Pratikno, Profesor yang Kembali Dipercaya Jadi Sekretaris Negara

Kompas.com - 23/10/2019, 14:19 WIB
Mensesneg Pratikno mengumumkan penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Menpora di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/9/2019). Presiden menunjuk Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Hanif Dhakiri sebagai Plt Menpora menggantikan Imam Nahrawi.  ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/pd. ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARIMensesneg Pratikno mengumumkan penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Menpora di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/9/2019). Presiden menunjuk Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Hanif Dhakiri sebagai Plt Menpora menggantikan Imam Nahrawi. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/pd.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sekretaris Negara periode 2014-2019 kembali dipercaya mengisi jabatan Menteri Sekretaris Negara dalam kabinet pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin periode 2019-2024.

Pratikno merupakan salah seorang dari menteri Kabinet Kerja jilid pertama yang kembali dipercaya untuk bekerja di bawah Jokowi-Ma'ruf.

Sebelum diangkat menjadi Mensesneg pada 2014 lalu, Pratikno dikenal sebagai seorang akademisi. Ia merupakan Rektor ke-14 Universitas Gadjah Mada yang menjabat sejak 2012.

Baca juga: Jokowi Pertahankan Trio Moeldoko-Pratikno-Pramono Anung di Istana

Laki-laki kelahiran Bojonegoro 13 Februari 1962 itu juga tercatat pernah menjadi Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM pada 2008-2012 sebelum diangkat sebagai Rektor UGM.

Pratikno agaknya mempunyai rekam jejak panjang di UGM. Ia tercatat telah menjadi dosen di Fisipol UGM sejak 1986, setahun setelah ia menyelesaikan studi sarjananya di jurusan Ilmu Pemerintahan Fisipol UGM pada 1985.

Latar belakang pendidikan Pratikno erat dengan ilmu politik dan pemerintahan. Ia meraih gelar magister administrasi pembangunan di University of Birmigham, Inggris; gelar doktor ilmu politik di Flinders University, Australia; dan gelar profesor Ilmu Politik dari UGM.

Dalam wawancara bersama Kompas.com pada 2014 lalu, terungkap bahwa Pratikno merupakan sosok yang sederhana namun punya tekad kuat.

Baca juga: Profil Pratikno, Menteri Sekretaris Negara Kabinet Indonesia Maju

Buktinya, ia sudah tinggal di indekos saat masih duduk di bangku SMP karena sekolahnya berada puluhan kilometer dari tempat tinggalnya di Bojonegoro.

Tekad kuat itu pula yang membuat Pratikno mampi mencatat prestasi selama menjadi mahasiswa UGM kendati sempat minder dengan status sosialnya.

Sebagai seorang akademisi, Pratikno mengenal Jokowi cukup dekat. Pada 2014 lalu, ia dipercaya menjadi anggota tim sinkronisasi Tim Transisi Jokowi-Jusuf Kalla.

Kedekatan itu akhirnya membawa Pratikno menjadi Menteri Sekretaris Negara. Posisi Pratikno sebagai Mensesneg pun membuat hubungan Jokowi dan Pratikno semakin dekat, Pratikno tampak hampir selalu mendampingi saat Jokowi tengah menjalankan tugas.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Fatwa MUI Terbaru soal Pelaksanaan Shalat Jumat di Masa PSBB Transisi

Ini Fatwa MUI Terbaru soal Pelaksanaan Shalat Jumat di Masa PSBB Transisi

Nasional
Cek Penanganan Covid-19 di Anambas, Mendagri: Ini Zona Hijau, Pertahankan

Cek Penanganan Covid-19 di Anambas, Mendagri: Ini Zona Hijau, Pertahankan

Nasional
Berkas Paniai Dikembalikan untuk Kedua Kalinya, Komnas HAM: Substansi Argumentasinya Sama

Berkas Paniai Dikembalikan untuk Kedua Kalinya, Komnas HAM: Substansi Argumentasinya Sama

Nasional
Baleg Sepakati 10 DIM Klaster UMKM dalam Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Baleg Sepakati 10 DIM Klaster UMKM dalam Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Nasional
Pemerintah Tegaskan Tidak Akan Ada Penundaan Pilkada 2020

Pemerintah Tegaskan Tidak Akan Ada Penundaan Pilkada 2020

Nasional
Pengembalian Berkas Paniai Relatif Cepat, Komnas HAM: Kejagung Belum Serius

Pengembalian Berkas Paniai Relatif Cepat, Komnas HAM: Kejagung Belum Serius

Nasional
Mendagri Sebut Kampanye Akbar Pilkada 2020 Ditiadakan, Bawaslu: Terlalu Jauh Mencampuri

Mendagri Sebut Kampanye Akbar Pilkada 2020 Ditiadakan, Bawaslu: Terlalu Jauh Mencampuri

Nasional
Akui Pernah Bertemu Harun Masiku, Ketua KPU: 15 Menit Banyak Ngalor-ngidul

Akui Pernah Bertemu Harun Masiku, Ketua KPU: 15 Menit Banyak Ngalor-ngidul

Nasional
Menko PMK: Idealnya Tes Covid-19 Capai 30.000 Orang Per Hari

Menko PMK: Idealnya Tes Covid-19 Capai 30.000 Orang Per Hari

Nasional
Komnas HAM Khawatir Kasus Peristiwa Paniai Mandek dan Berujung pada Impunitas

Komnas HAM Khawatir Kasus Peristiwa Paniai Mandek dan Berujung pada Impunitas

Nasional
Mahfud: 100 Persen Pasien Covid-19 di RSKI Pulau Galang Sembuh, Apa Kuncinya?

Mahfud: 100 Persen Pasien Covid-19 di RSKI Pulau Galang Sembuh, Apa Kuncinya?

Nasional
PP Muhammadiyah: Di Zona Hijau Covid-19, Shalat Jumat Bisa Digelar di Masjid

PP Muhammadiyah: Di Zona Hijau Covid-19, Shalat Jumat Bisa Digelar di Masjid

Nasional
Istana Kepresidenan Mulai Terapkan New Normal, Begini Gambarannya...

Istana Kepresidenan Mulai Terapkan New Normal, Begini Gambarannya...

Nasional
Terbitkan Panduan, Muhammadiyah Minta Warga di Zona Merah Tetap Ibadah dari Rumah

Terbitkan Panduan, Muhammadiyah Minta Warga di Zona Merah Tetap Ibadah dari Rumah

Nasional
Suap Proyek Jalan, Bupati Bengkalis Segera Disidang

Suap Proyek Jalan, Bupati Bengkalis Segera Disidang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X