Pasca-bom di Mapolrestabes Medan, Polri Tangkap 74 Terduga Teroris

Kompas.com - 20/11/2019, 19:31 WIB
Rapat pertama Kapolri Idham Azis dan seluruh Kapolda bersama Komisi III DPR di Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019). KOMPAS.com/HaryantipuspasariRapat pertama Kapolri Idham Azis dan seluruh Kapolda bersama Komisi III DPR di Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis menyampaikan perkembangan terbaru terkait kasus bom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Medan pada 13 November 2019.

Idham mengatakan, pasca-bom bunuh diri itu, polisi berhasil menangkap 74 orang terduga jaringan teror di 10 wilayah.

"Yaitu Sumatera Utara 30 orang, Jabar 11 orang, Jateng 11 orang, Pekanbaru 5 orang, Banten 5 orang, Kaltim 4 orang, DKI Jakarta 3 orang, Aceh 2 orang, Jatim 2 orang, Sulsel 1 orang," kata Idham dalam rapat kerja bersama Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Idham mengatakan, pelaku terduga teroris itu merupakan kelompok dari bagian Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berafisliasi pada ISIS.


Baca juga: Istri Terpidana Bom Bali Umar Patek Resmi Jadi WNI

Para pelaku, kata dia, terpapar radikalisme melalui sosial media.

"Sehingga memiliki tujuan menyerang pemerintah dan aparat kepolisian, karena dianggap sebagai thagut," ucap dia. 

Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri telah menangkap 71 orang terduga teroris per Selasa (19/11/2019).

Sebanyak 71 orang terduga teroris itu ditangkap, baik yang berkaitan dengan serangan bom bunuh diri di Markas Polrestabes Medan, beberapa waktu lalu, maupun dengan rencana pengamanan Natal dan tahun baru.

"Ini merupakan preventive strike. Sudah kami tangkap total 71 orang (terduga teroris)," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Muhammad Iqbal di Gedung The Tribrata, Jakarta Selatan, Selasa sore.

Baca juga: Sebagian Tersangka Kasus Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Menyesal

Rinciannya, lima orang di Pekanbaru, tiga orang di Jabodetabek, lima orang di Banten, dan 11 orang di Jawa Tengah.

Selain itu, aparat menangkap 11 orang di Jawa Barat, satu orang di Kalimantan, dua orang di Aceh, dua orang di Jawa Timur dan satu orang di Sulawesi Selatan.

Kemudian, sebanyak 30 orang diamankan di Medan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X