulus mengatakan, senior partai yang dimaksud, yakni Aburizal Bakrie, Agung Laksono, Akbar Tanjung, Luhut Binsar Panjaitan, dan Jusuf Kalla.
Pertemuan itu, kata dia terkait dukungan menjadi calon ketua umum Partai Golkar.

"Kita perlu informasikan ini (dukungan menjadi caketum Golkar) juga ke para petinggi-petinggi Golkar yang kebetulan mendukung Airlangga Hartarto," ujar Lodewijk di Aula DPP Partai Golkar Jalan Anggrek Nelly Murni, Slipi, Jakarta Barat, Senin (2/12/2019).

"Kebetulan Insya Allah nanti ada Aburizal Bakrie, Agung Laksono, Akbar Tandjung, Luhut Binsar Panjaitan dan Jusuf Kalla. Jadi kami informasikan inilah yang mendukung Airlangga Hartarto," lanjut dia.

Baca juga: Jelang Munas, Airlangga Hartarto Kembali Gelar Pertemuan dengan Para Ketua DPD

Lodewijk mengatakan, para senior Golkar itu diharapkan dapat memberikan arahan kepada tim sukses Airlangga dan para pemilik suara demi meraih kursi pimpinan Golkar dalam Musyawarah Nasional (Munas) Golkar yang digelar, 3 Desember 2019 besok.

"Setelah itu, tentunya kita harapkan ada petunjuk dan arahan dari beliau-beliau sebagai senior Golkar kepada kita-kita ini timnya Airlangga dan pemilik hak suara," ujar dia.

Lodewijk menambahkan, Luhut Binsar Panjaitan selaku politisi senior Golkar juga memberikan dukungan ke Airlangga.

Namun, hal itu, kata dia, tidak ada hubungan dengan dukungan dari pihak istana.

"Yang jelas, Pak Luhut datang sebagai senior, bukan sebagai menteri. Terkait dukungan istana, tentunya di luar konteks itu," ucap dia.

Airlangga sendiri mengklaim sudah mengantongi 514 suara dari DPD I dan II. Lodewijk menegaskan, pihaknya lebih memilih dukungan dalam bentuk tulisan ketimbang dukungan lisan.

Baca juga: Ditemani Timses, Airlangga Hartarto Daftar Bakal Caketum Partai Golkar

"Kita minta (dukungan) tertulislah. Tapi itu prosesnya pun dirapatplenokan. Jadi bukan perorangan ketuanya. Tapi memang itu pemegang hak suara mewakili. Yang mereka bawa itu kolektif," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mendaftar sebagai bakal calon ketua umum Partai Golkar di Aula DPP Partai Golkar Jalan Anggrek Nelly Murni, Slipi, Jakarta Barat, Senin (2/12/2019).

Airlangga menyerahkan formulir yang sudah dilengkapi dengan dokumen-dokumen persyaratan bakal caketum.

"Jadi dokumen sudah saya siapkan lengkap asli, G 30S PKI ada, narkoba ada, kemudian kepolisian SKCK, karena kita pengalaman jadi anggota DPR berkali-kali dan ijazah lengkap, asli," kata Airlangga. 

 

Kompas TV

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama membantah pernyataan Rizieq Shihab yang menyebutkan PBNU berupaya memenangkan Basuki Tjahjaja Purnama pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

PBNU menepis tudingan ikut membantu Ahok saat gelaran Pilkada DKI Jakarta 2 tahun lalu. Ketua PBNU Abduk Manan Ghani menegaskan bahwa pernyataan Rizieq Shihab tidak benar karena NU bukan gerakan atau organisasi politik. PBNU secara organisasi tidak pernah berpolitik menurutnya apa yang dilakukan PBNU adalah politik kebangsaan.

PBNU membantah ucapan Rizieq Shihab yang menyebut ikut memenangkan Ahok di Pilkada 2017. Sebelumnya Rizieq menyebut ASN diwajibkan memilihnya. Tidak sampai situ PBNU ikut berusaha memenangkannya dan tidak kurang preman dan dukun pun dikerahkan serta Ahok mendapat dukungan dari dalam dan luar negeri.

