KILAS

PT Len Industri Nyatakan Siap Dukung Alutsista TNI

Kompas.com - 15/11/2019, 17:14 WIB
Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I Utut Adianto meninjau langsung PT. Len Industri (persero). DOK. Humas DPR RITim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I Utut Adianto meninjau langsung PT. Len Industri (persero).

KOMPAS.com — Direktur Utama PT Len Industri Zakky Gamal Yasin menyatakan, pihaknya siap mendukung kemandirian alutsista TNI.

“Hingga kini produk pertahanan Len sudah running well dan telah diaplikasikan ke berbagai alat pertahanan yang digunakan oleh TNI,” kata Zakky, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Untuk diketahui, PT Len Industri (Persero) merupakan salah satu industri yang menjadi komponen utama dalam memenuhi kebutuhan alat utama sistem senjata (alutsista) TNI.

Zakky menyampaikan kesiapan tersebut kepada Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR, yang dipimpin Wakil Ketua Komisi I Utut Adianto, ketika peninjauan langsung PT Len Industri, Kamis (14/11/2019).

Baca juga: Komisi I dan Prabowo Akan Bahas Keamanan di Papua hingga Alutsista

Selain ingin memastikan kesiapan PT Len Industri dalam memenuhi kebutuhan alutsista TNI, dalam kunjungan tersebut Utut beserta jajarannya juga ingin mengetahui peralatan alutsista apa saja yang sudah dikembangkan PT Len Industri.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Pertemuan ini membahas rekam jejak PT Len Industri dalam bisnis pertahanan, juga kesiapannya dalam memenuhi kebutuhan peralatan elektronika pertahanan dan peralatan radar untuk TNI,” kata Utut.

Pada kunjungan tersebut, Utut mendorong pula PT Len Industri melakukan pengembangan atas teknologi pertahanan nasional.

Baca juga: HUT ke-74 Brimob, Kapolri Berpesan Bersinergi dengan TNI

“Ke depannya akan banyak program pemerintah untuk alutsista yang perlu mendapat dukungan dari BUMN yang bergerak di bidang pengembangan alutsista, salah satunya adalah pengembangan sistem radar yang dibuat PT Len Industri,” kata Utut.

Zakky berharap, pemerintah dapat memberikan dukungannya terhadap pengembangan industri pertahanan nasional serta terus mengaplikasikan produk unggulan PT Len Industri dalam sistem pertahanan Republik Indonesia.

Setelah membahas kesiapan PT Len Industri, kunjungan dilanjutkan peninjauan Ruang Display Product, Ruang Pengembangan Simulator Pesawat, dan Ruang Fasilitas Produksi Elektronika.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia, Jokowi Harap Herd Immunity Segera Terbentuk

10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia, Jokowi Harap Herd Immunity Segera Terbentuk

Nasional
Survei SMRC: Mayoritas Pemilih Jokowi dan Prabowo Ingin Presiden Tetap 2 Periode

Survei SMRC: Mayoritas Pemilih Jokowi dan Prabowo Ingin Presiden Tetap 2 Periode

Nasional
UPDATE: Kasus Baru Covid-19 Capai 13.737, Tertinggi Sejak 30 Januari 2021

UPDATE: Kasus Baru Covid-19 Capai 13.737, Tertinggi Sejak 30 Januari 2021

Nasional
Presiden Didesak Batalkan Pemberhentian 51 Pegawai KPK

Presiden Didesak Batalkan Pemberhentian 51 Pegawai KPK

Nasional
Kasus Covid-19 Melonjak, Ngabalin Sebut akibat Banyak Warga Tak Patuhi Larangan Mudik

Kasus Covid-19 Melonjak, Ngabalin Sebut akibat Banyak Warga Tak Patuhi Larangan Mudik

Nasional
Soal Usul Lockdown, Ngabalin Sebut Jokowi Punya Pertimbangan Khusus

Soal Usul Lockdown, Ngabalin Sebut Jokowi Punya Pertimbangan Khusus

Nasional
Cerita Novel Baswedan Sudah Ingin Mundur dari KPK Sejak 2019

Cerita Novel Baswedan Sudah Ingin Mundur dari KPK Sejak 2019

Nasional
UPDATE 20 Juni: 12.239.706 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 20 Juni: 12.239.706 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 20 Juni: 89.183 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

UPDATE 20 Juni: 89.183 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 20 Juni: Sebaran 13.737 Kasus Baru Covid-19, 5.582 di Jakarta

UPDATE 20 Juni: Sebaran 13.737 Kasus Baru Covid-19, 5.582 di Jakarta

Nasional
UPDATE 20 Juni: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 121.684

UPDATE 20 Juni: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 121.684

Nasional
UPDATE 20 Juni: Ada 142.719 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 20 Juni: Ada 142.719 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 20 Juni: Tambah 6.385, Pasien Covid-19 Sembuh Jadi 1.792.528 Orang

UPDATE 20 Juni: Tambah 6.385, Pasien Covid-19 Sembuh Jadi 1.792.528 Orang

Nasional
UPDATE 20 Juni: Tambah 371, Pasien Covid-19 Meninggal Capai 54.662

UPDATE 20 Juni: Tambah 371, Pasien Covid-19 Meninggal Capai 54.662

Nasional
UPDATE: Tambah 13.737, Kini Ada 1.989.909 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Tambah 13.737, Kini Ada 1.989.909 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X