Kapolri Panggil Kapolda dan Kapolsek Se-Indonesia, Bahas Dua Topik Ini

Kompas.com - 14/11/2019, 10:25 WIB
Mantan Kapolri Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian dan Kapolri baru, Jenderal Pol Idham Azis, menghadiri upacara penyerahan panji-panji Polri di lapangan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (6/11/2019). KOMPAS.com/Devina HalimMantan Kapolri Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian dan Kapolri baru, Jenderal Pol Idham Azis, menghadiri upacara penyerahan panji-panji Polri di lapangan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (6/11/2019).

DEPOK, KOMPAS.com - Kepala Polri Jenderal Idham Azis akan menggelar pertemuan dengan semua kapolda hingga kapolsek di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Kamis (14/11/2019).

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Asep Adi Saputra mengatakan, pertemuan itu dalam rangka apel kepala satuan wilayah (kasatwil).

"Apel kasatwil nanti fokusnya untuk pengamanan Pilkada 2020 dan antisipasi terorisme," ujar Asep di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Kamis.

Baca juga: Komisioner KPU Temui Jokowi, Lapor soal Pemilu 2019 hingga Pilkada 2020

Apel tersebut akan berlangsung setelah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Korps Brigade Mobil (Brimob).

Apel Kasatwil tidak akan digelar di halaman, tetapi di dalam ruangan tertutup.

"Tempatnya tetap di sini (Mako Brimob), tapi di dalam ruangan di belakang (langsung) lanjut," ujar dia.

Untuk diketahui, pemungutan suara pilkada rencananya digelar pada 23 September 2020 di 270 wilayah di Indonesia. Ke-270 wilayah ini meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Adapun untuk kasus terorisme, Rabu (13/11/2019), insiden bom bunuh diri terjadi di Markas Polrestabes Medan.

Seorang pria mengenakan jaket berlogo ojek online meledakkan bom bunuh diri di halaman Mapolrestabes Medan, Rabu pagi. Pelaku meninggal dunia di tempat dengan kondisi mengenaskan.

Baca juga: Cegah Terorisme, Maruf Amin: Tak Boleh Suudzon, Tapi Perlu Kecurigaan

Peristiwa itu juga menyebabkan enam orang menjadi korban luka ringan. Empat orang merupakan personel Polri, satu orang pekerja PHL, sedangkan seorang lainnya masyarakat biasa.

Berdasarkan hasil olah TKP, tim berhasil mengidentifikasi identitas pelaku. Pria berjaket ojek online yang meledakkan diri berinisial RMN, usia 24 tahun.

RMN yang berstatus pelajar/mahasiswa itu lahir di Kota Medan, 11 Agustus 1995. Berdasarkan data catatan kependudukan, RMN tinggal di bilangan Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X