Kalla Jawab Rumor soal Dirinya Bakal Jadi Wantimpres...

Kompas.com - 30/10/2019, 09:14 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin (kiri) bersama Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (kanan) menghadiri acara penyerahan memori jabatan Wakil Presiden di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (21/10/2019). Wakil Presiden Maruf Amin menerima memori jabatan Wakil Presiden dari mantan Wapres Jusuf Kalla sebagai tanda keberlanjutan tugas-tugas Wakil Presiden. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAWakil Presiden Maruf Amin (kiri) bersama Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (kanan) menghadiri acara penyerahan memori jabatan Wakil Presiden di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (21/10/2019). Wakil Presiden Maruf Amin menerima memori jabatan Wakil Presiden dari mantan Wapres Jusuf Kalla sebagai tanda keberlanjutan tugas-tugas Wakil Presiden.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil presiden ke-10 dan 12, Jusuf Kalla, menjawab rumor soal kemungkinan dia menjabat anggota Dewan Pertimbangan Presiden ( Wantimpres) setelah tak lagi menjadi orang kedua di republik ini.

Hal itu disampaikan Kalla saat ditemui di Gedung Lembaga Ketahanan Nasional, Jakarta, Selasa (29/10/2019) malam.

"Belum dibicarakan (dengan presiden)," ujar Kalla lantas tertawa.

Ia menegaskan, Presiden Joko Widodo bersama dirinya belum membicarakan apakah ia diajak untuk bergabung ke Wantimpres.

Baca juga: Kalla: Generasi Muda Pikirannya Jangan Simbolis, Pawai Obor Itu Simbolis

Saat ditanya bagaimana bila nantinya Presiden memintanya bergabung ke Wantimpres, ia enggan menjawab. "Ya belum kami bicarakan," kata dia. 

Kalla jauh-jauh hari telah menjawab pertanyaaan tersebut. Saat itu, Kalla menyampaikannya dalam acara Satu Meja The Forum yang tayang di Kompas TV, Rabu (19/12/2018) malam.

Ia mengungkapkan bakal menjalani aktivitas yang sama seperti seusai mendampingi presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada periode 2004-2009.

"Seperti waktu saya berhenti tahun 2009. Selama lima tahun, saya aktif di masalah sosial, pendidikan, keagamaan, urus masjid, urus palang merah, pendidikan, diundang ceramah kemana-mana," kata Kalla dalam acara Satu Meja The Forum yang tayang di Kompas TV, Rabu (19/12/2018) malam.

Selain aktif sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) dan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Kalla juga ingin berkegiatan di sejumlah organisasi sosial baik di dalam maupun luar negeri.

Selain itu, lanjut Kalla, saat pensiun nanti dirinya bakal menjadi pembicara di forum-forum di luar negeri.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Alokasikan Rp 60 Miliar untuk Santunan Tenaga Kesehatan, 34 Persen Telah Digunakan

Pemerintah Alokasikan Rp 60 Miliar untuk Santunan Tenaga Kesehatan, 34 Persen Telah Digunakan

Nasional
117 Calon Hakim MA Lulus Administrasi, Proses Seleksi Masuk Tahap II

117 Calon Hakim MA Lulus Administrasi, Proses Seleksi Masuk Tahap II

Nasional
Anak dan Menantu Jokowi di Panggung Pilkada 2020

Anak dan Menantu Jokowi di Panggung Pilkada 2020

Nasional
[POPULER NASIONAL] Ancaman Kapolri untuk Anak Buahnya | Nama Cucu Keempat Presiden

[POPULER NASIONAL] Ancaman Kapolri untuk Anak Buahnya | Nama Cucu Keempat Presiden

Nasional
Menpan RB: Seleksi CPNS Dibuka Kembali pada 2021 dengan Formasi Terbatas

Menpan RB: Seleksi CPNS Dibuka Kembali pada 2021 dengan Formasi Terbatas

Nasional
Polemik Aturan Proses Hukum Jaksa Harus Seizin Jaksa Agung, Ramai Dikritik hingga Dicabut

Polemik Aturan Proses Hukum Jaksa Harus Seizin Jaksa Agung, Ramai Dikritik hingga Dicabut

Nasional
Kejagung Cari Penyebar Dokumen Pedoman soal Proses Hukum Jaksa Harus Seizin Jaksa Agung

Kejagung Cari Penyebar Dokumen Pedoman soal Proses Hukum Jaksa Harus Seizin Jaksa Agung

Nasional
SBY: Perang Lawan Covid-19 Masih Panjang

SBY: Perang Lawan Covid-19 Masih Panjang

Nasional
Ancaman terhadap Petani dan Potensi Konflik Agraria dalam RUU Cipta Kerja

Ancaman terhadap Petani dan Potensi Konflik Agraria dalam RUU Cipta Kerja

Nasional
SBY: Pandailah Alokasikan APBN, Apalagi Kita Tambah Utang..

SBY: Pandailah Alokasikan APBN, Apalagi Kita Tambah Utang..

Nasional
KPA Sebut RUU Cipta Kerja Berpotensi Memperparah Konflik Agraria

KPA Sebut RUU Cipta Kerja Berpotensi Memperparah Konflik Agraria

Nasional
Surabaya Berubah Jadi Zona Oranye, Satgas Sebut Penanganan Kasus Membaik

Surabaya Berubah Jadi Zona Oranye, Satgas Sebut Penanganan Kasus Membaik

Nasional
MAKI Laporkan Dugaan Komunikasi Pejabat Kejagung dengan Djoko Tjandra

MAKI Laporkan Dugaan Komunikasi Pejabat Kejagung dengan Djoko Tjandra

Nasional
Tak Lengkapi Syarat Ini, Sekolah di Zona Hijau dan Kuning Batal Beroperasi

Tak Lengkapi Syarat Ini, Sekolah di Zona Hijau dan Kuning Batal Beroperasi

Nasional
Aturan soal Proses Hukum Jaksa Harus Seizin Jaksa Agung Akhirnya Dicabut

Aturan soal Proses Hukum Jaksa Harus Seizin Jaksa Agung Akhirnya Dicabut

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X