Mendagri Minta Kepala Daerah Serap Visi Presiden dalam Bangun Daerah

Kompas.com - 13/11/2019, 11:44 WIB
Mendagri Tito Karnavian saat menggelar pertemuan dengan KPK bicarakan penjagaan anggaran. Dok. KemendagriMendagri Tito Karnavian saat menggelar pertemuan dengan KPK bicarakan penjagaan anggaran.
|
Editor Bayu Galih

BOGOR, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah menyerap visi dan misi Presiden Joko Widodo dalam membangun daerah masing-masing.

Hal itu disampaikan Tito saat dalam pidatonya di Rakornas Indonesia Maju antara pemerintah pusat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/1/2019).

"Daerah juga harus akomodasi rencana besar dari pemerintah pusat. Untuk itu dalam program kerja dan anggaran yang saat ini berlangsung di daerah, ada yang sudah diketok atau masih dibahas tentu diharapkan bisa mengakomodir visi misi presiden ini," ujar Tito.

Ia menambahkan saat ini Indonesia menganut sistem otonomi daerah. Dengan demikian daerah memiliki kewenangan sendiri untuk menyusun program pembangunannya.

Baca juga: Banyak Parkir Dikelola Ormas, Mendagri Minta Kepala Daerah Lakukan Penertiban

Namun, Tito mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara kesatuan. Sehingga, semestinya seluruh kepala daerah menyerap visi dan misi Presiden dalam membangun daerah masing-masing ke dalm program kerjanya.

Menurut Tito, visi dan misi Presiden bisa tercapai hingga ke daerah dengan adanya sinkronisasi antara program kerja pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.

Ia menambahkan, pada pidato perdana Presiden usai pelantikan, ada beberapa visi penting yang harus tercapai yakni memajukan kualitas sumber daya manusia, menuntaskan pembangunan infrastruktur, mempermudah regulasi dan mereformasi birokrasi untuk mempermudah masuknya investasi.

"Sehingga semuanya sinkronisasi terjalin untuk lima tahun ke depan untuk Indonesia maju," kata mantan Kapolri itu.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X