Saat Prabowo Resmikan Patung Jenderal Sudirman yang Diprakarsai Hendropriyono...

Kompas.com - 11/11/2019, 06:26 WIB
Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOMenteri Pertahanan, Prabowo Subianto sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri.
Editor Bayu Galih

KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meresmikan patung Panglima Besar Jenderal Sudirman yang berada di Jalan Ring Road Barat, Kecamatan Gamping, Sleman, Yogyakarta pada Minggu (10/11/2019) malam.

Dilansir dari Antara, pembangunan patung Jenderal Sudirman itu atas prakarsa mantan Kepala Badan Intelijen Negara, AM Hendropriyono.

Peresmian ini dilakukan bertepatan dengan Hari Pahlawan. Dengan demikian, Prabowo pun berharap keteladanan Jenderal Sudirman dapat dijadikan contoh oleh anak bangsa.

"Kita merdeka karena pengorbanan pahlawan kita, dan terutama contoh teladan yang diberikan Panglima Besar Sudirman sangat luar baisa," kata Prabowo, saat memberikan sambutan.

Jenderal Sudirman dikenal sebagai pahlawan yang tetap memimpin perang gerilya pasca-kemerdekaan, meskipun dalam keadaan sakit dan harus ditandu.

Baca juga: Panglima TNI Khawatir Pemuda Lebih Kenal K-Pop Dibanding Jenderal Sudirman

Prabowo pun sulit membayangkan jika pada masa perjuangan kemerdekaan itu Sudirman sebagai Panglima TNI pertama RI menyerah kepada penjajah.

"Bayangkan foto-foto, lukisan dalam sejarah bangsa lain adanya Panglima TNI menyerah kepada Belanda atau kepada Inggris," kata Prabowo.

"Karena itu, teladan Panglima Sudirman serta para pahlawan lainnya sebagai generasi pembebas sangat berarti bagi generasi penerusnya," ucap mantan Komandan Jenderal Kopassus TNI AD ini.

Prabowo dalam kesempatan tersebut juga memberikan pujian kepada AM Hendropriyono.

"Saya menilai luar biasa inisiatif dari senior saya Jenderal (Purn) TNI Hendropriyono," kata Prabowo.

Baca juga: Baru Dilantik, Panglima TNI Ziarah ke Makam Jenderal Sudirman

Dua kemudian menjelaskan, kawasan Banyuraden di Gamping, Sleman ini dipilih karena dianggap sebagai lokasi paling ideal bagi intelijen Indonesia untuk mengintai pergerakan Belanda yang ketika itu menduduki Yogyakarta.

"Dari sinilah apa yang dilakukan oleh Belanda selama menduduki Yogyakarta bisa terpantau dengan baik," ujarnya.

Dalam peresmian itu juga tampak hadir Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, serta mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafi'i Maarif.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hampir Seminggu Sejak Peristiwa Bom Bunuh Diri di Medan, Ini Fakta Barunya Menurut Polisi

Hampir Seminggu Sejak Peristiwa Bom Bunuh Diri di Medan, Ini Fakta Barunya Menurut Polisi

Nasional
Kemendagri Ajukan Anggaran Rp 15 M untuk Mesin Anjungan Data Mandiri

Kemendagri Ajukan Anggaran Rp 15 M untuk Mesin Anjungan Data Mandiri

Nasional
BPIP Minta Pancasila Diajarkan Secara Lebih Merakyat

BPIP Minta Pancasila Diajarkan Secara Lebih Merakyat

Nasional
Revisi UU Sisdiknas Masuk Prolegnas, Ahmad Basarah: Untuk Akomodasi Pancasila Diajarkan di Sekolah

Revisi UU Sisdiknas Masuk Prolegnas, Ahmad Basarah: Untuk Akomodasi Pancasila Diajarkan di Sekolah

Nasional
Sepanjang 2019, Polisi Tangkap 19 Penyuplai Bahan Peledak untuk 'Destructive Fishing'

Sepanjang 2019, Polisi Tangkap 19 Penyuplai Bahan Peledak untuk "Destructive Fishing"

Nasional
Investigasi Lebih Lanjut, Polri Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Tak Beraksi Sendiri

Investigasi Lebih Lanjut, Polri Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Tak Beraksi Sendiri

Nasional
MPR Setuju Pendidikan Pancasila Jadi Pelajaran Wajib di PAUD hingga Perguruan Tinggi

MPR Setuju Pendidikan Pancasila Jadi Pelajaran Wajib di PAUD hingga Perguruan Tinggi

Nasional
Pemerintah Tak Jamin Indonesia Bebas dari Kelompok Intoleran, tapi...

Pemerintah Tak Jamin Indonesia Bebas dari Kelompok Intoleran, tapi...

Nasional
[POPULER NASIONAL] Petinggi TNI Dikumpulkan Jokowi | Tetangga Novel Laporkan Politikus PDI-P

[POPULER NASIONAL] Petinggi TNI Dikumpulkan Jokowi | Tetangga Novel Laporkan Politikus PDI-P

Nasional
Kejaksaan Agung Telaah Laporan soal Jiwasraya untuk Temukan Dugaan Tindak Pidana

Kejaksaan Agung Telaah Laporan soal Jiwasraya untuk Temukan Dugaan Tindak Pidana

Nasional
Menpan RB Siapkan Jabatan Baru untuk Anggota TNI-Polri yang Nganggur

Menpan RB Siapkan Jabatan Baru untuk Anggota TNI-Polri yang Nganggur

Nasional
Heboh Desa Fiktif, Bantahan Kemendagri, hingga Desa Cacat Hukum...

Heboh Desa Fiktif, Bantahan Kemendagri, hingga Desa Cacat Hukum...

Nasional
KPK Minta Polisi Serius Tangani Laporan Tetangga Novel terhadap Dewi Tanjung

KPK Minta Polisi Serius Tangani Laporan Tetangga Novel terhadap Dewi Tanjung

Nasional
Susun UU Pemindahan Ibu Kota, Pemerintah Gunakan Skema Omnibus Law

Susun UU Pemindahan Ibu Kota, Pemerintah Gunakan Skema Omnibus Law

Nasional
Eks Bupati Kepulauan Talaud Dituntut 7 Tahun Penjara

Eks Bupati Kepulauan Talaud Dituntut 7 Tahun Penjara

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X