Menhub Minta GrabWheels Beroperasi Terbatas Seperti di Tempat Hiburan

Kompas.com - 14/11/2019, 20:58 WIB
Sejumlah skuter listrik Grab Wheels diparkirkan di salah satu lokasi parkir GrabWheels di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2019). KOMPAS.com/HILEL HODAWYASejumlah skuter listrik Grab Wheels diparkirkan di salah satu lokasi parkir GrabWheels di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta penggunaan GrabWheels hanya terbatas hanya di tempat-tempat hiburan.

Ia menilai hal tersebut bisa meminimalisir terjadinya kecelekaan pada pengguna GrabWheels.

Hal itu disampaikan Budi menanggapi kecelakaan pengguna GrabWheels yang tertabrak hingga tewas.

"Kami akan diskusikan dulu dengan DKI, terbatas saja di tempat hiburan atau di mana gitu," ujar Budi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (14/11/2019).


Baca juga: Kecelakaan Grabwheels di Jakarta, Ahli AS Tawarkan Solusinya

Budi mengatakan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Perhubungan Darat telah berdiskusi dengan Pemprov DKI Jakarta terkait aturan penggunaan GrabWheels.

Nantinya, hasil diskusi tersebut bisa dijadikan rekomendasi oleh Pemprov DKI Jakarta untuk memasukkannya ke dalam peraturan.

Ia menambahkan, aturan terkait penggunaan GrabWheels bisa dimulai dengan imbauan. Jika tak mempan maka nanti Pemprov DKI yang akan merumuskan aturannya.

"Sementara imbauan dulu, bukan formal. Untuk menghindari kecelakaan nanti biar DKI yang membuat peraturannya," lanjut dia.

Baca juga: Jalan-jalan Pakai GrabWheels, Baca 7 Tips Aman Berikut Ini

Diketahui, pada Minggu (10/11/2019) dini hari lalu, korban bernama Ammar dan kelima temannya bermain skuter di kawasan Gate 3 Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.

Kelima temannya Ammar yang menjadi korban yakni, Wisnu (18) yang juga tewas usai ditabrak, Bagus (18) alami luka berat, serta Relwandani, Fajar, dan Wulan yang alami luka ringan usai menghindari mobil tersebut.

Saat sedang asyik bermain, mobil Camry hitam menabrak skuter yang ditumpangi Bagus, Ammar, dan Wisnu.

Akibatnya, Ammar dan Wisnu tak sadarkan diri dan meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Mintoharjo. Sedangkan, Bagus alami luka berat dan masih dirawat di RS.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X