Sopir Eks Dirkeu AP II Akui Terima 3 Kali Titipan Uang dari Mantan Dirut PT INTI

Kompas.com - 18/11/2019, 14:05 WIB
Terdakwa kasus suap Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Andi Taswin Nur (kiri) menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (14/11/2019). Sidang dengan terdakwa mantan staf PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT INTI) itu beragendakan pemeriksaan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/ama. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak ATerdakwa kasus suap Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Andi Taswin Nur (kiri) menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (14/11/2019). Sidang dengan terdakwa mantan staf PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT INTI) itu beragendakan pemeriksaan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/ama.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sopir mantan Direktur Keuangan PT Angkasa Pura (AP) II Andra Y Agussalam, Endang, mengaku pernah menerima titipan uang dalam amplop cokelat sebanyak tiga kali dari mantan Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Darman Mappangara.

Menurut Endang, titipan itu ia terima dari teman dekat Darman, Taswin Nur.

Hal itu diungkap Endang saat bersaksi untuk Taswin, terdakwa kasus dugaan suap terkait pengadaan semi baggage handling system (BHS) di 6 bandara yang dikelola AP II.

Baca juga: Eks Dirut PT INTI Mengaku Beri Uang Rp 2 Miliar ke Eks Dirkeu AP II untuk Lunasi Utang


"Saya tanggalnya dan bulannya kurang ingat. Jadi saya bertemu itu pertama di Plaza Senayan. Saya diperintah oleh Pak Andra, coba kamu hubungi sama Pak Taswin katanya itu Darman mau bayar. Saya kontak Pak Taswin untuk nentuin lokasi," kata Endang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (18/11/2019).

Pada saat bertemu Taswin, Endang mengaku diberikan amplop cokelat. Meski tidak membuka dan melihat isinya, Endang menduga itu uang.

"Pak Taswin bilang ini untuk Pak Andra, dari Pak Darman. Saya tidak membuka. Pas Pak Taswin menyerahkan itu saya foto sama Pak Taswin pakai handphone dia. Setelah menerima itu, saya berikan ke Pak Andra di rumah," kata dia.

Pada waktu berikutnya, Endang mengaku kembali bertemu dengan Taswin. Kali ini, di Lotte Avenue Kuningan. Menurut Endang, dirinya kembali menerima titipan amplop cokelat dari Taswin.

"Kalau enggak salah sekitar Ashar di lobi bagian dalam dekat eskalator. Ya Pak Taswin ucapannya sama tolong kasihkan ke Pak Andra, dari Pak Darman. Itu di amplop cokelat lagi, habis itu saya taruh di tas," katanya.

Amplop cokelat itu kemudian ia serahkan ke Andra di rumahnya.

"Yang jelas ada pemberian berikutnya lagi. Pokoknya jaraknya tidak jauh-jauh. Seperti biasa kontak untuk menentukan lokasi dan jamnya. Dia (Taswin) ngajakin ketemu sesudah Maghrib. Dia bilangnya kendaraan ganjil genap dia minta di Kota Kasablanka," kata dia.

Endang menyatakan, proses pemberian uang oleh Taswin tidak berbeda dengan sebelumnya. Setelah menerima titipan itu ia memutuskan untuk pulang ke rumah Andra.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahfud MD, Komnas HAM, dan Jaksa Agung Bertemu, Bahas Penuntasan 11 Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

Mahfud MD, Komnas HAM, dan Jaksa Agung Bertemu, Bahas Penuntasan 11 Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

Nasional
Komnas HAM: Jika Pendekatan Pemkot Baik, Warga Tamansari Bersedia Dimediasi

Komnas HAM: Jika Pendekatan Pemkot Baik, Warga Tamansari Bersedia Dimediasi

Nasional
Hari HAM Sedunia, Komnas HAM Surati Jokowi soal Tiga Masalah Utama

Hari HAM Sedunia, Komnas HAM Surati Jokowi soal Tiga Masalah Utama

Nasional
Wawancara Khusus - Mahfud MD Menjawab Rumor hingga Bicara Upaya Atasi Industri Hukum - (Bagian 1 dari 2 Tulisan)

Wawancara Khusus - Mahfud MD Menjawab Rumor hingga Bicara Upaya Atasi Industri Hukum - (Bagian 1 dari 2 Tulisan)

Nasional
Jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Mendagri Instruksikan Ini ke Kepala Daerah

Jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Mendagri Instruksikan Ini ke Kepala Daerah

Nasional
Kasus Tamansari, Komnas HAM Minta Kapolda Jawa Barat Tegur Anak Buahnya

Kasus Tamansari, Komnas HAM Minta Kapolda Jawa Barat Tegur Anak Buahnya

Nasional
PKPI Tak Persoalkan Dana Parpol, Ada atau Tak Ada Optimistis Tetap Eksis

PKPI Tak Persoalkan Dana Parpol, Ada atau Tak Ada Optimistis Tetap Eksis

Nasional
LPSK Pastikan Lindungi Keluarga Randi-Yusuf dari Intimidasi

LPSK Pastikan Lindungi Keluarga Randi-Yusuf dari Intimidasi

Nasional
Berkat Jalur Layang KA, Waktu Tempuh Stasiun Medan - Bandara Kualanamu Hanya 28 Menit

Berkat Jalur Layang KA, Waktu Tempuh Stasiun Medan - Bandara Kualanamu Hanya 28 Menit

Nasional
Ketua DPR: Jangan Sampai Penggusuran Rugikan Masyarakat dan Semena-mena

Ketua DPR: Jangan Sampai Penggusuran Rugikan Masyarakat dan Semena-mena

Nasional
Ketum PKPI: Kalau Dana Parpol Harus Terbuka, Kami Siap...

Ketum PKPI: Kalau Dana Parpol Harus Terbuka, Kami Siap...

Nasional
Libur Natal dan Tahun Baru 2020, Pemerintah Antisipasi Ancaman Teror hingga Sweeping

Libur Natal dan Tahun Baru 2020, Pemerintah Antisipasi Ancaman Teror hingga Sweeping

Nasional
Dilema Pekerja Media, Membela dan Jadi Korban Pelanggaran HAM

Dilema Pekerja Media, Membela dan Jadi Korban Pelanggaran HAM

Nasional
Alasan Rekam Jejak, Jokowi Tunjuk Wiranto Jadi Ketua Wantimpres

Alasan Rekam Jejak, Jokowi Tunjuk Wiranto Jadi Ketua Wantimpres

Nasional
PPP Minta Anggota Dewan Pengawas KPK Tak Aktif di Parpol

PPP Minta Anggota Dewan Pengawas KPK Tak Aktif di Parpol

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X