Bernada Tinggi dan Gebrak Meja, Respons Romy atas Kesaksian Sepupunya di Persidangan

Kompas.com - 27/11/2019, 18:43 WIB
Terdakwa kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama Romahurmuziy (kiri) berbincang dengan kuasa hukumnya saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (27/11/2019). Sidang tersebut beragenda mendengarkan keterangan dua orang saksi. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc.
NOVA WAHYUDITerdakwa kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama Romahurmuziy (kiri) berbincang dengan kuasa hukumnya saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (27/11/2019). Sidang tersebut beragenda mendengarkan keterangan dua orang saksi. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc.

Wahab mengaku telah mendapatkan bantuan senilai Rp 41 juta karena dianggap Muafaq berjasa membantunya terpilih sebagai Kepala Kemenag Gresik.

Baca juga: Cerita Abdul Wahab, Sepupu Romahurmuziy yang Ditangkap KPK lalu Dilepaskan Lagi

"Apakah ada upaya saudara memantapkan (soal) Pak Muafaq kepada saya? Apa bentuknya?" cecar Romy.

"Enggak ada, mohon maaf, Mas," jawab Wahab.

Mendengar jawaban Wahab, nada bicara Romy mulai meninggi saat menyampaikan pertanyaan lanjutan.

"Kenapa kamu bisa bilang ke Muafaq memantabkan kepada saya? Apakah ada ucapan lebih? Cara kamu memantapkan kepada saya kecuali soal mengatakan bahwa ada salam dari Aim tentang Muafaq, dan saya jawab, Muafaq yang mana?" kata Romy.

Baca juga: Pegawai Kemenag Sebut Sepupu Romahurmuziy Terima Rp 21 Juta

Wahab pun nampak tertunduk. Dengan terbata-bata, Wahab mengakui bahwa itu karangan dirinya agar terlihat berjasa di mata Muafaq. Kepada Romy, Wahab meminta maaf.

"Kenapa kamu menyampaikan itu? Kenapa kamu memyampaikan itu. Minggu lalu Aim (Rochim), sekarang kamu (mengarang ke Muafaq)," kata Romy dengan nada tinggi sambil menggebrak meja.

"Maaf," jawab Wahab sembari tertunduk.

Baca juga: Sepupu Romahurmuziy Mengaku Dititipi Pesan Muafaq Wirahadi soal Keinginan Promosi Jabatan

Usai menggebrak meja dan berbicara dengan nada tinggi, Romy pun meminta maaf kepada majelis hakim.

Ketua majelis hakim Fahzal Hendri pun memotong interaksi Romy dan Wahab.

"Apa jawab mu? Jadi karangan mu saja?" tanya hakim Fahzal ke Wahab.

"Karangan saya Pak," jawab Wahab.

Baca juga: Sepupu Romahurmuziy Ungkap Rencana Pemberian Uang Rp 50 Juta dari Muafaq Wirahadi

Romy pun kembali menimpali dengan mengungkapkan keheranannya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X