Kapolri Idham Azis Minta Brimob Hindari Pelanggaran

Kompas.com - 14/11/2019, 11:41 WIB
Kapolri Komisaris Jenderal Idham Azis memimpin upacara peringatan HUT Korps Brimob ke-74 di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Kamis (14/11/2019). KOMPAS.com/ACHMAD NASRUDIN YAHYAKapolri Komisaris Jenderal Idham Azis memimpin upacara peringatan HUT Korps Brimob ke-74 di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Kamis (14/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia ( Kapolri) Komisaris Jenderal Idham Azis meminta personel Korps Brigadir Mobil ( Brimob) menjaga kehormatan intitusi Polri dengan menghindari berbagai pelanggaran.

Idham Azis menilai, pelanggaran yang dilakulan setiap personel Brimob dapat berimbas menurunnya kepercayaan masyarakat.

"Jaga kehormatan pribadi, kesatuan, dan institusi Polri dengan menghindarkan diri dari berbagai pelanggaran yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi polri," ujar Idham dalam sambutannya pada perayaan HUT ke-74 Brimob di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Kamis (14/11/2019).

Idham mengungkapkan, Brimob lahir dan tumbuh berkembang tak terlepas dari sejarah panjang Polri maupun bangsa Indonesia.

Ini terjadi baik sejak pra kemerdekaan maupun pasca-reformasi.

Baca juga: Puan kepada Brimob: Jangan Kompromi dengan Teroris

Menurut dia, Brimob juga senantiasa menjadi pasukan yang paling loyal dan dapat diandalkan oleh Polri dalam menghadapi ancaman gangguan dalam negeri yang berintensitas tinggi.

Melalui berbagai penugasan, kata dia, Brimob telah menunjukan eksistensinya.

Hal itu terlihat dari keberhasilan dalam penganan Pilpres dan Pileg Serentak 2019, penanggulangan aksi-aksi terorisme, dan pengamanan Operasi Ketupat.

Kemudian juga aksi unjuk rasa di depan Bawaslu pada Mei 2019, unjuk rasa isu Papua, hingga unjuk rasa penolakan berbagai undang-undang dengan jumlah massa yang sangat besar.

"Di tengah kesibukan menghadapi tantangan dan dinamika tugas, kiprah dan prestasi setiap personel Brimob telah menjadi bagian dari catatan sejarah institusi dan bangsa negara," kata Idham.

Ia berharap, Brimob dapat semakin profesional, unggul, dan senantiasa menjadi kebanggan masyarakat bangsa dan negara.

"Dengan semboyan jiwa ragaku demi kemanusian, Brimob polri telah berhasil menunjukan pengabdian yang tulus sebagai bagian Bhayangkara sejati dalam menjaga dan keutuhan NKRI," ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawaslu: Tak Laporkan Dana Kampanye, Bisa Didiskualifikasi

Bawaslu: Tak Laporkan Dana Kampanye, Bisa Didiskualifikasi

Nasional
UPDATE 24 November: Ada 64.878 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 24 November: Ada 64.878 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: Tambah 109, Total Pasien Meninggal akibat Covid-19 Kini 16.111 Orang

UPDATE: Tambah 109, Total Pasien Meninggal akibat Covid-19 Kini 16.111 Orang

Nasional
Di Sidang MK, KSPI dan KSPSI Merasa Mengalami Kerugian Konstitusional Akibat Penerapan UU Cipta Kerja

Di Sidang MK, KSPI dan KSPSI Merasa Mengalami Kerugian Konstitusional Akibat Penerapan UU Cipta Kerja

Nasional
UPDATE: Bertambah 4.192, Kini Ada 506.302 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Bertambah 4.192, Kini Ada 506.302 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
KPK Usul Keluarga Anggota DPRD Dilarang Mencalonkan Diri di Daerah yang Sama

KPK Usul Keluarga Anggota DPRD Dilarang Mencalonkan Diri di Daerah yang Sama

Nasional
Anies Baca Buku How Democracies Die, Firli Bahuri: 2002, Saya Baca Why Nations Fail

Anies Baca Buku How Democracies Die, Firli Bahuri: 2002, Saya Baca Why Nations Fail

Nasional
UPDATE 24 November: 3.365 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

UPDATE 24 November: 3.365 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Nasional
Pusat Minta Pemda Jalankan Program Pencegahan Stunting Sesuai Rencana

Pusat Minta Pemda Jalankan Program Pencegahan Stunting Sesuai Rencana

Nasional
Muncikari Pasang Foto Artis VS di Status WhatsApp untuk Cari Pelanggan

Muncikari Pasang Foto Artis VS di Status WhatsApp untuk Cari Pelanggan

Nasional
Kepala Daerah Diharap Berkomitmen Kuat Cegah Stunting Jadi Prioritas Pembangunan

Kepala Daerah Diharap Berkomitmen Kuat Cegah Stunting Jadi Prioritas Pembangunan

Nasional
KPU: Kita Ingin Buktikan, TPS Aman Covid-19 jika Protokol Kesehatan Diterapkan

KPU: Kita Ingin Buktikan, TPS Aman Covid-19 jika Protokol Kesehatan Diterapkan

Nasional
Pemerintah Pusat dan Daerah Diminta Bijak soal Pembukaan Sekolah saat Pandemi

Pemerintah Pusat dan Daerah Diminta Bijak soal Pembukaan Sekolah saat Pandemi

Nasional
KPK Serahkan Aset Rampasan kepada Kejagung, KASN, dan BIG

KPK Serahkan Aset Rampasan kepada Kejagung, KASN, dan BIG

Nasional
Agenda Tak Jelas, Walhi dan AMAN Tolak Hadiri Undangan Istana

Agenda Tak Jelas, Walhi dan AMAN Tolak Hadiri Undangan Istana

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X