Relawan: Awas, Gerindra Jangan Khianati Jokowi di Tengah Jalan

Kompas.com - 22/10/2019, 19:58 WIB
Ketua Panitia Rapat Umum Relawan Jokowi, Viktor S Sirait ketika ditemui di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta, Jumat (20/7/2018). KOMPAS.com/ MOH NADLIRKetua Panitia Rapat Umum Relawan Jokowi, Viktor S Sirait ketika ditemui di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta, Jumat (20/7/2018).
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP) mewanti-wanti Partai Gerindra agar tidak mengkhianati Presiden Joko Widodo.

"Gerindra harus konsisten mendukung dan melaksanakan kebijakan Jokowi. Kalau sampai Gerindra menghianati Jokowi, rakyat akan kecewa," kata Ketua Umum BaraJP, Viktor S Sirait, melalui keterangan tertulis, Selasa (22/10/2019).

Pernyataan ini terkait penunjukkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai menteri di kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Baca juga: Tolak Prabowo Masuk Kabinet, Aktivis 98: Masih Banyak Relawan Jokowi yang Cocok Jadi Menteri

Viktor mengatakan, relawan mendukung keputusan Jokowi tersebut dengan pertimbangan demi kepentingan bangsa.

Ia pun menilai bahwa kedua pihak harus bersama-sama mengatasi salah satu permasalahan bangsa, yaitu radikalisme.

"Maka Jokowi dan partai pendukung termasuk Gerindra, harus bahu-membahu melaksanakan deradikalisasi di segenap elemen bangsa," ucap Viktor.

Kemudian, Ketua Dewan Pendiri BaraJP Sihol Manullang menyampaikan bahwa relawan sebenarnya mengharapkan orang yang telah bekerja memenangkan Jokowi sebagai anggota kabinet.

Baca juga: Prabowo Calon Menteri, Peneliti LIPI: Buat Apa Pemilu kalau Ujungnya Kekuasaan Dibagi?

Namun, ia tetap mendukung keputusan Jokowi. Maka dari itu, Sihol berharap Partai Gerindra tidak mengecewakan presiden.

"Relawan sesungguhnya mengharapkan anggota KIK yang berkeringat memenangkan Jokowi, loyal dan merah putih pendukung NKRI maka Gerindra harus menghargai sikap akomodatif Jokowi," ujar Sihol melalui rilis yang sama.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota Komisi II DPR Sebut Revisi UU Pilkada Bisa Dilakukan Setelah 2020

Anggota Komisi II DPR Sebut Revisi UU Pilkada Bisa Dilakukan Setelah 2020

Nasional
Pegawai Kemenag Sebut Sepupu Romahurmuziy Terima Rp 21 Juta

Pegawai Kemenag Sebut Sepupu Romahurmuziy Terima Rp 21 Juta

Nasional
Empat Fakta Terkait Pelaku Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan

Empat Fakta Terkait Pelaku Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan

Nasional
Jaksa Agung Akui Masih Ada Oknum Jaksa yang Menyimpang

Jaksa Agung Akui Masih Ada Oknum Jaksa yang Menyimpang

Nasional
Soal Larangan Eks Koruptor Ikut Pilkada, KPU Diingatkan Jangan Langgar UU

Soal Larangan Eks Koruptor Ikut Pilkada, KPU Diingatkan Jangan Langgar UU

Nasional
Saat Jadi Menag, Lukman Hakim Disebut Minta Haris Diloloskan Seleksi Calon Kakanwil

Saat Jadi Menag, Lukman Hakim Disebut Minta Haris Diloloskan Seleksi Calon Kakanwil

Nasional
Mahfud MD Sebut Satu Pelaku Peledakan Bom di Polrestabes Medan Masih dalam Pengejaran

Mahfud MD Sebut Satu Pelaku Peledakan Bom di Polrestabes Medan Masih dalam Pengejaran

Nasional
Ingin Larang Koruptor Ikut Pilkada, KPU Dikhawatirkan Cari Popularitas

Ingin Larang Koruptor Ikut Pilkada, KPU Dikhawatirkan Cari Popularitas

Nasional
Luhut: Investasi 123 Miliar Dollar AS Terhambat karena Tumpang Tindih Regulasi

Luhut: Investasi 123 Miliar Dollar AS Terhambat karena Tumpang Tindih Regulasi

Nasional
Bom Bunuh Diri di Medan, Ketua DPR Minta Program Deradikalisasi Dievaluasi

Bom Bunuh Diri di Medan, Ketua DPR Minta Program Deradikalisasi Dievaluasi

Nasional
Pasca-ledakan Bom di Medan, Pengamanan Kantor Kepolisian Diperketat

Pasca-ledakan Bom di Medan, Pengamanan Kantor Kepolisian Diperketat

Nasional
Orang Kepercayaan Mantan Anggota DPR Bowo Sidik Divonis 2 Tahun Penjara

Orang Kepercayaan Mantan Anggota DPR Bowo Sidik Divonis 2 Tahun Penjara

Nasional
Menko PMK Rancang Program Sertifikasi Perkawinan sebagai Syarat Menikah

Menko PMK Rancang Program Sertifikasi Perkawinan sebagai Syarat Menikah

Nasional
Menko PMK: Diet Berlebihan Ganggu Kesuburan Perempuan dan Picu 'Stunting'

Menko PMK: Diet Berlebihan Ganggu Kesuburan Perempuan dan Picu "Stunting"

Nasional
Jubir Presiden: Ahok Harus Mundur dari PDI-P jika Jadi Bos BUMN

Jubir Presiden: Ahok Harus Mundur dari PDI-P jika Jadi Bos BUMN

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X