Kasus Korupsi Proyek Jalan di Bengkalis, KPK Geledah Rumah di Pekanbaru

Kompas.com - 28/11/2019, 20:27 WIB
logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK. KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMANlogo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com- Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebut petugas KPK menggeledah rumah di Pekanbaru, Riau, Kamis (28/11/2019) hari ini.

"Sejauh ini informasi yang bisa kami sampaikan pertama mengonfirmasi bahwa ada tim KPK di Pekanbaru hari ini melalukan penggeledahan," kata Febri di Gedung Merah Putih KPK, Kamis malam.

Febri tidak menyebut rumah siapa yang digeledah hari ini. Ia juga tidak menyebut apakah ada tempat lain uang ikut digeledah petugas KPK.

Selain itu, Febri juga tidak mengungkap hasil temuan petugas KPK dari penggeledahan tersebut.

Baca juga: KPK Panggil Bupati Bengkalis dalam Kasus Korupsi Jalan

Namun, Febri menyebut penggeledahan itu berkaitan dengan kasus korupsi pengadaan jalan di Kabupaten Bengkalis.

"Jadi itu dulu yang kami sampaikan karena tim masih berada di lapangan, akan lebih baik tim fokus dulu untuk melakukan penggeledahan tersebut," ujar Febri.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Direktur PT Mitra Bungo Abasi Makmur sebagai tersangka karena diduga menyuap Bupati Bengkalis periode 2010-2015 Herliyan untuk mendapatkan pekerjaan proyek jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih.

Penetapan Makmur sebagai tersangka merupakan pengembangan kasus. Sebelumnya KPK telah menjerat Sekretaris Daerah Dumai Muhammad Nasir dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction (MRC), Hobby Siregar.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyatakan, Makmur dan kawan-kawan diduga memberikan uang ke Herliyan sebesar Rp 300 juta.

"Masih di tahun 2012, MK dan kawan-kawan kembali memberikan uang Rp 1 miliar pada Bupati Bengkalis saat itu," ujar Laode dalam konferensi pers, Kamis (16/5/2019).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X