Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/10/2019, 22:58 WIB
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa Agung ST Burhanuddin segera melakukan pemetaan sebagai langkah pertama setelah dilantik.

"Kita pemetaan dulu, baru diketahui apa yang saya harus lakukan, tetapi pemetaan ini dalam waktu dekat, jadi besok saya sudah mulai," kata Burhanuddin di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019).

Ia juga mengaku akan mempelajari sejumlah kasus yang ditangani Kejagung.

Baca juga: Jaksa Agung Burhanuddin: Saya Bukan Orang Partai

Menurut dia, hal itu perlu dilakukan karena ia telah ke luar dari lingkungan Korps Adhyaksa selama empat tahun belakangan. 

"Saya harus mempelajari dulu, kan baru masuk, bagaimana pun juga saya sudah meninggalkan (Kejagung) 4 tahun, situasi kan berbeda. Saya akan pelajari dulu, nanti kalau sudah dipelajari saya sampaikan ke teman-teman," ujar dia. 

Burhanuddin mengaku belum bertemu dengan jaksa agung pendahulunya, Muhammad Prasetyo. Namun, Burhanuddin yakin Prasetyo memiliki pesan untuknya.

Sertijab antara keduanya juga belum dilakukan Rabu hari ini. Burhanuddin mengatakan, jadwal sertijab masih harus dikoordinasikan dengan Prasetyo.

Agenda Burhanuddin hari ini ke Kompleks Kejaksaan adalah untuk melakukan video conference dengan seluruh kepala kejaksaan tinggi (kajati).

Baca juga: Arti Singkatan ST pada Nama Jaksa Agung yang Baru Ditunjuk Jokowi

Ia mengaku seperti anak yang telah hilang tetapi kembali lagi ke lingkungan Korps Adhyaksa.

"Welcome saja, selamat datang. Anak datang yang hilang datang lagi, itu saja. Enggak ada (yang lain)," ucap dia

Adapun Burhanuddin merupakan jaksa agung dari kalangan internal lembaga tersebut.

Dilansir dari Tribunnews, Burhanuddin diketahui memulai kariernya di lingkungan kejaksaan di tahun 1989 sebagai staf Kejaksaan Tinggi Jambi.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.