Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Menko Polhukam: Tak Sulit Ungkap Jaringan Teroris

Kompas.com - 13/11/2019, 15:13 WIB
Menkopolhukam Mahfud MD saat saat menghadiri kegiatan Bincang Seru Mahfud di Graha Sanusi, Universitas Padjajaran (Unpad) Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Rabu (30/10/2019). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIMenkopolhukam Mahfud MD saat saat menghadiri kegiatan Bincang Seru Mahfud di Graha Sanusi, Universitas Padjajaran (Unpad) Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Rabu (30/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan ) Menko Polhukam) Mahfud MD menyebutkan, tidak sulit mengungkap jaringan teroris.

Hal itu dikatakan Mahfud menanggapi aksi teror bom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019).

"Kami menindak seperti itu kan langsung mencari jaringannya. Itu pintu masuk untuk membuka jaringan dan itu selalu tidak sulit untuk melakukannya," kata Mahfud di Kantor Kemenkopolhukam, Rabu.

Namun yang pasti, kata dia, terlibat jaringan apakah para pelaku itu akan diumumkan secara resmi oleh pihak kepolisian.

Baca juga: Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Polda Jatim Larang Ojek Online Masuk

Mahfud juga membantah bahwa adanya aksi bom bunuh diri ini juga kebobolan.

Menurut dia, aksi terorisme memang kerap kali terjadi tanpa diduga ataupun diketahui.

"Enggak (kebobolan) juga, memang selalu terjadi begitu. Masa setiap terjadi (aksi terorisme) kebobolan. Memang kegiatan terorisme begitu. Main hit and run, lari sembunyi, lari sembunyi," kata dia.

Baca juga: Polri: Pelaku Bom Bunuh Diri Melilitkan Bom di Pinggang

Mahfud mengakui bahwa saat ini kualitas dan subjek para teroris bertambah.

Jika dulu orang tua atau orang dewasa, kata dia, maka saat ini sudah lebih meluas lagi hingga ke suami-istri dan perempuan.

Ia mencontohkan kasus terorisme di Sidoarjo beberapa waktu lalu, yang bahkan mengajak anaknya untuk meledakan diri dengan aksi tak terpuji itu.

Baca juga: Bom Bunuh Diri di Mapolresta Medan, Gubernur Minta Warga Sumut Tetap Tenang

Termasuk juga, kata dia, pelaku penusukan mantan Menko Polhukam Wiranto beberapa waktu lalu yang merupakan pasangan suami-istri.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X