Cerita Sohibul Minta Paloh Tak Sembarang Bicara soal Kader PKS Radikal

Kompas.com - 16/11/2019, 16:16 WIB
Kompas TV Para pedagang di Pasar Gede, Kota Solo menggelar tumpengan sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran cucu ketiga Presiden Joko Widodo. Setelah berdoa tumpeng dan jajanan pasar dibagikan kepada siapa pun yang melintas. Warga pun makan bersama dengan gembira. Sejumlah doa dan harapan dipanjatkan warga agar cucu ketiga Presiden Joko Widodo menjadi anak yang sholeh dan senantiasa sehat. #LaLembahManah #PasarGede #Solo

Hingga pada pertemuan kedua ini, Paloh tidak dapat membuktikan ucapannya. Paloh disebut tidak bisa menunjukkan kader KPS yang terpapar paham radikal.

Masih dalam pertemuan itu, Sohibul pun kemudian menjelaskan soal stigma radikalimse terhadap PKS.

Menurut Sohibul, Paloh cukup memahami dengan klarifikasinya tersebut sehingga pertemuan itu berakhir dengan pelukan di hadapan kamera pewarta.

"Kami ngobrol cukup lama, hampir dua jam bertukar pemikiran. Di situ saya jelaskan imajinasi orang tentang PKS dan Bang Surya ada keyakinan tentang PKS ini (radikal). Kemudian terjadilah rangkulan," kata Sohibul.

Baca juga: Wapres Sebut Radikalisme Perlu Ditangani Sejak Usia Dini, Hulu ke Hilir

Sejak awal berdiri, lanjut Sohibul, PKS bertekad untuk menjadi kanal moderasi dari banyaknya pemahaman yang cenderung radikal dalam Islam. Terutama, yang terjadi di generasi muda.

Menurut dia, seluruh kader PKS saat ini memiliki pemahaman dan pandangan Islam moderat.

"Saya sampaikan, justru PKS bertekad dari awal itu ingin menjadi kanal moderasi dari kecenderungan radikal, generasi muda terutama. Dan sampai saat ini, setiap yang masuk ke PKS, mereka semuanya menjadi moderat," ujar Sohibul. 

 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X