Kompas.com - 02/11/2019, 11:57 WIB
Menteri Sosial Juliari P. Batubara berbincang dengan Budi Soehardi di ruang kerja Mensos, Jakarta, Kamis (31/10/2019). dok. KemensosMenteri Sosial Juliari P. Batubara berbincang dengan Budi Soehardi di ruang kerja Mensos, Jakarta, Kamis (31/10/2019).

KOMPAS.com - Menteri Sosial Juliari Batubara mengapresiasi upaya Budi Soehardi, seorang mantan pilot yang mendedikasikan hidupnya untuk memberdayakan masyarakat miskin di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sekadar informasi, Budi memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya sebagai pilot dan beralih mengolah tanah gersang di Desa Oenaek, NTT, menjadi lahan produktif.

Desa Oenaek dikenal sebagai kawasan kering akibat curah hujan rendah dan sebagian besar tanahnya bercampur batu.

Sebagai solusi, Budi membuat kolam besar yang disebut Embung Tesabela untuk menampung air hujan dengan kapasitas hingga 12.000 meter kubik.

Baca juga: Bansos Harus Tepat Sasaran, Mensos Minta Pengelolaan DTKS Lebih Terintegrasi

Dengan embung itu,vtanah gersang di desa tersebut perlahan-lahan menjadi lahan produktif yang bisa dimanfaatkan masyarakat setempat untuk bercocok tanam.

Selain itu, Budi Soehardi juga telah berhasil mengembangkan daerah ekowisata di wilayah tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini contoh cara mengatasi kemiskinan dengan memberdayakan,” kata Mensos Juliari usai bertemu dengan Budi di kantornya Kamis (31/10/2019), sesuai keterangan rilis yang Kompas.com terima, Sabtu (2/11/2019).

Juliari mengatakan, apa yang dilakukan Budi sejalan dengan harapan Presiden Joko Widodo yang ingin mempercepat jangkauan dan pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah pelosok negeri.

Baca juga: Awali Masa Tugas, Menteri Sosial RI Kunjungi Palu

Untuk merealisasikannya, lanjut Juliari, perlu kontribusi dari semua elemen masyarakat guna mempercepat pengurangan kemiskinan.

“Akan lebih bagus kalau usaha pengurangan kemiskinan dilakukan oleh warga lokal,” kata Juliari.

Lebih jauh Juliari melanjutkan, masyarakat daerah khususnya di NTT tidak harus pergi ke luar daerah untuk mengembangkan keahliannya.

"Mereka cukup menerima bimbingan dari fasilitator seperti Budi yang secara sukarela datang langsung ke wilayah mereka," jelas Juliari.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tingginya Angka Kematian dan Kegagalan Deteksi Dini Kasus Covid-19

Tingginya Angka Kematian dan Kegagalan Deteksi Dini Kasus Covid-19

Nasional
Mahfud Sebut Pemerintah Hadapi Dilema Penanganan Pandemi Covid-19

Mahfud Sebut Pemerintah Hadapi Dilema Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
Ketika Presiden Jokowi Tahu Stok Obat untuk Pasien Covid-19 Kosong...

Ketika Presiden Jokowi Tahu Stok Obat untuk Pasien Covid-19 Kosong...

Nasional
[POPULER NASIONAL] Dugaan ICW dan Bantahan Moeldoko Terkait Ivermectin | Vaksin Covid-19 Turunkan Angka Kematian

[POPULER NASIONAL] Dugaan ICW dan Bantahan Moeldoko Terkait Ivermectin | Vaksin Covid-19 Turunkan Angka Kematian

Nasional
Jokowi Telepon Menkes: Saya Cari Obat Antivirus Enggak Ada

Jokowi Telepon Menkes: Saya Cari Obat Antivirus Enggak Ada

Nasional
Jubir Pemerintah: Cara Kerja Vaksin Covid-19 pada Dewasa dan Anak Sama Saja

Jubir Pemerintah: Cara Kerja Vaksin Covid-19 pada Dewasa dan Anak Sama Saja

Nasional
Eks Pejabat Kemenkes Bambang Giatno Rahardjo Dieksekusi ke Lapas Kelas I Surabaya

Eks Pejabat Kemenkes Bambang Giatno Rahardjo Dieksekusi ke Lapas Kelas I Surabaya

Nasional
Komnas HAM Minta Penegakan Aturan PPKM Gunakan Pendekatan Humanis

Komnas HAM Minta Penegakan Aturan PPKM Gunakan Pendekatan Humanis

Nasional
Kemenkes: Bukan Hanya Vaksin Kita Berkompetisi, Obat-obatan Covid-19 Juga

Kemenkes: Bukan Hanya Vaksin Kita Berkompetisi, Obat-obatan Covid-19 Juga

Nasional
Ketum PBNU Kritik Penanganan Pandemi yang Tak Libatkan Masyarakat

Ketum PBNU Kritik Penanganan Pandemi yang Tak Libatkan Masyarakat

Nasional
Pegawai Pertanyakan Putusan Dewas soal Dugaan Pelanggaran Etik Pimpinan KPK

Pegawai Pertanyakan Putusan Dewas soal Dugaan Pelanggaran Etik Pimpinan KPK

Nasional
Muhaimin Nilai Sistem Demokrasi Mesti Dievaluasi

Muhaimin Nilai Sistem Demokrasi Mesti Dievaluasi

Nasional
Tak Temukan Obat Covid-19 di Apotek, Jokowi: Terus Saya Cari ke Mana?

Tak Temukan Obat Covid-19 di Apotek, Jokowi: Terus Saya Cari ke Mana?

Nasional
Said Aqil: PKB Harus Jadi Partai yang Dewasa dan Matang

Said Aqil: PKB Harus Jadi Partai yang Dewasa dan Matang

Nasional
Kasus Kematian Saat Isolasi Mandiri Meningkat, Ini Respons Kemenkes

Kasus Kematian Saat Isolasi Mandiri Meningkat, Ini Respons Kemenkes

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X