Bertemu Menhan Malaysia, Prabowo Bicara soal Kontribusi Indonesia-Malaysia untuk Perdamaian

Kompas.com - 14/11/2019, 17:27 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (tengah) bersiap mengikuti rapat bersama Komisi I DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/11/2019). Rapat bersama antara DPR dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) membahas rencana kerja Kemhan tahun 2020 beserta dukungan anggarannya. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/ama.
  *** Local Caption *** 

ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRAMenteri Pertahanan Prabowo Subianto (tengah) bersiap mengikuti rapat bersama Komisi I DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/11/2019). Rapat bersama antara DPR dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) membahas rencana kerja Kemhan tahun 2020 beserta dukungan anggarannya. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/ama. *** Local Caption ***

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Malaysia Mohammad Bin Sabu, di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Kamis (14/11/2019).

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah permasalahan bangsa dibahas, termasuk soal kontribusi kedua negara untuk perdamaian.

"Kontribusi Indonesia dan Malaysia sangat dibutuhkan untuk menjaga perdamaian tersebut, dan menunjukkan wajah negara-negara mayoritas Islam di ASEAN sebagai negeri yang cinta damai," ujar Prabowo sebagaimana keterangan pers yang dikirim Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antarlembaga Menteri Pertahanan RI Dahnil Anzar Simanjuntak, Kamis (14/11/2019).

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo menanggapi pernyataan Mohammad Bin Sabu yang mengatakan bahwa negara mayoritas Islam di Asia Tenggara yang damai dan saling membantu harus menjadi contoh bagi negara mayoritas Islam lain di dunia.

Baca juga: Bertemu Dubes India, Prabowo Sebut Indonesia dan India Miliki Peluang Besar Kerja Sama Maritim

Baik Prabowo maupun Mohammad Bin Sabu akan mengikuti 6th Ministry of Defense Meeting Plus di Bangkok, Thailand, akhir pekan ini.

"Pak Prabowo mengucapkan terima kasih atas sambutan yang sangat baik dan akan terus mengedepankan cara-cara yang baik dalam memecahkan masalah antar-bangsa," ujar Dahnil.

Prabowo juga bertekad untuk membangun hubungan erat dengan Malaysia dengan akan dikirimkannya cadets (taruna) untuk belajar di Malaysia.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk simbol persaudaraan dan saling berbagi pengetahuan, kebudayaan dan kemampuan militer kedua negara.

Dalam kesempatan yang sama, Menhan Malaysia juga memuji kematangan demokrasi Indonesia karena dua tokoh yang bersaing dalam pilpres, Prabowo dan Presiden Joko Widodo (Jokowi), bisa bersatu.

Baca juga: Bertemu Dubes Arab Saudi, Prabowo Tak Bahas Rizieq Shihab

Prabowo pun, kata Dahnil, menyatakan hal yang sama dengan apa terjadi antara Mahatir Muhammad dan Anwar Ibrahim.

"Menhan Malaysia berharap dengan ditunjuknya Pak Prabowo sebagai Menteri Pertahanan di Indonesia akan membawa kebaikan bukan hanya untuk Indonesia-Malaysia tapi juga seluruh ASEAN sehingga negara ASEAN bisa saling membantu dalam pengembangan teknologi pertahanan," ucap dia.

Demikian juga soal kerja sama untuk memberantas perompak dan teroris antara Indonesia, Malaysia, dan Filipina.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X