Kadiv Humas Polri Sebut Tak Lama Lagi Kursi Kabareskrim Terisi

Kompas.com - 20/11/2019, 19:06 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen M Iqbal dalam konferensi pers usai pertemuan antara Polri dan KPK di Gedung Merah Putih KPK, Senin (4/11/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKepala Divisi Humas Polri Irjen M Iqbal dalam konferensi pers usai pertemuan antara Polri dan KPK di Gedung Merah Putih KPK, Senin (4/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Perwira tinggi Polri masih menjalani proses sidang Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) terkait siapa yang akan ditugaskan menjadi Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Muhammad Iqbal mengatakan, ada beberapa perwira tinggi yang memiliki integritas dan rekam jejak baik untuk ditugaskan sebagai Kabareskrim.

"Beberapa dianggap sangat mumpuni untuk menjadi Kabareskrim gitu ya. Ini sudah disaring," kata Iqbal di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Baca juga: 20 Hari Tanpa Kabareskrim, Apa Efeknya?

Ketika ditanya berapa jumlah perwira tinggi Polri yang berpotensi menjadi Kabareskrim, Iqbal tak mau membeberkannya.

Ia hanya menyebut, perwira tinggi berbintang dua dan tiga berpotensi menjadi Kabareskrim baru menggantikan Jenderal Idham Azis yang dipercaya Presiden Joko Widodo menjadi Kepala Polri.

"Semua semua bintang dua dan bintang tiga berpotensi semuanya berpeluang. Insya Allah enggak akan lama lagi," ujar dia.

Diketahui, sejak Idham Azis dilantik sebagai Kapolri pada Jumat (1/11/2019) lalu, posisi Kabareskrim yang sebelumnya dijabat Idham hingga Rabu ini belum diisi oleh perwira tinggi baru.

Artinya, sudah sekitar 20 hari, pucuk pimpinan Bareskrim Polri untuk sementara kosong.

Baca juga: Faktor Integritas dan Kemampuan Jadi Aspek Penting Calon Kabareskrim

Sebelumnya, Kapolri Idham Azis menuturkan bahwa ia akan segera menunjuk Kabareskrim Polri yang baru usai dilantik Presiden Joko Widodo.

Menurut dia, langkah tersebut perlu dilakukan supaya dapat mempercepat pengungkapan kasus penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

"Saya akan menunjuk Kabareskrim yang baru untuk segera mempercepat pengungkapan kasus Novel Baswedan," kata Idham usai ditetapkan sebagai Kapolri dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/10/2019).

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Golkar: Terlalu Jauh Mengaitkan Pilkada 2020 dengan Pilpres 2024...

Golkar: Terlalu Jauh Mengaitkan Pilkada 2020 dengan Pilpres 2024...

Nasional
Pemerintah: Kami Yakin RUU Cipta Kerja Beri Tambahan Perlindungan bagi Pekerja

Pemerintah: Kami Yakin RUU Cipta Kerja Beri Tambahan Perlindungan bagi Pekerja

Nasional
Jumat Malam, DPR dan Pemerintah Bahas Klaster Ketenagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja

Jumat Malam, DPR dan Pemerintah Bahas Klaster Ketenagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja

Nasional
Klaster Pendidikan Didepak dari RUU Cipta Kerja, PGRI: Ini Surprise...

Klaster Pendidikan Didepak dari RUU Cipta Kerja, PGRI: Ini Surprise...

Nasional
Kasus Harian Covid-19 Empat Kali Pecahkan Rekor dalam Sepekan, Begini Saran Ahli

Kasus Harian Covid-19 Empat Kali Pecahkan Rekor dalam Sepekan, Begini Saran Ahli

Nasional
Kampanye Pilkada Dimulai, KPU Minta Protokol Kesehatan Diterapkan

Kampanye Pilkada Dimulai, KPU Minta Protokol Kesehatan Diterapkan

Nasional
Pemerintah Susun Protokol Kesehatan Covid-19 untuk Keluarga

Pemerintah Susun Protokol Kesehatan Covid-19 untuk Keluarga

Nasional
Dinas Dukcapil Daerah Diminta Gandeng Petugas TPU, Ini Alasannya...

Dinas Dukcapil Daerah Diminta Gandeng Petugas TPU, Ini Alasannya...

Nasional
Rekor Covid-19 Terus Pecah, Jokowi Diminta Pimpin Langsung Penanggulangan

Rekor Covid-19 Terus Pecah, Jokowi Diminta Pimpin Langsung Penanggulangan

Nasional
Konfederasi Buruh Desak Presiden Jokowi Hentikan Pembahasan RUU Cipta Kerja

Konfederasi Buruh Desak Presiden Jokowi Hentikan Pembahasan RUU Cipta Kerja

Nasional
Eks Tim Mawar Jadi Pejabat Kemhan, Jokowi Dinilai Makin Ingkar Janji

Eks Tim Mawar Jadi Pejabat Kemhan, Jokowi Dinilai Makin Ingkar Janji

Nasional
JPU Masih Teliti Berkas Perkara Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra

JPU Masih Teliti Berkas Perkara Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra

Nasional
Komisi X Sebut Klaster Pendidikan Ditarik dari RUU Cipta Kerja karena Banyak Penolakan

Komisi X Sebut Klaster Pendidikan Ditarik dari RUU Cipta Kerja karena Banyak Penolakan

Nasional
PDI-P Bentuk Tim Penegak Disiplin Partai saat Pilkada, Awasi Penerapan Protokol Kesehatan

PDI-P Bentuk Tim Penegak Disiplin Partai saat Pilkada, Awasi Penerapan Protokol Kesehatan

Nasional
Sekeluarga Bisa Tes Usap Gratis Jika Ada Anggota Positif Covid-19

Sekeluarga Bisa Tes Usap Gratis Jika Ada Anggota Positif Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X