RI Protes AS yang Anggap Legal Permukiman Israel di Palestina

Kompas.com - 20/11/2019, 20:30 WIB
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi menyampaikan paparan saat rapat kerja perdana bersama Komisi I DPR RI di kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (12/11/2019). Rapat kerja antara DPR dan Kementerian Luar Negeri membahas rencana kerja Kemenlu pada 2020, di antaranya kontribusi dan kepemimpinan Indonesia baik di kawasan maupun dunia. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp.
  *** Local Caption *** 

ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRAMenteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi menyampaikan paparan saat rapat kerja perdana bersama Komisi I DPR RI di kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (12/11/2019). Rapat kerja antara DPR dan Kementerian Luar Negeri membahas rencana kerja Kemenlu pada 2020, di antaranya kontribusi dan kepemimpinan Indonesia baik di kawasan maupun dunia. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp. *** Local Caption ***
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah RI memprotes Amerika Serikat ( AS) yang menganggap permukiman Israel di tepi barat Palestina adalah legal.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan, pemerintah Indonesia menentang sikap AS tersebut.

"Bahwa Indonesia menolak secara tegas pernyataan yang mengatakan pembangunan permukiman ilegal Israel di tepi barat tidak bertentangan dengan hukum internasional," kata Retno di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2019).

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Kunjungan Bersejarah Anwar Sadat ke Israel

Menlu mengatakan, justru pernyataan AS bertentangan dengan hukum internasional. Juga bertentangan dengan berbagai resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

"Indonesia secara tegas menentang tindakan Israel membangun permukiman ilegal di wilayah Palestina," ujar Retno.

Indonesia menganggap pembangunan permukiman di Tepi Barat menjadi penghalang upaya perdamaian. Retno pun mengajak masyarakat internasional memberikan dukungan bagi Palestina.

"Kita mendesak masyarakat internasional untuk bersatu, untuk memberikan dukungan bagi rakyat Palestina," ujar Retno.

Baca juga: AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pempeo, dalam pernyataannya Senin (18/11/2019) waktu setempat menyampaikan, bahwa setelah mempelajari secara hati-hati seluruh sisi perdebatan hukum, pemerintah AS setuju bahwa pembangunan permukiman sipil Israel di Tepi Barat bukanlah, pada hakikatnya, inkonsisten dengan hukum internasional.

“Kami menyimpulkan, pendirian permukiman sipil Israel di Tepi Barat, pada dasarnya bukan merupakan hal yang tidak sejalan dengan hukum internasional,” ucap Pompeo seperti dikutip dari AFP.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X