Politisi Golkar Nilai Wajar Bamsoet dan Airlangga Bersaing Keras Jadi Ketum

Kompas.com - 14/11/2019, 12:42 WIB
Wakil ketua DPR Azis Syamsuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/11/2019) KOMPAS.com/HaryantipuspasariWakil ketua DPR Azis Syamsuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/11/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Politikus Partai Golkar, Azis Syamsuddin mengatakan, persaingan antara Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo (Bamsoet) dalam memperebutkan kursi ketua umum sangat wajar terjadi.

Menurut dia, baik Airlangga maupun Bamsoet sebenarnya sudah memiliki peran masing-masing.

Dengan demikian, Azis heran jika ada yang menyebut persaingan itu sebagai aksi saling sikut.

"Apanya yang disikut? Pak Bambang di MPR dan Pak Airlangga di kementerian," ujar Azis usah menghadiri wawancara seleksi hakim agung di Komisi Yudisial, Kramat, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2019).


"Saya harus tahu apanya obyek yang disikut? Yang disikut siapa, yang menyikut siapa?," ucap Wakil Ketua DPR ini. 

Baca juga: Aklamasi Terjadi Bila Airlangga Didukung Mayoritas Kader Golkar

Namun, Azis Syamsuddin menegaskan bahwa untuk perebutan kursi ketua umum Partai Golkar memang merupakan sebuah kompetisi.

Sehingga, wajar jika kedua tokoh tampak berusaha keras.

"Ya wajarlah namanya kompetisi ketat, hakim juga kompetisinya ketat. Kalo enggak kompetisi, ya (namanya) musyawarah mufakat," tutur Azis.

"Ya wajarlah itu, kalau takut tenggelam jangan berenang," kata Ketua Koordinator Bidang Perekonomian Partai Golkar itu.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Golkar Meutya Hafid berharap semua kader Partai Golkar menjaga soliditas dan kebersamaan menjelang Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada 14 dan 15 November 2019 di Jakarta.

Baca juga: Sekjen Golkar: Kalau Pemilihan Ketum Voting Pasti Pecah

Salah satu agenda rapimnas tersebut adalah menyiapkan materi Munas Partai Golkar yang akan digelar awal Desember mendatang.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Helmy Yahya, Karyawan TVRI Dapat Tunjangan Kinerja Saat Dipimpinnya

Kata Helmy Yahya, Karyawan TVRI Dapat Tunjangan Kinerja Saat Dipimpinnya

Nasional
SKT FPI Tak Terbit, Kemendagri Sebut karena Tak Sesuai Asas Pancasila

SKT FPI Tak Terbit, Kemendagri Sebut karena Tak Sesuai Asas Pancasila

Nasional
Tak Ingin Ketum PAN Dipilih Aklamasi, Asman Abnur Tegaskan Akan Berjuang

Tak Ingin Ketum PAN Dipilih Aklamasi, Asman Abnur Tegaskan Akan Berjuang

Nasional
Jokowi Putuskan soal Subsidi Elpiji 3 Kg Setelah Dapat Laporan dari Menteri

Jokowi Putuskan soal Subsidi Elpiji 3 Kg Setelah Dapat Laporan dari Menteri

Nasional
Temui Wapres, Khofifah Minta Dukungan Pembangunan Indonesia Islamic Science Park

Temui Wapres, Khofifah Minta Dukungan Pembangunan Indonesia Islamic Science Park

Nasional
KPK Tetapkan 10 Tersangka Kasus Proyek Jalan di Bengkalis

KPK Tetapkan 10 Tersangka Kasus Proyek Jalan di Bengkalis

Nasional
Helmy Yahya Akui Pembelian Hak Siar Liga Inggris di TVRI Tak Dianggarkan

Helmy Yahya Akui Pembelian Hak Siar Liga Inggris di TVRI Tak Dianggarkan

Nasional
Helmy Yahya Donasikan Kuis 'Siapa Berani' ke TVRI

Helmy Yahya Donasikan Kuis "Siapa Berani" ke TVRI

Nasional
Tak Mau Disamakan dengan Keraton Agung Sejagat, Keraton di Sukoharjo Beri Penjelasan

Tak Mau Disamakan dengan Keraton Agung Sejagat, Keraton di Sukoharjo Beri Penjelasan

Nasional
Jadi Caketum PAN, Asman Abnur: Banyak Program Saya yang Diapresiasi Saat Jadi Menteri

Jadi Caketum PAN, Asman Abnur: Banyak Program Saya yang Diapresiasi Saat Jadi Menteri

Nasional
Yasonna Masuk Tim Hukum PDI-P Lawan KPK, Ini Respons Jokowi

Yasonna Masuk Tim Hukum PDI-P Lawan KPK, Ini Respons Jokowi

Nasional
Amnesty International Khawatir Jaksa Agung Giring Penuntasan Kasus Semanggi I dan II secara Non-Yudisial

Amnesty International Khawatir Jaksa Agung Giring Penuntasan Kasus Semanggi I dan II secara Non-Yudisial

Nasional
Semua Pengikut Keraton Agung Sejagat di Klaten Miliki Seragam dan KTA

Semua Pengikut Keraton Agung Sejagat di Klaten Miliki Seragam dan KTA

Nasional
Anggap Tragedi Semanggi Bukan Pelanggaran HAM, Jaksa Agung Dinilai Lari dari Tanggung Jawab

Anggap Tragedi Semanggi Bukan Pelanggaran HAM, Jaksa Agung Dinilai Lari dari Tanggung Jawab

Nasional
Tak Mampu Selesaikan Tragedi Semanggi, Jaksa Agung Dianggap Cari Jalan Tengah

Tak Mampu Selesaikan Tragedi Semanggi, Jaksa Agung Dianggap Cari Jalan Tengah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X