Partai Golkar Resmi Buka Pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum

Kompas.com - 28/11/2019, 23:29 WIB
Logo Partai Golkar googleLogo Partai Golkar

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Golkar resmi membuka pendaftaran bakal calon ketua umum. Pendaftaran dibuka mulai 28 November hingga 2 Desember 2019 di DPP Partai Golkar.

Hal ini disampaikan Ketua Komite Pemilihan Calon Ketua Umum Partai Golkar Maman Abdurahman di Aula DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Nelly Murni, Jakarta Barat, Kamis (28/11/2019).

"Pada kesempatan kali ini kami komite pemilihan membuka pendaftaran calon ketum dimulai dari hari ini 28 November sampai 2 Desember, pukul 10 hingga 10 malam bertempat di DPP Partai Golkar," kata Maman.

Maman mengatakan, ada tiga tahapan dalam pemilihan ketua umum Partai Golkar. Pertama, tahap penjaringan yaitu membuka pendaftaran bakal caketum untuk diseleksi ke tahap berikutnya.

Baca juga: Panitia Munas Golkar Pastikan Pemilihan Ketua Umum Demokratis

Kedua, tahap pencalonan yaitu, setelah mendapatkan nama-nama bakal caketum. Dalam tahap ini, setiap kandidat wajib membawa lampiran dukungan dari pemilik suara sebanyak 30 persen.

"Semua calon akan dan wajib untuk memenuhi 30 persen syarat dukungan, berupa surat dukungan dari seluruh pemilik suara dari Partai Golkar baik tingkat pusat provinsi maupun kabupaten kota," ujarnya.

Ketiga, tahap pemilihan, pada tahap ini, setiap kandidat yang memenuhi syarat dukungan 30 persen ditetapkan sebagai caketum. Lalu, dilakukan pemilihan secara langsung, umum, bebas dan rahasia.

"Artinya pada kesempatan kali ini, tugas daripada komite pemilihan adalah bagaimana caranya bisa memastikan proses pemilihan ketum Golkar ini, bisa berlangsung sesuai dengan aturan main oragnisasi internal partai yaitu AD/ ART," ucapnya.

Adapun 14 persyaratan bakal calon ketua umum Partai Golkar sebagai berikut:

1. Pernah menjadi pengurus Partai Golkar di tingkat pusat minimal 5 tahun, dan atau sekurang-kurangnya pernah menjadi pengurus Partai Golkar tingkat provinsi dan atau pernah menjadi pengurus pusat organisasi pendiri yang didirikan selama satu tahun periode penuh yang dibuktikan dengan copy surat keputusan,

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasbi Tegaskan Tak Pernah Dilibatkan Bahas RUU Cipta Kerja

Kasbi Tegaskan Tak Pernah Dilibatkan Bahas RUU Cipta Kerja

Nasional
Pemerintah Diminta Transparan soal Penggunaan Anggaran Penanganan Covid-19

Pemerintah Diminta Transparan soal Penggunaan Anggaran Penanganan Covid-19

Nasional
Bentuk Satgas Covid-19, DPR Bantu Pemerintah Hadapi Pandemi Corona

Bentuk Satgas Covid-19, DPR Bantu Pemerintah Hadapi Pandemi Corona

Nasional
Penanganan Covid-19, Indonesia Terima 58 Dukungan dari Luar Negeri

Penanganan Covid-19, Indonesia Terima 58 Dukungan dari Luar Negeri

Nasional
Percepat Tangani Corona, DPR Bentuk Satgas Lawan Covid-19

Percepat Tangani Corona, DPR Bentuk Satgas Lawan Covid-19

Nasional
ICW: Pernyataan Jokowi soal Tak Adanya Pembebasan Napi Korupsi Hanya Kesenangan Semu

ICW: Pernyataan Jokowi soal Tak Adanya Pembebasan Napi Korupsi Hanya Kesenangan Semu

Nasional
TikTok Donasikan Rp 100 Miliar untuk Penyediaan Alat Medis Penanganan Covid-19

TikTok Donasikan Rp 100 Miliar untuk Penyediaan Alat Medis Penanganan Covid-19

Nasional
Selama Masa Pandemi Covid-19, DPR Disarankan Tunda Pembahasan RUU Cipta Kerja

Selama Masa Pandemi Covid-19, DPR Disarankan Tunda Pembahasan RUU Cipta Kerja

Nasional
5.986 ABK WNI yang Bekerja di Luar Negeri Telah Kembali ke Tanah Air

5.986 ABK WNI yang Bekerja di Luar Negeri Telah Kembali ke Tanah Air

Nasional
Tanpa APBN, Ini yang Akan Dilakukan Satgas Lawan Covid-19 Bentukan DPR

Tanpa APBN, Ini yang Akan Dilakukan Satgas Lawan Covid-19 Bentukan DPR

Nasional
UPDATE: Sebaran Kasus Covid-19 di 33 Provinsi, Pasien Perdana di NTT

UPDATE: Sebaran Kasus Covid-19 di 33 Provinsi, Pasien Perdana di NTT

Nasional
Pemerintah Diingatkan Pengadaan Alat Kesehatan Rentan Dikorupsi

Pemerintah Diingatkan Pengadaan Alat Kesehatan Rentan Dikorupsi

Nasional
Yurianto: Tes PCR Covid-19 Sudah Dilakukan terhadap Lebih dari 16.500 Spesimen

Yurianto: Tes PCR Covid-19 Sudah Dilakukan terhadap Lebih dari 16.500 Spesimen

Nasional
Masyarakat Diminta Tak Hanya Fokus pada Pengendalian Covid-19, tetapi juga DBD

Masyarakat Diminta Tak Hanya Fokus pada Pengendalian Covid-19, tetapi juga DBD

Nasional
Dampak Covid-19, Ketua Komisi I DPR Minta Pemerintah Beri Insentif ke Perusahaan Media

Dampak Covid-19, Ketua Komisi I DPR Minta Pemerintah Beri Insentif ke Perusahaan Media

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X