Pencegahan Radikalisme Jadi Materi Bimbingan Pranikah

Kompas.com - 22/11/2019, 20:58 WIB
Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag Mohsen di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jumat (22/11/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DDirektur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag Mohsen di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jumat (22/11/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agama akan membangun kurikulum bimbingan pranikah yang mencakup pencegahan radikalisme dan akan diterapkan pada 2020.

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag Mohsen mengatakan, materi pencegahan radikalisme itu berbentuk penguatan moderasi beragama.

"Kita akan memulai penguatan terhadap materi berkaitan moderasi beragama. Karena kita melihat di sekitar kita nyata terpapar ada beberapa kelompok terpapar dengan paham radikal," kata Mohsen di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jumat (22/11/2019).

Baca juga: MUI Nilai Materi Bimbingan Pranikah Mesti Diperbarui

Mohsen menyampaikan, dalam kurikulum tersebut, pasangan akan diberikan pemahaman terkait praktik bergama yang inklusif.

"Tidak sedikit-sedikit menyalahkan orang lain, tidak sedikit-sedikit mengharamkan, tidak sedikit-sedikit memojokkan orang lain. Mari mulai perbaiki dari mindset-nya cara kerangka memahami agama yang baik," kata dia.

Masuknya materi terkait pencegahan radikalisme dalam kurikulum bimbingan pranikah pun tak lepas dari laporan yang diterima Kemenag bahwa terdapat keluarga yang terpapar radikalisme.

Baca juga: Penjelasan Kemenko PMK soal Bimbingan Pranikah sebagai Syarat Pernikahan

Mohsen mengatakan, persoalam radikalisme akan menjadi prioritas dalam kurikulum yang baru bersama dengan masalah lainnya seperti kesetaraan gender, hak asasi manusia, dan kekerasan dalam rumah tangga.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RUU PKS Ditarik dari Prolegnas Prioritas di Saat Tingginya Kasus Kekerasan Seksual

RUU PKS Ditarik dari Prolegnas Prioritas di Saat Tingginya Kasus Kekerasan Seksual

Nasional
Masyarakat Sipil Kecewa RUU PKS Bakal Ditarik dari Prolegnas 2020

Masyarakat Sipil Kecewa RUU PKS Bakal Ditarik dari Prolegnas 2020

Nasional
Jala PRT: Pekerja Rumah Tangga Soko Guru Ekonomi yang Luput Perhatian

Jala PRT: Pekerja Rumah Tangga Soko Guru Ekonomi yang Luput Perhatian

Nasional
Begini Panduan Pakai Masker yang Tepat Menurut Gugus Tugas

Begini Panduan Pakai Masker yang Tepat Menurut Gugus Tugas

Nasional
Pengesahan RUU Perlindungan PRT Dinilai Jadi Sejarah Penghapusan Kekerasan dan Diskriminasi

Pengesahan RUU Perlindungan PRT Dinilai Jadi Sejarah Penghapusan Kekerasan dan Diskriminasi

Nasional
Jubir Pemerintah: Kapasitas Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Baru Terisi 53,39 Persen

Jubir Pemerintah: Kapasitas Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Baru Terisi 53,39 Persen

Nasional
Persentase Pasien Sembuh dari Covid-19 di Indonesia Masih di Bawah Rata-rata Global

Persentase Pasien Sembuh dari Covid-19 di Indonesia Masih di Bawah Rata-rata Global

Nasional
UPDATE 5 Juli: 1.607 Kasus Baru Covid-19, Jatim Catat Kenaikan Tertinggi

UPDATE 5 Juli: 1.607 Kasus Baru Covid-19, Jatim Catat Kenaikan Tertinggi

Nasional
Pemerintah: Rata-rata Kematian Covid-19 di Indonesia Lebih Tinggi Dibanding Global

Pemerintah: Rata-rata Kematian Covid-19 di Indonesia Lebih Tinggi Dibanding Global

Nasional
UPDATE 5 Juli: 915.482 Spesimen Sudah Diperiksa Terkait Covid-19

UPDATE 5 Juli: 915.482 Spesimen Sudah Diperiksa Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 5 Juli: ODP Covid-19 Jadi 39.928, PDP Ada 13.767 Orang

UPDATE 5 Juli: ODP Covid-19 Jadi 39.928, PDP Ada 13.767 Orang

Nasional
UPDATE 5 Juli: Bertambah 886, Pasien yang Sembuh dari Covid-19 Capai 29.105 Orang

UPDATE 5 Juli: Bertambah 886, Pasien yang Sembuh dari Covid-19 Capai 29.105 Orang

Nasional
Tak Cuma Perkuat BPIP, RUU PIP Jaga Eksistensi Pancasila Masa Kini dan Mendatang

Tak Cuma Perkuat BPIP, RUU PIP Jaga Eksistensi Pancasila Masa Kini dan Mendatang

Nasional
UPDATE 5 Juli: Tambah 82 Kematian, Total 3.171 Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia

UPDATE 5 Juli: Tambah 82 Kematian, Total 3.171 Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia

Nasional
UPDATE 5 Juli: Tambah 1.607, Total  63.749 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE 5 Juli: Tambah 1.607, Total 63.749 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X