#PBNU #RizieqShihab #Ahok

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media social Kompas TV:
Facebook: https://www.facebook.com/KompasTV
Instagram: https://www.instagram.com/kompastv
Twitter: https://twitter.com/KompasTV
LINE: https://line.me/ti/p/%40KompasTV

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Dewas Harap Wakil Ketua KPK Laporkan Albertina Ho Bukan karena Sedang Tersangkut Kasus Etik

Dewas Harap Wakil Ketua KPK Laporkan Albertina Ho Bukan karena Sedang Tersangkut Kasus Etik

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Tak Titip Program Tertentu untuk Dilanjutkan Gibran

Wapres Ma'ruf Amin Tak Titip Program Tertentu untuk Dilanjutkan Gibran

Nasional
Gibran Minta Petuah Saat Sowan ke Wapres Ma'fuf Amin

Gibran Minta Petuah Saat Sowan ke Wapres Ma'fuf Amin

Nasional
Tantang PDI-P Tarik Semua Menteri Usai Sebut Jokowi Bukan Kader Lagi, TKN: Daripada Capek-capek PTUN

Tantang PDI-P Tarik Semua Menteri Usai Sebut Jokowi Bukan Kader Lagi, TKN: Daripada Capek-capek PTUN

Nasional
Relaksasi HET Beras Premium Diperpanjang hingga 31 Mei 2024

Relaksasi HET Beras Premium Diperpanjang hingga 31 Mei 2024

Nasional
Gibran Disebut Masih Fokus di Solo, Undang Wapres Ma'ruf Resmikan Destinasi Wisata

Gibran Disebut Masih Fokus di Solo, Undang Wapres Ma'ruf Resmikan Destinasi Wisata

Nasional
Dewas Ungkap Klarifikasi Albertina Ho yang Dilaporkan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron

Dewas Ungkap Klarifikasi Albertina Ho yang Dilaporkan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron

Nasional
Nasdem-PKS Jajaki Kerja Sama Pilkada 2024, Termasuk Opsi Usung Anies

Nasdem-PKS Jajaki Kerja Sama Pilkada 2024, Termasuk Opsi Usung Anies

Nasional
KPK Duga Hakim Agung Gazalba Saleh Cuci Uang Rp 20 Miliar

KPK Duga Hakim Agung Gazalba Saleh Cuci Uang Rp 20 Miliar

Nasional
Gibran Bakal ke Istana Malam Ini, Bersama Prabowo?

Gibran Bakal ke Istana Malam Ini, Bersama Prabowo?

Nasional
Surya Paloh Sebut Nasdem dan PKS Siap Bergabung ke Pemerintahan Prabowo maupun Jadi Oposisi

Surya Paloh Sebut Nasdem dan PKS Siap Bergabung ke Pemerintahan Prabowo maupun Jadi Oposisi

Nasional
KPK Cek Langsung RSUD Sidoarjo Barat, Gus Muhdlor Sudah Jalani Rawat Jalan

KPK Cek Langsung RSUD Sidoarjo Barat, Gus Muhdlor Sudah Jalani Rawat Jalan

Nasional
Bertemu Presiden PKS, Surya Paloh Akui Diskusikan Langkah Politik di Pemerintahan Prabowo-Gibran

Bertemu Presiden PKS, Surya Paloh Akui Diskusikan Langkah Politik di Pemerintahan Prabowo-Gibran

Nasional
Respons Jokowi dan Gibran Usai Disebut PDI-P Bukan Kader Lagi

Respons Jokowi dan Gibran Usai Disebut PDI-P Bukan Kader Lagi

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Doakan Timnas Indonesia U-23 Kalahkan Korsel

Wapres Ma'ruf Amin Doakan Timnas Indonesia U-23 Kalahkan Korsel

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com