16 Menteri dan Anggota Kabinet Indonesia Maju dari Partai Politik

Kompas.com - 23/10/2019, 12:42 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Maruf Amin memperkenalkan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju di tangga beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). WAHYU PUTRO APresiden Joko Widodo didampingi Wapres Maruf Amin memperkenalkan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju di tangga beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Enam belas politikus terpilih menjadi menteri dan anggota Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024 yang baru dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Rabu (23/10/2019).

Dari 16 nama di atas, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang notabene partai tempat Jokowi bernaung mendapat jatah terbanyak, yakni empat orang.

Mereka adalah Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo, Menteri Sosial Juliari Batubara, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Lalu, Partai Golkar, Partai Nasdem, dan Partai Kebangkitan masing-masing mendapat jatah tiga menteri dalam Kabinet Indonesia Maju.

Baca juga: Dilantik Jokowi, Para Menteri di Kabinet Indonesia Maju Resmi Menjabat

Politikus Partai Golkar yang masuk kabinet adalah Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, serta Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali.

Kemudian, perwakilan dari Partai Nasdem adalah Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, serta Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Adapun kader PKB yang masuk kabinet adalah Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar.

Sementara itu, Partai Gerindra yang mengambil posisi oposisi pada pemerintahan periode 2014-2019 kini merapat ke pemerintahan dan mendapat jatah dua menteri.

Jatah menteri bagi Gerindra adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto serta Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Sedangkan, Partai Persatuan Pembangunan hanya mendapat satu kursi menteri yaitu Menteri PPN/Kepala Bappenas yang diisi Suharso Monoarfa.

Dalam susunan kabinet ini, lima partai politik non-parlemen yang mendukung Jokowi pada Pemilu 2019 tidak mendapat jatah menteri.

Partai-partai itu adalah Partai Hati Nurani Rakyat, Partai Persatuan Indonesia, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Bulan Bintang, serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X