Kompas.com - 10/11/2019, 11:37 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Wakil Presiden Maruf Amin (kedua kanan) dan Menteri Sosial Juliari Batubara (kiri) berjalan bersama saat akan melakukan tabur bunga usai Upacara Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta, Minggu (10/11/2019). Upacara tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa pahlawan dan mengenang pertempuran 10 November di Surabaya. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAPresiden Joko Widodo (tengah) bersama Wakil Presiden Maruf Amin (kedua kanan) dan Menteri Sosial Juliari Batubara (kiri) berjalan bersama saat akan melakukan tabur bunga usai Upacara Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta, Minggu (10/11/2019). Upacara tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa pahlawan dan mengenang pertempuran 10 November di Surabaya. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta masyarakat meneruskan perjuangan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Permintaan itu disampaikan Jokowi usai memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (10/11/2019).

Jokowi ingin masyarakat melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata seperti ikut serta memberantas kemiskinan dan kesenjangan sosial.

Baca juga: Hari Pahlawan, Mengenal Rasuna Said Sang Singa Betina dan Martha Christina Tiahahu Berperang di Usia 17 Tahun

"Bangsa besar adalah bangsa yang mau menghargai, menghormati jasa-jasa pahlawannya. Kita ingat bahwa pahlawan telah berjuang dan merebut kemerdekaan," ujar Jokowi.

"Dan kewajiban kita bersama sebagai penerus untuk terus mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan terutama perjuangan dalam memberantas kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, kesenjangan, dan lain-lain," lanjut dia.

Presiden Joko Widodo memimpin upacara ziarah nasional dalam rangka peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Upacara dimulai sekitar pukul 08.10 WIB, ditandai dengan masuknya Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin ke lokasi upacara.

Upacara peringatan Hari Pahlawan juga dihadiri para menteri Kabinet Indonesia Maju dan para pimpinan lembaga tinggi negara.

Beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju yang tampak hadir yakni Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menko Polhukam Mahfud MD, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri ATR Sofyan Djalil, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sosial Juliari Batubara, Menteri Agama Fachrulrazi, dan Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono.

Baca juga: Peringatan Hari Pahlawan, Anies Baswedan Singgung Ketimpangan di Jakarta

Sedangkan pimpinan lembaga tinggi negara yang hadir di antaranya Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis, Ketua MPR Bambang Soesatyo, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Dalam upacara tersebut, Presiden selaku inspektur upacara juga meletakkan karangan bunga sebagai tanda penghormatan kepada arwah pahlawan. Ia bersama Ma'ruf juga menaburkan bunga di sejumlah makam pahlawan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas Covid-19: Kepatuhan Jaga Jarak di Jakarta Masih Rendah

Satgas Covid-19: Kepatuhan Jaga Jarak di Jakarta Masih Rendah

Nasional
Kekerasan TNI terhadap Warga di Merauke, Stafsus Presiden Minta Maaf

Kekerasan TNI terhadap Warga di Merauke, Stafsus Presiden Minta Maaf

Nasional
Satgas: Kasus Covid-19 di Jawa-Bali Menurun, Kecuali di Jateng, DIY, dan Bali

Satgas: Kasus Covid-19 di Jawa-Bali Menurun, Kecuali di Jateng, DIY, dan Bali

Nasional
 Proses Hukum Dua Oknum TNI AU Pelaku Kekerasan di Papua Diminta Transparan

Proses Hukum Dua Oknum TNI AU Pelaku Kekerasan di Papua Diminta Transparan

Nasional
Anggota DPR dari PPP Tak Akan Ambil Fasilitas Isolasi Mandiri di Hotel

Anggota DPR dari PPP Tak Akan Ambil Fasilitas Isolasi Mandiri di Hotel

Nasional
Kemenkes: 3 Pasien yang Terinfeksi Corona Varian Delta Plus Sudah Sembuh

Kemenkes: 3 Pasien yang Terinfeksi Corona Varian Delta Plus Sudah Sembuh

Nasional
Komnas HAM Papua Bakal Kawal Tuntas Kasus Kekerasan 2 Prajurit TNI AU di Merauke

Komnas HAM Papua Bakal Kawal Tuntas Kasus Kekerasan 2 Prajurit TNI AU di Merauke

Nasional
Kemenkes: Ada 3 Kasus Covid-19 akibat Varian Delta Plus

Kemenkes: Ada 3 Kasus Covid-19 akibat Varian Delta Plus

Nasional
Vaksinasi Covid-19 Disebut Membantu Perbaiki Kondisi Pandemi Saat ini

Vaksinasi Covid-19 Disebut Membantu Perbaiki Kondisi Pandemi Saat ini

Nasional
Kemenkes: Ada Tren Penurunan Mobilitas Hampir di Semua Wilayah Sejak PPKM Darurat

Kemenkes: Ada Tren Penurunan Mobilitas Hampir di Semua Wilayah Sejak PPKM Darurat

Nasional
Bantuan Sembako di Pekalongan Tak Sesuai, Risma: KPM Harusnya Dapat Rp 200.000

Bantuan Sembako di Pekalongan Tak Sesuai, Risma: KPM Harusnya Dapat Rp 200.000

Nasional
Kemenkes Sebut Vaksinasi Covid-19 Dua Dosis Bisa Lindungi Pasien dari Risiko Kematian hingga 73 Persen

Kemenkes Sebut Vaksinasi Covid-19 Dua Dosis Bisa Lindungi Pasien dari Risiko Kematian hingga 73 Persen

Nasional
Kemenkes Sebut Pasien Covid-19 yang Sudah Divaksin Sekali 90 Persen Sembuh, Dosis Lengkap 100 Persen

Kemenkes Sebut Pasien Covid-19 yang Sudah Divaksin Sekali 90 Persen Sembuh, Dosis Lengkap 100 Persen

Nasional
Anggota DPR Bakal Dapat Fasilitas Isoman di Hotel, Fraksi PKS: Tak Perlu, Cukup Fungsikan Fasilitas yang Dimiliki

Anggota DPR Bakal Dapat Fasilitas Isoman di Hotel, Fraksi PKS: Tak Perlu, Cukup Fungsikan Fasilitas yang Dimiliki

Nasional
KJRI Jeddah Imbau Umat Muslim Indonesia Tunda Rencana Umrah

KJRI Jeddah Imbau Umat Muslim Indonesia Tunda Rencana Umrah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X