Rotasi Pertama Idham Azis: Dari Firli, Condro Kirono, Ike Edwin, hingga Nico Afinta

Kompas.com - 08/11/2019, 19:44 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis dalam konferensi pers usai bertemu pimpinan KPK di Gedung Merah Putih KPK, Senin (4/11/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKapolri Jenderal Polisi Idham Azis dalam konferensi pers usai bertemu pimpinan KPK di Gedung Merah Putih KPK, Senin (4/11/2019).
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis merotasi sejumlah pejabat di institusi kepolisian. Ini merupakan rotasi pertama sejak Idham dilantik sebagai Kapolri.

Mutasi itu tertuang dalam surat telegram bernomor ST/3020/XI/KEP/2019 tertanggal 8 November 2019. Ada 170 anggota kepolisian yang dimutasi.

Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Eko Indra Heri mengatakan bahwa mutasi tersebut merupakan hal rutin yang dilakukan.

"Intinya ini merupakan mutasi rutin untuk menggantikan personel antara lain karena ada yang pensiun, mendapat tugas di luar struktur sehingga harus diganti," kata Eko ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (8/11/2019).

Baca juga: Idham Azis: Iya Saya Orang Tito Karnavian, Masa Orang Pangkostrad

Berdasarkan surat telegram itu, Kabaharkam Polri Komjen Condro Kirono dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Polri. 

Kemudian, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Firli Bahuri akan menduduki jabatan sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam).

Dengan begitu, Firli yang juga telah terpilih sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendapat kenaikan pangkat menjadi komjen.

Kapolda Kaltim Irjen Priyo Widyanto akan menduduki jabatan Firli. Kemudian, Koorsahli Kapolri Irjen Muktiono dimutasi menjadi Kapolda Kaltim.

Jabatan Koorsahli Kapolri yang kosong akan diisi oleh Irjen Refdi Andri. Refdi sebelumnya menjabat sebagai Kakorlantas Polri.

Kapolda Kepulauan Babel Brigjen (Pol) Istiono dipromosikan untuk menduduki jabatan Kakorlantas Polri.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Nico Afinta juga mengalami mutasi. Nico akan menjabat sebagai Sahlisospol Kapolri.

Nico akan menggantikan jenderal berbintang dua, Irjen Ike Edwin, yang dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sospolsahli Kapolri.

Koorspripim Polri Kombes Ferdy Sambo akan mendapat kenaikan pangkat dan menduduki jabatan sebagai Dirtipidum Bareskrim Polri.

Lalu, Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Fadil Imran dimutasi sebagai Sahlisosbud Kapolri.

Wadirtipiter Bareskrim Polri Kombes Mohamad Agung Budijono akan menggantikan posisi Fadil.

Baca juga: Cerita Idham Azis, Tak Gentar Hadapi Teroris, tetapi Gemetar Usai Diberitahu Jadi Kapolri

Selanjutnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo akan menduduki jabatan sebagai Karobinkar SSDM.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Argo Prabowo akan mendapat kenaikan pangkat dan menjabat sebagai Karopenmas.

Sementara itu, jabatan Argo sebagai Kabid Humas PMJ akan diduduki oleh Analis Kebijakan Madya Bidang Penmas Divisi Humas Polri, Kombes Pol Yusri Yunus.

Selain itu, di surat telegram lain yang bernomor ST/3019/XI/KEP./2019, Idham memutasi sebanyak 36 anggota kepolisiannya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Analisis dan Catatan BMKG soal Gempa Majene, Rentetan Sejarah, hingga Potensi Gempa Susulan

Analisis dan Catatan BMKG soal Gempa Majene, Rentetan Sejarah, hingga Potensi Gempa Susulan

Nasional
Jokowi: Saya Akan Terus Pantau Perkembangan Bencana di Tanah Air

Jokowi: Saya Akan Terus Pantau Perkembangan Bencana di Tanah Air

Nasional
UPDATE: Hingga Sabtu Dini Hari, 189 Orang Dirawat Akibat Gempa Mamuju, 637 Orang Luka Ringan di Majene

UPDATE: Hingga Sabtu Dini Hari, 189 Orang Dirawat Akibat Gempa Mamuju, 637 Orang Luka Ringan di Majene

Nasional
Saat Kedekatan Komjen Listyo dan Presiden Jokowi Disorot...

Saat Kedekatan Komjen Listyo dan Presiden Jokowi Disorot...

Nasional
UPDATE: Hingga Pukul 20.00 WIB, 42 Orang Meninggal Akibat Gempa Mamuju dan Majene

UPDATE: Hingga Pukul 20.00 WIB, 42 Orang Meninggal Akibat Gempa Mamuju dan Majene

Nasional
Polri Kirim Pesawat hingga Personel untuk Bantu Penanganan Gempa di Sulawesi Barat

Polri Kirim Pesawat hingga Personel untuk Bantu Penanganan Gempa di Sulawesi Barat

Nasional
Rizieq Shihab yang Pernah Positif Covid-19, Berawal dari Kasus RS Ummi

Rizieq Shihab yang Pernah Positif Covid-19, Berawal dari Kasus RS Ummi

Nasional
Jokowi: Saya Telah Perintahkan Vaksinasi Covid-19 Tuntas Sebelum Akhir 2021

Jokowi: Saya Telah Perintahkan Vaksinasi Covid-19 Tuntas Sebelum Akhir 2021

Nasional
Jokowi: Bulan ini Curah Hujan Ekstrem, Waspadai Banjir dan Tanah Longsor

Jokowi: Bulan ini Curah Hujan Ekstrem, Waspadai Banjir dan Tanah Longsor

Nasional
Azyumardi Azra: Pembubaran FPI dan HTI Tak Timbulkan Reaksi Keras dari Kelompok Muslim Lain

Azyumardi Azra: Pembubaran FPI dan HTI Tak Timbulkan Reaksi Keras dari Kelompok Muslim Lain

Nasional
Jokowi: Kita Harus Optimistis Awal 2021 Jadi Titik Balik Pandemi di RI

Jokowi: Kita Harus Optimistis Awal 2021 Jadi Titik Balik Pandemi di RI

Nasional
Besok, Kepala Basarnas dan Panglima TNI akan Tinjau Lokasi Bencana di Kalsel dan Mamuju

Besok, Kepala Basarnas dan Panglima TNI akan Tinjau Lokasi Bencana di Kalsel dan Mamuju

Nasional
Banjir Kalsel, Jokowi Perintahkan Kepala BNPB, Panglima TNI, dan Kapolri Kirim Bantuan Secepatnya

Banjir Kalsel, Jokowi Perintahkan Kepala BNPB, Panglima TNI, dan Kapolri Kirim Bantuan Secepatnya

Nasional
2 Petugas dan Seorang Napi Rutan Mamuju Luka akibat Gempa

2 Petugas dan Seorang Napi Rutan Mamuju Luka akibat Gempa

Nasional
Azyumardi Azra: Pembubaran HTI dan FPI Jadi Peristiwa Penting dalam Sejarah Gerakan Islam di Indonesia

Azyumardi Azra: Pembubaran HTI dan FPI Jadi Peristiwa Penting dalam Sejarah Gerakan Islam di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X