Rapat di Komisi I, Menlu Retno Ditanya soal Pencekalan Rizieq Shihab

Kompas.com - 12/11/2019, 12:14 WIB
Kompas TV Pimpinan FPI Rizieq Syihab mengklaim dirinya dicekal oleh pemerintah sehingga tidak bisa pulang ke Indonesia. Rizieq mengungkapkan alasannya tidak bisa pulang ke Indonesia dengan menunjukkan surat pencekalan dari pihak Pemerintah Indonesia yang ditujukan kepada Pemerintah Arab Saudi. Ia menuding pencekalan dirinya itu tak berkaitan dengan kasus pidana apa pun. Ia pun menunjukan bukti surat 2 lembar yang disebutnya sebagai surat pencekalan. Menurutnya Pemerintah Arab Saudi bakal mencabut pencekalannya jika sudah ada perjanjian resmi Pemerintah Indonesia untuk tidak mengganggunya. Menko Polhukam Mahfud MD memastikan pemerintah belum pernah mengeluarkan surat cegah atau tangkal terhadap pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab. Hal ini disampaikan Mahfud MD menanggapi pernyataan Rizieq Shihab di media sosial yang menyebut ada surat tangkal atau penolakan rizieq kembali ke indonesia yang ditujukan Pemerintah Arab Saudi. Mahfud MD juga meminta Rizieq Shihab untuk mengirimkan salinan surat cekal sebagaimana isi pernyataannya. Sejauh ini Ditjen Imigrasi Kemenhumham belum menerima surat permintaan tangkal terhadap Rizieq Shihab. #RizieqShihab #Pencekalan #PemerintahIndonesia

Baca juga: Saat Rizieq Shihab Memegang Dua Lembar yang Diklaim Surat Cekal...

Diberitakan, Rizieq menyatakan bahwa ia tidak dapat pulang dari Arab Saudi ke Indonesia lantaran ditangkal oleh pemerintah untuk masuk ke Tanah Air.

Hal itu disampaikan Rizieq melalui video yang tersebar di YouTube.

Melalui video itu, Rizieq menyatakan, Pemerintah Indonesia mengirimkan "surat pencekalan" kepada Pemerintah Arab Saudi agar dirinya tak diperbolehkan pulang karena alasan keamanan.

Belakangan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mohammad Mahfud MD memastikan bahwa pemerintah tidak mengeluarkan surat cegah atau tangkal kepada Rizieq Shihab.

"Sampai saat ini, enggak ada (surat yang ditunjukkan Rizieq). Saya sudah berkantor di sini sudah tiga minggu, enggak ada," ujar Mahfud di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Baca juga: Soal Rizieq Shihab, Imigrasi Belum Terima Permintaan Tangkal

Mahfud pun meminta Rizieq mengirimkan salinan surat yang dinyatakan sebagai surat pencekalan itu.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu ingin memeriksa langsung keaslian surat yang dinyatakan Rizieq sebagai surat cegah atau tangkal resmi dari Pemerintah Indonesia.

"Saya tidak tahu itu suratnya, suruh kirim ke sayalah. Kok hanya di TV begitu," kata Mahfud.

"Saya ingin tahu itu surat benar? Apa surat resmi atau berita koran atau apa, kan begitu? Cuma dibeginikan (diperlihatkan) di medsos. Coba suruh kirim copy-nya ke saya, saya ingin tahu," tutur Mahfud MD. 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X