Sepekan Menunggu Kabar Kabareskrim Baru...

Kompas.com - 08/11/2019, 05:56 WIB
Kompas TV Juru Bicara Presiden menegaskan masih dalam tahap menerima masukan dan pertimbangan berbagai pihak untuk memilih Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi. Penegasan ini muncul setelah beredar hoaks Basuki Tjahaja Purnama atau BTP dan Antasari Azhar dipilih sebagai anggota dewan pengawas. Menurut Juru Bicara Presiden Fadjroel Rahman hingga kini belum ada satu pun nama yang dicetuskan menjadi kandidat Dewan Pengawas KPK yang dipilih langsung oleh Presiden Joko Widodo. Presiden telah mengundang pendapat langsung dari tokoh-tokoh masyarakat tetapi belum ada satu pun nama yang mengemuka untuk menjadi Dewan Pengawas KPK. Sebelumnya Kementerian Komunikasi dan Informatika juga menegaskan kabar yang menyebut BTP dan Antasari Azhar menjadi anggota Dewan Pengawas KPK adalah hoaks. Informasi ini sudah beredar sejak bulan lalu dan dipastikan bohong. #Ahok #DewanPengawasKPK #PresidenJokowi

Harus Berpengalaman

Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto menuturkan bahwa Bareskrim adalah ujung tombak penegakan hukum di kepolisian.

Maka dari itu, Bambang menilai, kandidatnya harus memiliki pengalaman yang cukup.

"Menjadi Kabareskrim tentunya memimpin satuan reserse di seluruh Indonesia yang sangat kompleks, bukan hanya Jawa saja. Makanya tour of duty itu perlu bagi calon pimpinan (Bareskrim) Polri," kata Bambang ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (7/11/2019).

Ia mengatakan bahwa kandidat Kabareskrim baru sudah pernah menjadi kapolda minimal dua kali. Setidaknya, salah satunya adalah pemimpin di Polda tipe A+.

Baca juga: Jadi Kapolda Metro Jaya, Ini Rekam Jejak Gatot Eddy Pramono

Selain itu, tentu saja kandidat harus memiliki pengalaman di bidang reserse.

Bambang pun mengingatkan agar pemilihan Kabareskrim juga mempertimbangkan tahun angkatan kandidat serta pengalamannya.

"Mengangkat junior yang masih belum melakukan tour of duty yang mumpuni, justru akan makin merusak kultur organisasi Polri yang baik," ucap dia.

 

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X