Saat Idham Azis Kutip Kalimat BJ Habibie Usai "Fit and Proper Test"...

Kompas.com - 30/10/2019, 16:25 WIB
Kabareskrim Polri Komjen Pol Idham Aziz bersiap mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kapolri di ruang Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (30/10/2019). Komjen Pol Idham Aziz merupakan calon tunggal Kapolri yang diajukan Presiden Joko Widodo ke DPR untuk menggantikan Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian yang kini menjabat Mendagri. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAKabareskrim Polri Komjen Pol Idham Aziz bersiap mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kapolri di ruang Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (30/10/2019). Komjen Pol Idham Aziz merupakan calon tunggal Kapolri yang diajukan Presiden Joko Widodo ke DPR untuk menggantikan Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian yang kini menjabat Mendagri.

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon tunggal Kapolri Komjen Idham Azis selesai menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test yang digelar Komisi III DPR RI.

Selama hampir dua jam, Idham menyampaikan program prioritas yang akan ia terapkan seandainya benar-benar dipercaya sebagai Kapolri.

Idham Azis juga menjawab sejumlah pertanyaan yang diajukan anggota Komisi III DPR dari sembilan fraksi partai politik.

Setelah selesai menjawab seluruh pertanyaan, Idham diminta menandatangani pakta integritas tentang komitmennya sebagai calon Kapolri.


Sebelum uji kelayakan dan kepatutan ditutup, Idham sempat meminta izin kepada pimpinan Komisi III untuk menyampaikan sebuah kalimat penutup. Kalimat itu Idham kutip dari Presiden ketiga RI, almarhum Bacharuddin Jusuf Habibie.

Baca juga: Cerita Putra Idham Azis: Dilarang Naik Motor Sampai Cukup Umur

Kalimat yang Idham kutip ditulis Habibie dalam buku berjudul Detik-detik yang Menentukan (1998). Isinya, ungkapan kepasrahan kepada Tuhan.

"Izinkan kami mengutip apa yang dikatakan Bapak Habibie, (dalam buku) Detik-detik yang Menentukan pada tahun 1998," kata Idham di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Berikut kutipannya:

Kepada Tuhan saya tidak akan bertanya mengapa, kenapa dan bagaimana. Namun jika hamba diperkenankan mengajukan satu permohonan, maka berilah hamba petunjuk serta kekuatan untuk mengambil jalan yang benar sesuai denban kehendak-Mu.

"Bismillahirrahmanirrahim," tutupnya yang kemudian diikuti tepuk tangan anggota Komisi III DPR.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X