Jelang Musim Hujan, Pemkot Bekasi Terus Keruk Drainase

Kompas.com - 09/11/2019, 15:58 WIB
Banjir setinggi 1 meter hingga 2,5 meter menggenangi Kompleks Dosen IKIP, Jatikramat, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (21/2). Banjir tersebut disebabkan meluapnya Kali Cakung. KOMPAS/HENDRA A SETYAWANBanjir setinggi 1 meter hingga 2,5 meter menggenangi Kompleks Dosen IKIP, Jatikramat, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (21/2). Banjir tersebut disebabkan meluapnya Kali Cakung.

BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bekasi bersiap mengantisipasi banjir pada musim penghujan nanti.

Kepala Bidang Sumber Daya Air pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi, Yudianto menyatakan, pengerukan drainase jadi salah satu pekerjaan utama yang kini terus digalakkan.

"Ada beberapa kegiatan yang sudah dan terus dilakukan. Pertama, kegiatan normalisasi. Kedua, perbaikan sistem drainase. Lalu perbaikan turap-turap kali yang longsor," ujar Yudianto melalui telepon, Jumat (9/11/2019).

Baca juga: Pemkot Jakpus: Sudah Siap, Tidak Akan Banjir


Yudianto mengklaim, pekerjaan ini sebetulnya reguler dilakukan, tetapi digencarkan akhir-akhir ini di titik-titik berpotensi banjir.

Di Rawalumbu, misalnya, dua alat berat kini tengah dikerahkan guna memperdalam aliran kali yang langganan luber tiap hujan deras.

"Alat berat kita lagi di Jembatan 7 sampai Jembatan 9 Rawalumbu. Minggu kemarin di Kalibaru. Terus, mobile ke Bintara, Wisma Asri, Teluk Pucung," kata dia, Jumat (8/11/2019).

"Percepatan itu sudah kami lakukan, tidak hanya menghadapi musim hujan saja, kita selalu melakukan pembersihan dan pengerukan sedimen-sedimen yang ada. Bahkan kami dibantu pemadam kebakaran untuk menyelam dan membongkar hambatan di saluran air," Yudianto menjelaskan.

Baca juga: Jelang Musim Hujan, Titik Banjir di Bekasi Diklaim Berkurang

Ia juga menyampaikan bahwa titik banjir di Kota Bekasi menurun jelang musim penghujan tahun ini dari 49 jadi 36 titik. Beberapa titik banjir pun diklaim tak akan setinggi tahun lalu genangannya.

"Misalnya ada satu perumahan luasnya satu hektar, hampir 1.000-2.000 meter persegi banjir sudah mulai hilang, cuma masih ada. Atau ketinggian air, kalau tadinya ketinggian air 100 cm sekarang sudah mulai berkurang menjadi 30 cm," tutut Yudianto.

Ia memprediksi, jika turun hujan deras, beberapa perumahan hanya akan mengalami genangan lebih kurang 1 jam, bukan banjir, selama air tertunda masuk ke saluran drainase yang kini disebut lebih lancar mengalirkan air.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sanimas IsDB, Program Lingkungan Bersih, Sehat, dan Ramah Wisatawan

Sanimas IsDB, Program Lingkungan Bersih, Sehat, dan Ramah Wisatawan

Nasional
Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Dapat Tingkatkan Citra Polri

Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Dapat Tingkatkan Citra Polri

Nasional
Kasus Novel Baswedan Tak Kunjung Terungkap, Ini Saran untuk Kabareskrim Baru

Kasus Novel Baswedan Tak Kunjung Terungkap, Ini Saran untuk Kabareskrim Baru

Nasional
ICW Dorong Penyelidikan Lanjutan terhadap Eks Dirut Garuda Indonesia

ICW Dorong Penyelidikan Lanjutan terhadap Eks Dirut Garuda Indonesia

Nasional
Waketum Bicara Tantangan PAN Lepas dari Ketergantungan pada Satu Tokoh

Waketum Bicara Tantangan PAN Lepas dari Ketergantungan pada Satu Tokoh

Nasional
Kasus Novel Baswedan Tak Kunjung Terungkap, ICW Duga Jokowi Beri Tenggat Lagi

Kasus Novel Baswedan Tak Kunjung Terungkap, ICW Duga Jokowi Beri Tenggat Lagi

Nasional
Setara: Listyo Harus Sadar Penunjukannya sebagai Upaya Penyelesaian Kasus Novel

Setara: Listyo Harus Sadar Penunjukannya sebagai Upaya Penyelesaian Kasus Novel

Nasional
[POPULER DI KOMPASIANA] Wacana Masa Jabatan Presiden 3 Periode | Kampanye Senang Membaca | Kala Puber Kedua Meghampiri

[POPULER DI KOMPASIANA] Wacana Masa Jabatan Presiden 3 Periode | Kampanye Senang Membaca | Kala Puber Kedua Meghampiri

Nasional
Jokowi Senang Projo Semangatnya Belum Turun

Jokowi Senang Projo Semangatnya Belum Turun

Nasional
Ketum Projo Ungkap Sempat Minta Jabatan Wamenhan ke Jokowi

Ketum Projo Ungkap Sempat Minta Jabatan Wamenhan ke Jokowi

Nasional
Projo: Jokowi Lima Periode Kami Juga Mau

Projo: Jokowi Lima Periode Kami Juga Mau

Nasional
Rakernas V PAN Diwarnai Ricuh, Ini Penyebabnya

Rakernas V PAN Diwarnai Ricuh, Ini Penyebabnya

Nasional
Politisi Hanura: Kok Jubir Hanya Tersenyum Rocky Gerung Lecehkan Presiden

Politisi Hanura: Kok Jubir Hanya Tersenyum Rocky Gerung Lecehkan Presiden

Nasional
Rakernas V PAN Ditutup, 9 Daerah Ini jadi Calon Tuan Rumah Kongres

Rakernas V PAN Ditutup, 9 Daerah Ini jadi Calon Tuan Rumah Kongres

Nasional
Zulkifli Hasan Minta Kader PAN Tak Gontok-gontokan di Kongres Pemilihan Ketua Umum

Zulkifli Hasan Minta Kader PAN Tak Gontok-gontokan di Kongres Pemilihan Ketua Umum

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X