Bertemu KPK, Mensos Terima Masukan soal Pengelolaan Data Warga Miskin

Kompas.com - 04/11/2019, 11:57 WIB
Menteri Sosial Juliari Batubara bersama Ketua KPK Agus Rahardjo usai pertemuan antara jajaran Kemensos dan pimpinan KPK di Gedung Merah Putih KPK, Senin (4/11/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DMenteri Sosial Juliari Batubara bersama Ketua KPK Agus Rahardjo usai pertemuan antara jajaran Kemensos dan pimpinan KPK di Gedung Merah Putih KPK, Senin (4/11/2019).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sosial Juliari Batubara bersama jajaran pejabat Kementerian Sosial bertemu dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih KPK, Senin (4/11/2019).

Juliari mengatakan, dalam pertemuan tersebut, Kemensos mendapat masukan untuk memperbaiki pengelolaan data warga miskin supaya program-program di bidang kesejahteraan sosial lebih tepat sasaran.

"Beberapa masukan dari KPK menyangkut program-program kami kemudian data-data yang lebih akurat yang tentunya sangat berpengaruh kepada kualitas program-program Pemerintah di bidang kesejahteraan sosial," kata Juliari usai pertemuan.

Baca juga: Jabat Mensos, Juliari Masih Tunggu Arahan Presiden Jokowi

Juliari mengatakan, Kemensos akan memperbaiki pengelolaan data supaya seluruh data yang ada dapat lebih terpadu.

Juliari menyebut, Kemensos juga membutuhkan data-data yang dimiliki kementerian lain seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Dalam Negeri.

"Ini salah satu bentuk kongkrit yang segera akan kita tindaklanjuti berkoordinasi dengan kementerian-kementerian tersebut," ujar Juliari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketua KPK Agus Rahardjo menyatakan, KPK berharap Pemerintah mempunyai data yang akurat terkait orang miskin agar subsidi dan bantuan yang diberikan tepat sasaran.

Baca juga: Menteri Juliari Sambangi KPK, Bahas Pemberantasan Korupsi di Kemensos

"Misalnya gas melon untuk orang miskin kan padahal kemudian gas melon itu ke mana-mana. Nah itu subsidinya jadi sangat besar jadinya, kami menyebutkan angka sekitar 70 triliun menjadi subsidi, itu kan sangat tidak efisien," kata Agus.

Di samping itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebut pertemuan itu juga membahas kepatuhan menteri dalam melaporkan LHKPN, perkembangan strategi nasional pencegahan korupsi, dan pencegahan korupsi terkait BPJS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selamat dari Kecelakaan Saat Reli, Bamsoet: Allah Masih Melindungi Saya

Selamat dari Kecelakaan Saat Reli, Bamsoet: Allah Masih Melindungi Saya

Nasional
UPDATE 27 November: Indonesia Baru Capai Vaksinasi 44,97 Persen dari Target Herd Immunity

UPDATE 27 November: Indonesia Baru Capai Vaksinasi 44,97 Persen dari Target Herd Immunity

Nasional
Update 27 November: Positivity Rate Kasus Harian Covid-19 Sebesar 0,21 Persen

Update 27 November: Positivity Rate Kasus Harian Covid-19 Sebesar 0,21 Persen

Nasional
Update 27 November: Ada 5.397 Suspek Covid-19 di Indonesia

Update 27 November: Ada 5.397 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
Menpan RB Larang ASN Cuti pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022

Menpan RB Larang ASN Cuti pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022

Nasional
Update 27 November: Bertambah 11, Total 143.807 Orang Meninggal Dunia akibat Covid-19

Update 27 November: Bertambah 11, Total 143.807 Orang Meninggal Dunia akibat Covid-19

Nasional
Jokowi: Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan WHO Sulit Tercapai di Akhir 2021

Jokowi: Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan WHO Sulit Tercapai di Akhir 2021

Nasional
Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Serentak Indonesia di Bogor

Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Serentak Indonesia di Bogor

Nasional
Cerita Guru Honorer di Ende yang 7 Bulan Belum Terima Gaji ...

Cerita Guru Honorer di Ende yang 7 Bulan Belum Terima Gaji ...

Nasional
Update 27 November: 8.226 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Update 27 November: 8.226 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Bamsoet Jadi Navigator Sean Gelael Saat Kecelakaan Reli di Meikarta

Bamsoet Jadi Navigator Sean Gelael Saat Kecelakaan Reli di Meikarta

Nasional
Update 27 November: Kasus Baru Covid-19 Tercatat di 26 Provinsi, DIY Catat Penambahan Tertinggi

Update 27 November: Kasus Baru Covid-19 Tercatat di 26 Provinsi, DIY Catat Penambahan Tertinggi

Nasional
Update 27 November: Bertambah 260, Total Kasus Covid-19 yang Sembuh Mencapai 4.103.639

Update 27 November: Bertambah 260, Total Kasus Covid-19 yang Sembuh Mencapai 4.103.639

Nasional
Bamsoet Kecelakaan Saat Reli di Meikarta, Kondisinya Tidak Luka-luka

Bamsoet Kecelakaan Saat Reli di Meikarta, Kondisinya Tidak Luka-luka

Nasional
Update 27 November: 404 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, Total Jadi 4.255.672

Update 27 November: 404 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, Total Jadi 4.255.672

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.