Jadi Ketua Umum PSSI, Iwan Bule Tetap Jabat Sestama Lemhanas

Kompas.com - 05/11/2019, 16:55 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Amali dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan bertemu di Kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (4/11/2019). KOMPAS.COM/NUGYASA LAKSAMANAMenteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Amali dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan bertemu di Kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (4/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisaris Jenderal Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule terpilih menjadi Ketua Umum PSSI periode 2019-2023 dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada Sabtu (2/11/2019).

Meski sudah menjabat sebagai Ketua Umum PSSI, Iwan Bule tetap akan menjabat sebagai Sekretaris Utama (Sestama) Lemhanas.

Gubernur Lemhanas RI Agus Widjojo membenarkan bahwa Iwan Bule rangkap jabatan dengan statusnya sebagai Ketua Umum PSSI dan Sestama Lemhanas.

Baca juga: Profil Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, Ketua Umum PSSI 2019-2023

Iwan Bule, kata dia, tak perlu mundur sebagai Sestama Lemhanas walaupun menjabat sebagai Ketua Umum PSSI.

"Enggak (harus mundur). Rangkap jabatan dan juga toh sebentar lagi kan beliau akan memasuki masa pensiun," kata Agus di Kantor Lemhanas RI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2019).

Sebelum mencalonkan diri sebagai ketua umum PSSI, kata dia, Iwan Bule telah melapor dan meminta izin kepada Agus.

Ia pun mengizinkan Iwan Bule untuk mengikuti pemilihan ketua umum PSSI karena hal tersebut merupakan hak Iwan. 

"Saya izinkan karena itu adala hak perseorangan beliau dan ternyata dalam KLB terpilih sebagai ketua umum PSSI," kata Agus.

Meskipun Iwan rangkap jabatan, Agus memastikan bahwa hal tersebut tak akan mengganggu kinerjanya di Sestama.

Sebab, Sestama merupakan jabatan yang sifatnya struktural, atau bukan penuh waktu.

Baca juga: Ketua Komisi X DPR: Kongres PSSI Harus Berjalan Fair dan Bersih

Adapun Iwan Bule meraup 82 suara dari total 85 pemilih dalam KLB Pemilihan Ketua Umum PSSI.

Sisanya, tiga pemilih abstain dan satu pemilih tidak mengikuti proses pemilihan, yaitu Persis Solo.

Ia mengalahkan dua pesaing lainnya, yaitu Arif Putra Wicaksono dan Rahim Soekasah.

Sementara itu, tujuh calon lainnya telah mengundurkan diri sebelum pemilihan dimulai.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diperiksa KPK, Eks Ketua AMPG Fahd El Fouz Mengaku Senang

Diperiksa KPK, Eks Ketua AMPG Fahd El Fouz Mengaku Senang

Nasional
Sempat Kecewa, Ahmad Sahroni Apresiasi Permintaan Maaf Yasonna soal Tanjung Priok

Sempat Kecewa, Ahmad Sahroni Apresiasi Permintaan Maaf Yasonna soal Tanjung Priok

Nasional
Diminta jadi Komisaris, Yenny Wahid Terpanggil Benahi Garuda Indonesia

Diminta jadi Komisaris, Yenny Wahid Terpanggil Benahi Garuda Indonesia

Nasional
Simpang Siur Keberadaan Harun Masiku, Yasonna Bisa Dikenakan Pasal 'Obstruction of Justice'

Simpang Siur Keberadaan Harun Masiku, Yasonna Bisa Dikenakan Pasal "Obstruction of Justice"

Nasional
Indonesia Peringkat Ke-35 dari 138 Negara yang Terdampak Terorisme

Indonesia Peringkat Ke-35 dari 138 Negara yang Terdampak Terorisme

Nasional
Curah Hujan Masih Tinggi, BNPB Minta Pejabat Daerah Kurangi Tidur

Curah Hujan Masih Tinggi, BNPB Minta Pejabat Daerah Kurangi Tidur

Nasional
Jokowi Minta Prabowo Susun Rencana Strategis Kesejahteraan Prajurit

Jokowi Minta Prabowo Susun Rencana Strategis Kesejahteraan Prajurit

Nasional
Sidang Emirsyah Satar, Saksi Sebut Penggunaan Pesawat CRJ1000 Tak Hasilkan Profit

Sidang Emirsyah Satar, Saksi Sebut Penggunaan Pesawat CRJ1000 Tak Hasilkan Profit

Nasional
Alasan Erick Thohir Pilih Yenny Wahid dan Triawan Munaf Jadi Komisaris Garuda Indonesia

Alasan Erick Thohir Pilih Yenny Wahid dan Triawan Munaf Jadi Komisaris Garuda Indonesia

Nasional
Indeks Demokrasi RI Peringkat Ke-64 Dunia, Pilpres Tak Langsung Jadi Ancaman

Indeks Demokrasi RI Peringkat Ke-64 Dunia, Pilpres Tak Langsung Jadi Ancaman

Nasional
Bela Yasonna soal Tanjung Priok, Ketua Komisi III: Ada Salah Persepsi

Bela Yasonna soal Tanjung Priok, Ketua Komisi III: Ada Salah Persepsi

Nasional
Ketua Komisi III DPR ke Yasonna: Lain Kali Hati-hati dengan Lidah

Ketua Komisi III DPR ke Yasonna: Lain Kali Hati-hati dengan Lidah

Nasional
Nilai Ada Kejanggalan Proyek Revitalisasi Monas, PSI Lapor ke KPK

Nilai Ada Kejanggalan Proyek Revitalisasi Monas, PSI Lapor ke KPK

Nasional
BNPT dan UNDP Gelar Pertemuan 100 Pakar Antiteror Bahas Pencegahan Ekstremisme

BNPT dan UNDP Gelar Pertemuan 100 Pakar Antiteror Bahas Pencegahan Ekstremisme

Nasional
Bangun Industri Pertahanan, Jokowi Tugaskan Prabowo Gunakan Teknologi

Bangun Industri Pertahanan, Jokowi Tugaskan Prabowo Gunakan Teknologi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X